← Beranda
Libur Panjang 17 Agustus, 85.790 Kendaraan Padati Tol Trans Jawa Arah Timur
Rian AlfiantoSenin, 17 Agustus 2026 | 00.41 WIB
Ilustrasi GT Cikampek Utama 2 menuju Trans Jawa. (Istimewa)

JawaPos.com - Arus kendaraan dari Jabodetabek menuju wilayah Timur via tol Trans Jawa meningkat tajam menjelang libur panjang Hari Kemerdekaan RI. 

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat 85.790 kendaraan melintas menuju Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama pada 14–15 Agustus 2026.

Angka tersebut naik 33,68 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 64.175 kendaraan.

Lonjakan tersebut menjadi tanda meningkatnya mobilitas masyarakat, memanfaatkan libur panjang jelang 17 Agustus yang merupakan tanggal merah di kalender. 

Baca Juga: BNPP RI Gelar Upacara HUT ke-81 RI Serentak di 15 Wilayah Perbatasan Negara

Bagi pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan ke Jawa Tengah maupun Jawa Timur, kondisi ini perlu diantisipasi dengan mengatur waktu keberangkatan dan memastikan kondisi fisik tetap prima.

Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, mengatakan peningkatan lalu lintas juga terjadi pada kendaraan yang bergerak dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.

“Untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 65.674 kendaraan, naik 17,07 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 56.098 kendaraan,” jelas Dary, Minggu (16/8).

Arus Kendaraan ke Jawa Tengah Ikut Meningkat

Peningkatan kendaraan tidak hanya terjadi di Cikampek. Sejumlah gerbang tol yang dikelola JTT Group di Jawa Tengah juga mencatat kenaikan arus pada periode yang sama.

Di GT Kalikangkung, kendaraan menuju Semarang mencapai 42.688 kendaraan, meningkat 17,74 persen dari kondisi normal sebanyak 36.255 kendaraan.

Baca Juga: Dirut PLN Kawal Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari NTT

Sebaliknya, kendaraan meninggalkan Semarang menuju Jakarta tercatat 27.518 kendaraan, turun 8,21 persen dibandingkan normal sebanyak 29.979 kendaraan.

Sementara itu, GT Banyumanik mencatat 59.991 kendaraan menuju Solo atau naik 12,85 persen dari lalu lintas normal 53.162 kendaraan.

Arus menuju Jakarta juga relatif stabil dengan 38.076 kendaraan, naik tipis 0,33 persen dari kondisi normal sebanyak 37.951 kendaraan.

Data tersebut menunjukkan pergerakan kendaraan selama libur panjang tidak terjadi secara seragam.

Beberapa jalur mengalami peningkatan signifikan, sementara arus di arah lainnya cenderung stabil atau bahkan menurun.

Baca Juga: Di Tengah Gladi Bersih HUT ke-81 RI, Pemerintah Pastikan Penanganan Gempa NTT jadi Prioritas

Jawa Timur Tak Sepenuhnya Padat

Di Jawa Timur, pola lalu lintas juga beragam. GT Warugunung mencatat 40.750 kendaraan menuju Surabaya, turun 3,50 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 42.226 kendaraan.

Namun, kendaraan menuju Jakarta justru meningkat menjadi 44.616 kendaraan atau naik 9,47 persen dari normal 40.757 kendaraan.

Di GT Kejapanan Utama, kendaraan menuju Malang tercatat 53.040 kendaraan, turun tipis 0,23 persen dari kondisi normal 53.163 kendaraan.

Sementara kendaraan menuju Surabaya mencapai 48.429 kendaraan, turun 5,27 persen dari normal sebanyak 51.121 kendaraan.

Kondisi serupa terlihat di GT Singosari. Kendaraan menuju Malang mencapai 31.827 kendaraan, turun 0,96 persen dari normal 32.134 kendaraan.

Baca Juga: Momentum HUT Ke-81 RI Diimbau Tak Dijadikan Panggung Politik dan Provokasi

Adapun kendaraan menuju Surabaya tercatat 25.449 kendaraan, turun 2,73 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 26.162 kendaraan.

Dengan demikian, meski lonjakan mencolok terlihat pada arus menuju Timur Trans Jawa di Cikampek Utama dan sejumlah titik di Jawa Tengah, tidak semua ruas di Jawa Timur mengalami peningkatan serupa.

Meningkatnya volume lalu lintas pada masa libur panjang membuat kesiapan pengendara menjadi faktor penting.

Pengguna jalan diimbau tidak memaksakan perjalanan ketika tubuh sudah lelah dan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas sepanjang perjalanan.

Dary mengingatkan pengguna jalan untuk menjaga konsentrasi serta memanfaatkan informasi lalu lintas yang tersedia.

Baca Juga: Resmi Batal Rp 1, Pramono Ubah Tarif MRT, LRT dan Transjakarta jadi Rp 8 pada HUT ke-81 RI

“Pengguna jalan diimbau untuk tetap menjaga fokus dan konsentrasi selama berkendara, mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real-time, lokasi rest area, CCTV jalan tol, hingga layanan darurat guna mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” lanjut Dary.

Bagi masyarakat yang masih akan melakukan perjalanan pada rangkaian libur panjang ini, peningkatan arus di sejumlah ruas menjadi alasan untuk tidak sekadar memperhitungkan jarak tempuh.

Waktu keberangkatan, lokasi istirahat, kondisi kendaraan, serta informasi lalu lintas terkini juga perlu diperhatikan agar perjalanan menuju maupun dari Jawa Tengah dan Jawa Timur tetap aman dan nyaman.

 

EDITOR: Bayu Putra