JawaPos.com - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Bagi peserta, pengunjung, maupun warga yang ingin datang, perjalanan menuju Jombang dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya dapat ditempuh dengan kereta api, bus antarkota, maupun kendaraan pribadi.
Lokasi Muktamar berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Sejumlah titik kegiatan tersebar di kawasan tersebut, mulai dari lokasi pembukaan, ruang sidang, area registrasi, penginapan hingga parkir.
Panitia juga menyebut akses menuju lokasi dapat dilakukan melalui Stasiun Gubeng, Terminal Purabaya, dan Bandara Internasional Juanda.
Bagi yang baru pertama kali bepergian ke Jombang, memilih moda transportasi sejak awal penting agar waktu perjalanan bisa disesuaikan dengan agenda Muktamar.
Berikut pilihan rute yang dapat menjadi panduan.
1. Cara ke Jombang dari Surabaya
Surabaya menjadi salah satu kota dengan akses paling praktis menuju Jombang. Jarak kedua kota sekitar 80 kilometer sehingga perjalanan darat dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5–2 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Baca Juga: Muktamar NU ke-35 di Jombang Bikin UMKM Lokal Kebanjiran Rezeki
Kereta bisa menjadi pilihan menarik bagi penumpang yang ingin menghindari kepadatan jalan. Perjalanan dapat dimulai dari Stasiun Surabaya Gubeng atau Wonokromo menuju Stasiun Jombang.
Sejumlah layanan kereta yang melayani perjalanan pada rute ini antara lain KA Dhoho, Sri Tanjung, dan Ranggajati. Waktu perjalanan sekitar 1–1,5 jam, meski durasi sebenarnya dapat berbeda bergantung pada layanan dan jadwal keberangkatan.
Sesampainya di Stasiun Jombang, perjalanan menuju kawasan Tambakberas perlu dilanjutkan menggunakan kendaraan lokal atau layanan antar-jemput yang tersedia.
Pilihan lainnya adalah bus dari Terminal Purabaya (Bungurasih). Penumpang dapat menggunakan bus jurusan Surabaya–Jombang atau bus menuju Kediri dan Madiun yang melewati Jombang.
Waktu tempuh umumnya sekitar dua jam, tetapi perjalanan darat lebih mudah terpengaruh kondisi lalu lintas.
Kendaraan pribadi
Pengendara dari Surabaya dapat menggunakan Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo), kemudian melanjutkan perjalanan melalui Tol Jombang–Mojokerto (Jomo). Jalur arteri Krian–Mojokerto juga dapat menjadi alternatif.
Untuk agenda yang berlangsung beberapa hari, kendaraan pribadi memberikan fleksibilitas lebih besar, terutama jika membawa perlengkapan atau bepergian bersama rombongan.
2. Cara ke Jombang dari Bandung
Perjalanan Bandung–Jombang membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan dari Surabaya. Jaraknya sekitar 640 kilometer dan perjalanan darat melalui jaringan tol dapat memakan waktu sekitar 9–11 jam.
Baca Juga: Malaysia Gencar Tarik Investasi Data Center Berbasis AI, Targetkan Jadi Hub di Asia Tenggara
Dari Bandung, kereta api juga menjadi salah satu pilihan yang lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Penumpang dapat berangkat dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong menuju Jombang.
Pilihan kereta yang dapat digunakan antara lain KA Turangga, Argo Wilis, dan Mutiara Selatan. Waktu perjalanan berkisar 9–11 jam tergantung layanan dan jadwal.
Kereta cocok bagi pelancong yang ingin mengurangi kelelahan berkendara sekaligus tiba di Jombang tanpa harus menghadapi perjalanan panjang menggunakan mobil.
Bus malam
Sementara bus AKAP juga menjadi alternatif bagi penumpang dari Bandung. Sejumlah layanan bus malam melayani perjalanan menuju wilayah Jombang dengan durasi sekitar 12–14 jam.
Keuntungan bus malam adalah waktu perjalanan dapat digunakan untuk beristirahat sehingga penumpang bisa tiba pada pagi atau siang hari. Namun, waktu tempuh sangat bergantung pada kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas.
Kendaraan pribadi
Bagi rombongan, kendaraan pribadi dapat menjadi pilihan karena perjalanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Rute darat dapat memanfaatkan jaringan Tol Trans-Jawa.
Sebelum berangkat, pengemudi sebaiknya memperhitungkan waktu istirahat, kondisi kendaraan, saldo uang elektronik, serta kemungkinan kepadatan di sejumlah ruas tol.
3. Cara ke Jombang dari Jakarta
Jakarta merupakan salah satu titik keberangkatan dengan jarak terjauh menuju Jombang. Jarak perjalanan darat sekitar 670–730 kilometer, sedangkan waktu tempuh mobil atau bus melalui Tol Trans-Jawa dapat mencapai sekitar 8–10 jam dalam kondisi lalu lintas relatif lancar.
Baca Juga: 14 Bayi Baru Lahir Tewas dalam Kebakaran Rumah Sakit di Pakistan
Perjalanan kereta dari Jakarta dapat dimulai dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen. Beberapa layanan yang dapat menjadi pilihan antara lain KA Jayabaya, Brantas, dan Brawijaya.
Durasi perjalanan umumnya sekitar 10–12 jam, bergantung pada kereta yang dipilih dan jadwal perjalanan.
Untuk perjalanan menghadiri Muktamar, kereta dapat menjadi pilihan praktis karena penumpang tidak perlu mengemudi selama perjalanan panjang. Tiket juga sebaiknya dipesan lebih awal karena periode kegiatan besar berpotensi meningkatkan permintaan perjalanan menuju Jombang.
Selain itu, dipantau di aplikasi pemesanan tiket online, bus AKAP juga bisa menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin berangkat malam dari Jakarta atau kawasan Tangerang. Beberapa layanan bus melayani perjalanan menuju Jombang melalui Tol Trans-Jawa seperti KYM Trans, Pahala Kencana, MTrans, Medali Mas dan beberapa PO Jawa Timuran lainnya.
Waktu perjalanan berkisar 11–13 jam. Durasi tersebut dapat berubah sesuai kondisi jalan, titik keberangkatan, dan jumlah pemberhentian.
Bus malam juga memungkinkan penumpang memanfaatkan waktu tidur selama perjalanan sebelum melanjutkan agenda di Jombang.
4. Pilih kereta, bus, atau mobil?
Pilihan transportasi menuju Muktamar NU ke-35 dapat disesuaikan dengan kota keberangkatan dan kebutuhan perjalanan.
Kereta api cocok bagi penumpang yang mengutamakan kenyamanan dan waktu perjalanan yang lebih terukur.
Bus antarkota dapat dipilih untuk perjalanan malam atau ketika membutuhkan alternatif selain kereta.
Kendaraan pribadi lebih fleksibel bagi rombongan karena dapat membawa lebih banyak barang dan memudahkan mobilitas setelah tiba di Jombang.
Dari Surabaya, kereta menjadi salah satu opsi tercepat. Sementara dari Bandung dan Jakarta, kereta atau bus malam lebih praktis untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet Terus Bertambah, Ratusan Orang Masih Hilang
Namun perlu dicatat, perjalanan tidak berhenti di Stasiun Jombang atau terminal. Peserta dan pengunjung perlu memperhitungkan perjalanan lanjutan menuju kawasan Tambakberas.
Panitia Muktamar menyediakan sejumlah fasilitas dan titik layanan di sekitar kompleks, termasuk registrasi, penginapan, posko kesehatan, dapur umum, media center, dan area parkir. Situs resmi Muktamar juga mencantumkan adanya layanan shuttle dari sejumlah titik kedatangan utama.
Karena kegiatan berlangsung di kawasan pesantren dengan banyak titik acara, penting untuk mencatat lokasi agenda masing-masing sebelum berangkat. Jangan hanya mengandalkan alamat umum 'Jombang' karena venue kegiatan tersebar di beberapa titik dalam kompleks Tambakberas.