JawaPos.com - Bagi traveler yang ingin menuju Lombok dari Surabaya tanpa terburu-buru, kapal bisa menjadi pilihan yang menarik. Pada September 2026 tersedia sejumlah jadwal kapal Surabaya-Lombok dengan waktu tempuh sekitar 18–20 jam dan tarif penumpang dewasa mulai Rp 280 ribu, sementara kelas VIP mencapai sekitar Rp 795 ribu. Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan tujuan Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gilimas di Lombok.
Rute ini dilayani armada PT Dharma Lautan Utama (DLU), di antaranya KM Kirana 7, KM Dharma Kencana, dan KM Dharma Kartika 5. Bagi yang belum pernah mencobanya, perjalanan hampir sehari di laut mungkin terdengar panjang. Namun, pengalaman di atas kapal justru bisa menjadi bagian dari liburan: tidur di kabin, menikmati makanan, melihat laut dari dek, hingga mengikuti hiburan yang tersedia.
Sebelum berangkat, tentukan dulu jadwal yang paling masuk akal
Jangan sekadar memilih kapal berdasarkan tanggal keberangkatan. Untuk perjalanan Surabaya-Lombok, jam tiba di Lombok sama pentingnya dengan jam berangkat dari Surabaya.
Merangkum laman resminya, pada September 2026, pilihan pertama tersedia pada Kamis, 10 September. KM Kirana 7 berangkat pukul 20.00 WIB dan dijadwalkan tiba Jumat, 11 September pukul 18.00 WITA.
Sehari kemudian, Jumat, 11 September, KM Dharma Kencana berangkat pukul 11.00 WIB dan tiba Sabtu pagi pukul 06.48 WITA.
Pada Sabtu, 12 September, ada dua pilihan. KM Kirana 7 berangkat pukul 20.00 WIB dan dijadwalkan tiba Minggu pukul 18.00 WITA. Sementara KM Dharma Kartika 5 berangkat satu jam kemudian, pukul 21.00 WIB, dengan jadwal tiba Minggu pukul 15.30 WITA.
Pilihan berikutnya datang pada Minggu, 13 September. KM Dharma Kencana berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba Senin, 14 September pukul 07.48 WITA. Kemudian pada Senin, 14 September, KM Kirana 7 berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba Selasa pukul 10.00 WITA.
Masih ada KM Dharma Kencana yang berangkat Selasa, 15 September pukul 14.00 WIB dan tiba Rabu pukul 09.48 WITA. Sehari berikutnya, Rabu, 16 September, KM Kirana 7 berangkat cukup pagi, yakni pukul 04.00 WIB, dengan jadwal tiba Kamis pukul 02.00 WITA.
Memasuki paruh kedua bulan, KM Dharma Kencana kembali tersedia pada Jumat, 18 September pukul 03.00 WIB dan dijadwalkan tiba pada hari yang sama pukul 22.48 WITA.
Kapal yang sama berangkat lagi pada Minggu, 20 September pukul 05.00 WIB dan tiba Senin, 21 September pukul 00.48 WITA. Selanjutnya, ada keberangkatan Selasa, 22 September pukul 07.00 WIB dengan kedatangan Rabu pukul 02.48 WITA.
Pada Kamis, 24 September, KM Dharma Kencana berangkat pukul 09.00 WIB dan tiba Jumat pukul 04.48 WITA. Kemudian Sabtu, 26 September, kapal berangkat pukul 11.00 WIB dan tiba Minggu pukul 06.48 WITA.
Jadwal dalam data tersebut ditutup dengan keberangkatan Senin, 28 September pukul 12.00 WIB. Kapal dijadwalkan tiba di Lombok pada Selasa, 29 September pukul 07.48 WITA.
Perlu diingat, waktu kedatangan tersebut menggunakan WITA, satu jam lebih cepat dibandingkan Surabaya yang menggunakan WIB. Hal kecil ini penting ketika traveler mengatur penjemputan, kendaraan sewaan, hotel, atau agenda wisata setelah turun dari kapal.
Perjalanan 18–20 jam tidak harus terasa membosankan
Begitu kapal meninggalkan Tanjung Perak, traveler memang harus siap menghabiskan waktu cukup panjang di laut. Durasi perjalanan sekitar 18 hingga 20 jam membuat pemilihan tempat beristirahat menjadi salah satu keputusan penting.
Di kapal tersedia beberapa pilihan, mulai dari kelas ekonomi dengan tempat tidur ber-AC, kelas kursi, hingga kamar VIP privat. Jika tujuan utama adalah menghemat biaya, kelas ekonomi tentu bisa dipertimbangkan. Namun, bagi traveler yang ingin tidur lebih nyaman atau bepergian bersama keluarga, fasilitas tempat tidur maupun kabin bisa membuat perjalanan panjang terasa lebih ringan.
Suasana pelayaran juga relatif hidup. Jadi, jangan membayangkan perjalanan selama hampir sehari hanya diisi dengan tidur dan menunggu kapal tiba.
Ada hiburan seperti live music akustik atau dangdut yang bisa menemani penumpang. Traveler yang membawa anak dapat mengajak mereka ke area bermain atau playground.
Musala juga tersedia untuk kebutuhan ibadah selama perjalanan.
Ketika ingin mencari udara segar, dek atas menjadi salah satu tempat yang menarik. Dari sana, traveler bisa menikmati hamparan laut dan, jika waktunya bertepatan, melihat matahari terbit maupun matahari terbenam.
Pengalaman seperti ini yang membuat perjalanan kapal terasa berbeda dari sekadar berpindah kota. Laut bukan lagi pemandangan yang hanya dilihat dari kejauhan, tetapi menjadi bagian utama perjalanan.
Soal makan, traveler tidak perlu terlalu khawatir
Perjalanan belasan jam tentu membuat urusan makanan menjadi penting. Penumpang mendapatkan jatah makan gratis sebanyak dua kali selama pelayaran. Menu disediakan melalui katering dan cukup membantu agar traveler tidak perlu membawa bekal untuk seluruh perjalanan.
Jika masih ingin makan atau sekadar mencari camilan, tersedia kantin dan fasilitas pemesanan digital untuk makanan tambahan.
Meski begitu, membawa camilan favorit tetap menjadi pilihan praktis, terutama bagi traveler yang bepergian bersama anak atau memiliki preferensi makanan tertentu.
Perhatikan jam tiba sebelum menentukan itinerary Lombok
Inilah bagian yang sering luput ketika traveler hanya fokus pada tanggal keberangkatan.
Beberapa kapal tiba pada pagi hari sehingga relatif mudah disambungkan dengan agenda wisata. Namun, sejumlah jadwal justru tiba tengah malam atau dini hari.
Contohnya, KM Kirana 7 yang berangkat 16 September dijadwalkan tiba pukul 02.00 WITA pada 17 September. KM Dharma Kencana yang berangkat 22 September bahkan dijadwalkan tiba pukul 02.48 WITA pada 23 September.
Jika memilih jadwal seperti itu, jangan langsung membuat rencana wisata pagi-pagi sekali. Traveler perlu memperhitungkan waktu turun dari kapal, mengambil barang, mencari transportasi, hingga menuju penginapan.
Jika membawa keluarga atau anak-anak, tiba dini hari juga bisa terasa lebih melelahkan. Dalam situasi seperti ini, jadwal yang tiba pagi mungkin lebih nyaman meskipun waktu keberangkatannya tidak selalu menjadi pilihan tercepat.