JawaPos.com - Pemerintah Jepang menyiapkan paket bantuan untuk wilayah yang terdampak gempa di kawasan barat daya seperti Kumamoto, termasuk program diskon perjalanan untuk wisatawan yang berkunjung ke daerah terdampak.
Paket tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus. Selain mendorong kembali sektor pariwisata, pemerintah juga menyiapkan bantuan finansial bagi warga dan pelaku usaha yang terdampak gempa.
Dalam rancangan paket bantuan, pemerintah akan memberikan subsidi untuk memulihkan infrastruktur perkeretaapian yang rusak akibat gempa. Bantuan juga disiapkan untuk memperbaiki sumur yang menjadi sumber air minum bagi banyak rumah tangga di Prefektur Kumamoto.
Sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian utama karena Kumamoto mengalami gelombang pembatalan perjalanan setelah gempa. Pemerintah berencana menanggung sebagian biaya penginapan dan perjalanan wisatawan yang berkunjung ke Kumamoto serta sejumlah prefektur lain di Kyushu.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang akan menentukan wilayah yang berhak mengikuti program, besaran diskon, serta periode pelaksanaannya.
Program serupa sebelumnya pernah diterapkan untuk mendukung pemulihan pascagempa besar Kumamoto pada 2016 dan gempa di Prefektur Ishikawa pada 2024.
Untuk sektor usaha, rincian bantuan masih dalam pembahasan. Pemerintah juga mempertimbangkan langkah tambahan bagi perusahaan yang bergerak di bidang semikonduktor di Kumamoto, termasuk membeli utang yang masih mereka miliki untuk membantu proses pemulihan.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sebelumnya mengatakan pemerintah akan menetapkan gempa pada 28 Juli sebagai "bencana dengan tingkat keparahan ekstrem". Status tersebut memungkinkan pemerintah daerah terdampak memperoleh subsidi lebih besar untuk pekerjaan rekonstruksi.
Takaichi juga berjanji menggunakan dana cadangan pemerintah lebih dari JPY 20 miliar (setara Rp2,22 triliun, kurs 1 JPY = Rp111) untuk mendukung penanganan dampak gempa.
Bantuan juga disiapkan untuk petani, nelayan, dan pekerja kehutanan. Pemerintah akan memberikan subsidi perbaikan fasilitas, menanggung sebagian biaya kebutuhan operasional, serta membantu pembayaran bunga pinjaman baru selama lima tahun.
Sementara itu, warga yang rumahnya mengalami kerusakan akan mendapat bantuan hingga JPY 3 juta per rumah tangga (setara Rp333 juta, kurs 1 JPY = Rp111).
Seperti dilansir Kyodo, Kamis (20/8), pemerintah masih menyusun rincian program sebelum seluruh paket bantuan untuk wilayah terdampak gempa tersebut ditetapkan pada akhir Agustus.