← Beranda
Wisata Gastronomi Indonesia Makin Bergeliat, Kuliner Lokal Harus jadi Ujung Tombak Pariwisata
Banu AdikaraSabtu, 4 Juli 2026 | 20.21 WIB
lustrasi: Kuliner khas Indonesia (Istimewa)

 

JawaPos.com – Popularitas kuliner Nusantara terus menunjukkan tren positif di tengah menjamurnya pilihan hidangan dari berbagai negara Asia.

Fenomena tersebut sejalan dengan semakin besarnya potensi wisata gastronomi Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, gastronomi menjadi salah satu produk unggulan dalam pengembangan pariwisata berkualitas karena mampu menghadirkan pengalaman autentik sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif, UMKM, dan rantai pasok pangan lokal.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Viral Tangerang yang Wajib Dicoba, Jangan Sampai Terlewat Kelezatan Ketoprak Indomie Super Jumbo

Minat masyarakat terhadap kuliner lokal juga terlihat dari perkembangan industri makanan dan minuman nasional.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu kontributor penting pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir, didorong meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat, perkembangan platform digital, serta tumbuhnya usaha kuliner di berbagai daerah.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong gastronomi sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia. Menurut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan bahwa kekayaan kuliner Nusantara memiliki potensi besar untuk memperkuat daya saing destinasi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Berdiri Puluhan Tahun, 3 Kuliner Legendaris di Surabaya Ini Tetap Jadi Favorit

"Inisiatif ini menunjukkan bahwa kuliner Indonesia telah berkembang menjadi bagian penting dari daya tarik wisata dan identitas budaya bangsa. Kami meyakini wisata gastronomi memiliki potensi besar dalam mendorong pariwisata berkualitas, menghadirkan pengalaman autentik, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi UMKM dan masyarakat lokal," ujar Ni Luh Puspa.

Penguatan sektor gastronomi juga menjadi bagian dari strategi nasional pengembangan pariwisata berbasis pengalaman (experience-based tourism), di mana wisatawan tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga mengenal budaya melalui kekayaan kuliner daerah.

Selutuh tren positif tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026, di mana kategori Most Favorite Asian dimenangkan oleh restoran yang mengusung cita rasa khas Indonesia. 

Hasil ini menjadi sinyal bahwa masakan lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat di tengah persaingan kuliner Asia yang semakin beragam.

Ajang Grab Bintang 5 Awards 2026 yang diselenggarakan Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata RI menjadi salah satu indikator tingginya apresiasi masyarakat terhadap pelaku usaha kuliner.

Tahun ini, sebanyak 243 merchant dari 24 kategori bersaing setelah lolos dari seleksi lebih dari 5.000 merchant pemegang badge eksklusif Bintang 5 GrabFood.

Baca Juga: Sering Diburu Pembeli, Ini 5 Spot Kuliner Sate Kambing khas Tegal di Jakarta

Badge tersebut hanya diberikan kepada merchant yang berhasil mengumpulkan sedikitnya 100 ulasan bintang lima dari pelanggan dengan penilaian terhadap kualitas rasa, pelayanan, serta kecepatan penyajian.

Dari seluruh nominasi, hanya 60 merchant yang akhirnya dinobatkan sebagai pemenang berdasarkan hasil voting masyarakat Indonesia.

Pada kategori Most Favorite Asian, penghargaan diraih oleh Sambal Bakar Indonesia. Chief Marketing Officer Sambal Bakar Indonesia, Renaldo Akhira dalam keterangan tertulisnya mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kuliner Nusantara tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa makanan Indonesia memang sangat dicintai oleh masyarakat di tengah persaingan kuliner Asia lainnya. Terima kasih untuk seluruh tim, pelanggan, investor dan partner serta keluarga besar Sambal Bakar Indonesia," ujar Renaldo.

EDITOR: Banu Adikara