JawaPos.com - Walaupun punya Bandara sendiri, Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo menjadi pintu utama penerbangan bagi warga Malang.
Jarak sekitar 85-90 kilometer membuat waktu tempuh perjalanan berkisar 2 hingga 2,5 jam melalui jalan tol, tergantung kondisi lalu lintas.
Agar tidak terlambat check-in atau boarding, memilih moda transportasi yang tepat menjadi hal penting. Berikut tujuh pilihan transportasi dari Malang ke Bandara Juanda yang praktis dan banyak digunakan penumpang.
1. Travel Door-to-Door
Layanan travel door-to-door menjadi pilihan favorit karena menawarkan kemudahan tanpa perlu berpindah kendaraan.
Penumpang akan dijemput langsung dari rumah, hotel, atau lokasi yang disepakati di Malang, kemudian diantar hingga lobi Bandara Juanda.
Beberapa operator yang melayani rute ini antara lain Nahwa Travel dan Kinarya Travel.
Moda ini cocok bagi penumpang yang membawa koper besar, bepergian bersama keluarga, atau ingin perjalanan lebih praktis.
2. Travel Pool atau Point-to-Point
Selain layanan jemput rumah, tersedia pula travel dengan sistem keberangkatan dari pool atau titik kumpul tertentu.
Operator seperti Daytrans dan Cozy Trans menyediakan jadwal perjalanan yang sudah ditentukan sehingga memudahkan penumpang mengatur waktu keberangkatan menuju bandara.
Pilihan ini umumnya menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin tarif lebih ekonomis dibanding layanan door-to-door.
3. Sewa Mobil atau Carter
Bagi yang menginginkan fleksibilitas penuh, menyewa mobil dengan sopir bisa menjadi solusi.
Penumpang bebas menentukan jam keberangkatan sesuai jadwal penerbangan tanpa harus menyesuaikan jadwal travel.
Layanan ini juga ideal untuk rombongan keluarga atau perjalanan bisnis dengan banyak barang bawaan.
4. Taksi Online
Layanan ride-hailing seperti Grab maupun Gojek juga melayani perjalanan langsung dari Malang menuju Bandara Juanda.
Keunggulan utamanya adalah kemudahan pemesanan melalui aplikasi, perjalanan yang bersifat privat, serta waktu keberangkatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penumpang.
Namun, biaya perjalanan dapat berubah mengikuti kondisi lalu lintas dan permintaan saat itu.
5. Kereta Api ke Surabaya, Lanjut Bus Damri
Bagi yang ingin menggunakan transportasi umum, kombinasi kereta api dan Bus Damri bisa menjadi pilihan.
Penumpang dapat berangkat dari Stasiun Malang Kota Baru menuju Stasiun Gubeng Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Bus Damri menuju Bandara Juanda.
Moda ini cocok bagi yang mengutamakan efisiensi biaya sekaligus ingin menghindari kemacetan di jalan raya.
6. Kereta Api ke Stasiun Waru, Lanjut Taksi Online
Alternatif lain adalah turun di Stasiun Waru, yang lokasinya lebih dekat dengan Bandara Juanda dibanding Stasiun Gubeng.
Dari stasiun, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan taksi online menuju terminal bandara. Opsi ini dapat memangkas waktu perjalanan dari Surabaya menuju Juanda.
7. Bus Antarkota Malang–Surabaya
Pilihan terakhir adalah menggunakan bus antarkota dari Terminal Arjosari menuju Terminal Bungurasih (Purabaya).
Beberapa operator yang melayani rute ini antara lain Tentrem, Restu, dan Harapan Jaya. Setelah tiba di Bungurasih, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Bandara Juanda menggunakan Bus Damri atau taksi resmi bandara.
Moda ini menjadi salah satu pilihan paling ekonomis, meski membutuhkan waktu lebih lama karena harus berganti kendaraan.
Namun perlu dicatat, sebelum berangkat, pastikan memilih moda transportasi sesuai jadwal penerbangan. Jika memiliki penerbangan pagi atau membawa banyak barang, layanan travel door-to-door maupun carter mobil bisa menjadi pilihan paling praktis.
Sementara itu, bagi yang ingin menekan biaya perjalanan, kombinasi kereta api atau bus antarkota tetap menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.
Apa pun pilihannya, usahakan berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.