← Beranda
Gaung Kekayaan Terdengar! 7 Weton 'Tibo Loro' Berhasil Bangkit dari Hidup Susah dan Segera Berubah Nasib Menjadi Juragan Menurut Primbon Jawa
Irfan FerdiansyahSabtu, 26 April 2025 | 16.47 WIB
Ilustrasi seseorang yang berhasil mengubah nasib menjadi juragan

JawaPos.com - Dalam kehidupan masyarakat Jawa, weton bukan hanya sebatas penanda hari lahir.

Ia adalah kunci mistik yang dipercaya membawa pengaruh besar terhadap garis nasib, rezeki, hingga peruntungan hidup seseorang.

Ada istilah menarik dalam khazanah primbon Jawa, yaitu "tibo loro", yang berarti "lahir susah" atau "mengalami penderitaan".

Namun, uniknya, beberapa weton yang tergolong dalam golongan ini justru memiliki potensi luar biasa untuk bangkit dari kesulitan dan meraih kehidupan yang sangat makmur.

Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Sabtu (26/4), menurut primbon Jawa, ada 7 weton 'tibo loro' yang meski awal hidupnya penuh liku dan derita, namun justru diberi anugerah luar biasa di kemudian hari.

Mereka diyakini akan mengalami lonjakan rezeki secara drastis, khususnya melalui usaha properti dan pertanian, hingga disebut-sebut akan menjadi juragan tanah.

Berikut adalah ketujuh weton tersebut:

1. Sabtu Pon (Neptu 16)

Weton Sabtu Pon dikenal memiliki aura spiritual yang sangat kuat, namun masa mudanya sering diliputi kesulitan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan.

Mereka kerap dianggap ‘tibo loro’, tetapi daya tahan dan tekadnya sangat luar biasa.

Setelah melewati usia 30-an, banyak yang mulai memetik hasil dari kerja kerasnya.

Energi bumi yang berpihak padanya menjadikan mereka sangat cocok terjun dalam usaha agraria atau properti.

Tak sedikit dari mereka yang tiba-tiba menjadi pemilik banyak lahan, warisan, atau proyek pembangunan besar.

2. Rabu Wage (Neptu 11)

Pemilik weton ini sering merasakan keterbatasan secara finansial di usia muda.

Namun, mereka memiliki karakter tahan banting dan suka belajar dari kegagalan.

Primbon Jawa menyebut Rabu Wage sebagai "weton pembuka rezeki lewat penderitaan".

Di usia dewasa, mereka bisa tiba-tiba mendapatkan tanah hasil ganti rugi proyek, warisan, atau peluang bisnis pertanahan.

Kehidupan yang sebelumnya sulit, berubah drastis menjadi kemapanan dan kelimpahan.

3. Selasa Kliwon (Neptu 13)

Weton ini termasuk yang kerap mengalami konflik keluarga atau krisis batin sejak kecil.

Meski demikian, Selasa Kliwon diberi keberuntungan jangka panjang, khususnya setelah melewati masa sulit dengan kesabaran dan kerja nyata.

Banyak dari mereka yang akhirnya menjadi tuan tanah secara perlahan namun pasti—berawal dari lahan kecil yang dikembangkan sendiri hingga menjadi kebun, sawah, atau komplek perumahan milik pribadi.

4. Jumat Legi (Neptu 10)

Dikenal sebagai pribadi pendiam namun penuh perhitungan, Jumat Legi sering merasakan hidup yang serba pas-pasan di awal.

Namun menurut primbon, weton ini memiliki 'getaran emas' yang baru aktif setelah melalui kesabaran dan keikhlasan.

Mereka sering mendapat rezeki lewat jalur tak terduga, termasuk tawaran bisnis properti, pengelolaan tanah desa, hingga menjadi juragan kontrakan.

Mereka sering tampak sederhana, tapi diam-diam adalah pemilik aset yang besar.

5. Minggu Wage (Neptu 9)

Pemilik weton ini lahir dengan karakter keras kepala dan emosional, yang sering membuat hidupnya sulit di usia muda.

Namun ketika mampu mengendalikan sifat buruk tersebut, potensi spiritual dan rezekinya akan terbuka lebar.

Minggu Wage dipercaya sebagai weton yang akan diberkahi tanah luas jika mampu melewati ujian hidupnya.

Banyak dari mereka yang akhirnya menjadi pengembang lahan pertanian atau bahkan pengusaha properti lokal yang disegani.

6. Kamis Pahing (Neptu 17)

Kamis Pahing sering disebut sebagai ‘pemilik tanah tak disengaja’.

Di awal kehidupan, mereka sering berpindah-pindah tempat dan hidup nomaden, namun selalu punya hubungan baik dengan tanah dan lingkungan.

Menurut primbon, mereka memiliki energi untuk ‘menarik’ rezeki berupa properti.

Banyak kisah pemilik weton ini yang dulunya hidup serba kekurangan, namun kini mengelola banyak bidang tanah baik secara pribadi maupun sebagai pengelola proyek desa.

7. Senin Pon (Neptu 11)

Terakhir adalah Senin Pon, weton yang kerap diuji melalui hubungan sosial dan perasaan.

Meski begitu, daya adaptasi dan ketekunan mereka membuat banyak orang terkesan dan memberi kepercayaan.

Primbon menyebut bahwa weton ini akan berubah nasib jika tetap rendah hati dan tekun.

Mereka sering mendapatkan rezeki besar lewat hasil negosiasi, kerja sama proyek tanah, hingga kemitraan yang mendadak membawa mereka pada dunia pertanahan dan agribisnis.

Apa yang Membuat Mereka Berhasil Bangkit?

Bukan semata soal keberuntungan atau mistik, tetapi weton-weton ini memiliki kesamaan:

Ketabahan menghadapi penderitaan.

Ketekunan dan kesabaran luar biasa.

Naluri tajam dalam membaca peluang.

Kepekaan terhadap lingkungan dan alam.

Hubungan kuat dengan tanah dan bumi (secara simbolis maupun spiritual).

Menurut para ahli primbon, energi bumi sangat mendukung orang-orang ini, asalkan mereka tidak melupakan jati dirinya, tetap rendah hati, dan tidak serakah.

Penutup

Ketujuh weton ‘tibo loro’ ini adalah bukti nyata bahwa penderitaan tidak selalu menjadi akhir, melainkan awal dari perubahan besar.

Dalam kepercayaan Jawa, nasib memang bisa berubah jika seseorang mau bersabar, bekerja keras, dan menjaga hubungan baik dengan alam serta sesama.

Gaung kekayaan mereka bukan hanya tentang uang, tetapi tentang transformasi jiwa yang membawanya menjadi juragan tanah yang disegani dan tetap membumi.

Jika Anda termasuk dalam salah satu weton ini, jangan kecil hati. Mungkin inilah saatnya bangkit dan menjemput takdir besar yang telah lama menanti.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho