JawaPos.com – Jelang libur Natal dan tahun baru, sejumlah destinasi wisata mulai dipromosikan oleh daerahnya masing-masing untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Salah satunya melalui postingan-postingan di media sosial. Destinasi wisata yang disukai banyak orang biasanya akan dengan mudah kita temukan di FYP (for you page) media sosial kita.
Berdasarkan pantauan Radar Tulungagung (JawaPos Grup), setidaknya terdapat tujuh destinasi wisata pantai di Jalur Lintas Selatan (JLS) yang sering muncul di FYP media sosial baru-baru ini.
Baca Juga: Kapal Nelayan Terperosok Ombak di Pantai Niyama Tulungagung, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Ketujuh destinasi wisata pantai itu diantaranya adalah pantai Gemah, pantai Midodaren, pantai Klatak, pantai Pacar, pantai Molang, pantai Mbrumbun dan pantai Kedungtumpang.
Hal itu tentu membawa angin segar bagi wilayah-wilayah yang ada di sepanjang jalan JLS. Ditambah lagi proyek pembangunan JLS diketahui sudah rampung beberapa waktu lalu.
Sehingga, akses wisatawan lokal maupun mancanegara ke wisata-wisata bahari yang berada di JLS, khususnya wilayah Tulungagung, akan menjadi semakin mudah.
Tak ayal jika hal tersebut akan membuat para wisatawan akan berbondong-bondong menikmati hamparan pantai dibeberapa titik di JLS Tulungagung.
Dilansir dari Radar Tulungagung (JawaPos Grup), Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Budaya dan Pariwisata Tulungagung, Yuli Murtiningsih mengungkapkan, wisata pantai JLS Tulungagung diyakininya akan dapat menyita perhatian wisatawan.
Bukan tanpa sebab, ia mengatakan bahwa selain pembangunan JLS sudah rampung dan resmi dibuka, akses jalan beton menuju pantai JLS pun terbilang sangat mudah.
“Ya tentu apalagi ditambah jalannya sudah baik, JLSnya juga sudah terbuka,” jelas Yuli, pada Senin (18/12), seperti yang dikutip Radar Tulungagung (JawaPos Grup).
Sementara itu, berdasarkan data tahun 2022, sebelum rampung secara keseluruhan, JLS Tulungagung hanya dapat menghubungkan wisata pantai di Pantai Gemah saja.
Namun, setelah jalur ini dibuka, seluruh destinasi wisata pantai di Tulungagung dapat dengan mudah diakses, termasuk pada ketujuh pantai yang telah disebutkan diawal tadi.
"Jalur-jalur yang dibuka melalui pantai juga sudah banyak. Tahun lalu kan hanya pantai Gemah, sekarang mulai pantai Pacar sudah terbuka lebar,” papar Yuli, seperti yang dikutip Radar Tulungagung (JawaPos Grup).
Selain itu, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang mungkin akan berlibur di destinasi wisata pantai di Tulungagung diprediksi dapat meningkat secara signifikan hingga 200 persen atau dua kali lipatnya.
Baca Juga: Polemik Pengelolaan Sampah di JLS Tulungagung Masih Tak Jelas, Pemkab Bilang Bukan Kewenangannya
“Melihat dari tahun baru beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan yang akan berwisata di Tulungagung bisa meningkat hingga 200 persen,” ucap Yuli.
Hal tersebut diharapkan dapat membawa dampak baik kepada masyarakat lokal yang hidupnya banyak bergantung pada destinasi wisata pantai JLS Tulungagung itu.
Kendati demikian, Yuli mengimbau para wisatawan untuk membawa kantong kresek sampahnya masing-masing ketika berwisata. Hal tersebut dilakukan agar wisatawan tidak membuang sampah sembarangan di pantai-pantai tersebut.
“Kalau bisa ya bawa kantung kresek sendiri untuk tempat sampah,” tutupnya.