JawaPos.com - Waduk Gajah Mungkur menjadi salah satu ikon wisata yang wajib anda kunjungi saat berlibur ke Wonogiri Jawa Tengah.
Waduk Gajah Mungkur beralamat di Jl. Raya Wonogiri, Godean, Sendang, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Waduk ini merupakan salah satu bendungan terbesar di Jawa Tengah yang dibangun untuk mengatasi masalah banjir Sungai Bengawan Solo.
Keberadaan Waduk Gajah Mungkur ini mengambil peran penting bagi masyarakat Wonogiri.
Selain menjadi bagian dari mitigasi bencana saat air Sungai Bengawan Solo sedang meluap, waduk ini dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sumber air domestik, sampai menjadi ladang mata pencaharian masyarakat melalui irigasi lahan pertanian, tambak, rekreasi, sampai lokasi wisata.
Waduk Gajah Mungkur ini juga menawarkan suasana yang menenangkan untuk melepas penat.
Di kawasan waduk, anda dapat menemukan pepohonan hijau yang rindang yang meneduhkan. Anda juga bisa duduk di pinggir waduk dengan kursi yang tersedia, sambil menikmati pemandangan, melihat bunga-bunga di taman kecil, sampai menyaksikan momen sunset di sore hari.
Suasananya yang tenang juga membuat waktu berlibur anda terasa lebih mindful. Angin sepoi-sepoi, ombak air dari waduk, pepohonan hijau, serta arsitektur dari jembatan kaca yang megah membuat Waduk Gajah Mungkur menghadirkan suasana ala-ala Ghibli Vibes.
Saat ini potensi wisata dan rekreasi menjadi salah satu daya tarik dari Waduk Gajah Mungkur. Di sini anda dapat menikmati liburan dengan suasana santai tanpa boros uang.
Berdasarkan hasil kunjungan dari kami, di Waduk Gajah Mungkur ini anda tidak hanya menikmati panorama waduk terbesar yang memukau. Terdapat berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di kawasan wisata ini.
Jika anda gemar melakukan swafoto, anda bisa mencoba spot jembatan kaca yang terbentak panjang di sepanjang pinggir danau, menikmati view “samudra” ala Wonogiri dari ketinggian.
Bagi anda yang hobi berswafoto, salah satu spot yang wajib dikunjungi adalah jembatan kaca yang membentang di sepanjang area pinggir waduk.
Dari atas jembatan, anda dapat menikmati pemandangan luas waduk dari ketinggian yang memberikan sensasi seperti melihat “lautan samudra” di tengah kota Wonogiri.
Jembatan kaca tersebut memiliki tampilan yang unik, karena menggunakan alas transparan berbahan tempered glass. Anda pun juga dapat melihat pemandangan di bawah jembatan dengan lebih jelas.
Selain itu, dari segi arsitekturnya jembatan ini terlihat berdiri kokoh dengan konstruksi dari beton dan dilengkapi dengan pagar-pagar berwarna silver.
Selain jembatan kaca, anda juga dapat mengunjungi mini zoo yang berada di area wisata Waduk Gajah Mungkur. Di dalamnya terdapat berbagai satwa mulai dari gajah, elang, merak, buaya muara, sampai rusa.
Menariknya, terdapat pula monyet-monyet yang dibiarkan hidup liar di kawasan tertentu, sehingga anda dapat melihat mereka hidup secara lebih alami.
Jika ingin melihat berbagai satwa dari dekat, pengunjung dapat ditemani oleh pemandu sekaligus mengabadikan momen dengan berswafoto.
Bagi anda yang ingin memacu adrenalin dengan melakukan aktivitas yang lebih menantang, Waduk Gajah Mungkur juga menyediakan sejumlah fasilitas rekreasi, seperti paralayang, speed boat, perahu layar, sampai spot-spot mancing.
Setelah puas berkeliling, anda juga dapat menikmati kuliner di area sekitaran waduk. Terdapat sejumlah tenant makanan yang menyajikan kuliner khas yang dapat anda coba, salah satunya ikan wader goreng krispi.
Untuk tiket masuk anda tidak perlu khawatir karena tarifnya cukup terjangkau. Pada Senin-Jumat, tiket masuk dewasa dibanderol dengan harga Rp15.000 sedangkan anak-anak Rp 5.000.
Sementara untuk hari libur, tiket masuk dewasa sebesar Rp20.000 dan anak-anak: Rp10.000. Biaya parkir sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.
Waduk Gajah Mungkur beroperasi setiap hari dengan jam operasional sekitar pukul 07.30 – 16.00 WIB atau 08.00 – 17.00 WIB.
Jadi, jika anda sedang mencari destinasi healing affordable dengan suasana asri, Waduk Gajah Mungkur bisa masuk ke dalam wishlist anda pada minggu ini.
Nikmati suasana Jawa Tengah dengan sentuhan Ghibli vibes yang terasa seperti berada di negeri Sakura Jepang.
***