← Beranda
8 Wisata Karangasem Bali yang Wajib Masuk Daftar Liburan, dari Pantai Amed hingga Pura Besakih
Rian AlfiantoKamis, 3 September 2026 | 03.02 WIB
Ilustrasi Pantai Amed di Karangasem, Bali. (Traveloka).

 

JawaPos.com - Karangasem bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali yang lebih tenang sekaligus kaya pemandangan alam dan budaya. Di kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Dewata ini, wisatawan dapat menemukan pantai pasir hitam, laut jernih untuk snorkeling, perbukitan hijau, taman air kerajaan, hingga pura yang berada di lereng Gunung Agung.

Tak hanya menawarkan panorama, sejumlah tempat wisata di Karangasem juga memperlihatkan kuatnya tradisi masyarakat Bali. Karena itu, kawasan ini cocok untuk perjalanan yang tidak sekadar mengejar spot foto, tetapi juga ingin menikmati suasana Bali dari sisi alam, sejarah, dan kehidupan budaya.

Karangasem berada di bagian paling timur Pulau Bali. Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, perjalanan darat menuju kawasan Karangasem umumnya membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam, dengan jarak kurang lebih 60-75 kilometer. Sepanjang perjalanan, suasana perlahan berubah dari kawasan wisata yang ramai menuju bentang alam Bali timur yang lebih asri.

Baca Juga: Kapal Makassar-Balikpapan: Cek Jadwal, Tarif, Rute, dan Lama Perjalanan

Jika sedang merencanakan liburan ke Bali dan ingin menjelajah lebih jauh dari kawasan populer seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu, berikut delapan tempat wisata di Karangasem yang bisa dimasukkan ke dalam itinerary.

1. Pura Lempuyang Luhur

Pura Lempuyang Luhur menjadi salah satu tujuan wisata paling dikenal di Karangasem, terutama berkat panorama yang populer disebut sebagai "Gate of Heaven".

Daya tarik utamanya adalah gerbang pura yang membingkai pemandangan alam di belakangnya. Pada kondisi cuaca yang mendukung, Gunung Agung dapat terlihat megah dari kawasan pura sehingga menghasilkan panorama yang menjadi incaran wisatawan.

Namun, Pura Lempuyang Luhur bukan sekadar tempat untuk berfoto. Kawasan ini merupakan tempat suci sehingga wisatawan perlu memperhatikan aturan kunjungan, berpakaian sopan, dan menjaga sikap selama berada di area pura.

Bagi pencinta fotografi dan wisata budaya, Lempuyang menawarkan kombinasi yang menarik antara arsitektur tradisional Bali, lanskap pegunungan, dan suasana spiritual.

2. Tirta Gangga

Ingin melihat sisi Karangasem yang lebih klasik dan penuh nuansa sejarah? Tirta Gangga bisa menjadi pilihan.

Tirta Gangga merupakan bekas kompleks istana air Kerajaan Karangasem yang dikenal dengan kolam airnya, patung-patung, taman, serta susunan batu pijakan yang berada di tengah kolam.

Air yang jernih dan keberadaan ikan koi membuat kawasan ini memiliki suasana yang berbeda dari kebanyakan destinasi wisata alam di Bali. Wisatawan dapat berjalan mengelilingi taman sembari menikmati perpaduan antara lanskap, arsitektur, dan peninggalan sejarah kerajaan.

Tempat ini juga cocok bagi wisatawan yang mencari destinasi dengan suasana relatif santai untuk melengkapi perjalanan menjelajahi Bali Timur.

3. Taman Soekasada Ujung

Selain Tirta Gangga, Karangasem memiliki peninggalan kerajaan lain yang tak kalah menarik, yaitu Taman Soekasada Ujung.

Baca Juga: Tak Perlu ke Warung, Begini Resep Bandeng Bumbu Bali yang Kaya Rempah

Kompleks taman air ini merupakan peninggalan Raja Karangasem. Salah satu cirinya adalah perpaduan arsitektur Bali dan Eropa yang terlihat pada bangunan-bangunan di dalam kompleks.

Kolam air yang luas, taman, serta latar perbukitan membuat Taman Soekasada Ujung menawarkan panorama yang berbeda dari wisata pura atau pantai.

Bagi wisatawan yang menyukai sejarah, fotografi arsitektur, dan tempat dengan lanskap luas, destinasi ini layak dimasukkan dalam rencana perjalanan.

4. Pantai Amed

Karangasem juga punya destinasi bahari yang sudah lama dikenal wisatawan, salah satunya Pantai Amed.

Kawasan Amed identik dengan pantai berpasir hitam dan laut yang menjadi salah satu daya tarik wisata bahari Bali Timur. Air laut yang jernih membuat kawasan ini populer untuk snorkeling dan diving.

Berbeda dengan kawasan pantai di Bali Selatan yang lebih identik dengan aktivitas wisata dan hiburan, Amed menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan suasana pesisir.

Wisatawan dapat menikmati pemandangan laut, menjelajah kehidupan bawah air, atau sekadar bersantai sambil melihat bentang pesisir dan perbukitan di sekitarnya.

Amed juga menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata pantai dengan perjalanan menjelajahi desa-desa pesisir di Bali Timur.

5. Virgin Beach

Jika mencari pantai dengan pasir putih dan suasana yang lebih tenang, Virgin Beach dapat menjadi alternatif.

Pantai ini menawarkan air laut berwarna biru jernih dengan bentang pasir yang menjadi daya tarik utamanya. Lokasinya yang berada di kawasan Bali Timur membuat suasananya terasa berbeda dibandingkan pantai-pantai yang berada di pusat keramaian wisata Bali.

Baca Juga: Ruwatan Anak Berambut Gimbal, Mgnet Wisatawan di Dieng Culture Festival 2026

Virgin Beach cocok untuk wisatawan yang ingin menghabiskan waktu dengan ritme lebih santai. Duduk menikmati panorama laut, bermain air, atau sekadar menikmati suasana pantai dapat menjadi pilihan aktivitas di sini.

Destinasi ini juga menarik bagi wisatawan yang ingin memasukkan wisata pantai ke dalam itinerary Karangasem tanpa harus selalu memilih kawasan yang ramai.

6. Bukit Asah Bugbug

Bagi pencinta panorama dari ketinggian, Bukit Asah Bugbug menawarkan pengalaman yang berbeda.

Kawasan ini berupa hamparan perbukitan hijau yang menghadap langsung ke laut lepas. Posisi tersebut membuat Bukit Asah kerap menjadi pilihan untuk menikmati pemandangan matahari terbit sekaligus melihat garis pantai dari ketinggian.

Suasananya juga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam dengan cara lebih santai. Camping menjadi salah satu aktivitas yang dapat dilakukan untuk merasakan suasana kawasan ini lebih lama.

Waktu terbaik berkunjung tentu sangat bergantung pada kondisi cuaca. Saat langit cerah, panorama laut dari atas bukit menjadi salah satu pengalaman yang paling menarik.

7. Desa Adat Tenganan Pegringsingan

Karangasem tidak hanya menawarkan wisata alam. Wisatawan juga dapat mengenal kehidupan tradisional masyarakat Bali melalui Desa Adat Tenganan Pegringsingan.

Desa ini dikenal sebagai salah satu desa Bali Aga atau masyarakat Bali kuno yang masih mempertahankan berbagai tradisi dan pola kehidupan adat.

Salah satu hal yang membuat Tenganan menarik adalah kerajinan kain gringsing yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Berkunjung ke desa adat seperti Tenganan memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan tidak hanya melihat bangunan atau lanskap, tetapi juga dapat mengenal warisan budaya yang masih dipertahankan hingga kini.

Baca Juga: Eksplorasi Pengalaman Wisata dalam Lanskap Alam Liar, Kekayaan Budaya, dan Kota

Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan kebudayaan Bali, Tenganan bisa menjadi salah satu tujuan penting saat menjelajahi Karangasem.

8. Pura Agung Besakih

Perjalanan ke Karangasem belum lengkap bagi banyak wisatawan tanpa memasukkan Pura Agung Besakih ke dalam daftar tujuan.

Kompleks Pura Besakih dikenal sebagai kompleks pura terbesar dan salah satu yang paling penting bagi umat Hindu di Bali. Lokasinya berada di lereng Gunung Agung sehingga perjalanan menuju kawasan pura sekaligus menawarkan panorama alam pegunungan.

Kompleks ini terdiri atas sejumlah pura yang berada dalam satu kawasan. Karena memiliki fungsi keagamaan yang penting, wisatawan perlu menghormati aturan dan tata tertib yang berlaku selama berkunjung.

Selain nilai spiritualnya, Pura Besakih juga menawarkan pengalaman visual berupa arsitektur pura Bali yang berpadu dengan lanskap Gunung Agung dan lingkungan sekitarnya.

Karangasem cocok untuk wisata Bali dengan suasana berbeda

Delapan destinasi tersebut memperlihatkan bahwa Karangasem memiliki pilihan wisata yang cukup lengkap. Wisatawan dapat berpindah dari pantai ke perbukitan, kemudian melanjutkan perjalanan ke taman peninggalan kerajaan atau pura yang sarat nilai budaya.

Jika ingin menikmati wisata bahari, Pantai Amed dan Virgin Beach dapat menjadi pilihan. Untuk panorama alam dari ketinggian, Bukit Asah Bugbug menawarkan pengalaman berbeda. Sementara itu, Tirta Gangga, Taman Soekasada Ujung, dan Desa Adat Tenganan Pegringsingan cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah serta budaya Bali.

Pura Lempuyang Luhur dan Pura Agung Besakih melengkapi perjalanan dengan pengalaman wisata religi dan budaya yang kuat.

Karena sejumlah destinasi berada cukup berjauhan, wisatawan sebaiknya tidak memaksakan terlalu banyak tempat dalam satu hari. Menyusun rute berdasarkan lokasi akan membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus memberi waktu untuk menikmati setiap tempat.

Dengan karakter alam dan budayanya yang beragam, Karangasem layak dipertimbangkan bagi wisatawan yang ingin melihat sisi Bali yang lebih tenang, alami, dan kaya tradisi.

EDITOR: Sabik Aji Taufan