← Beranda
Wakil Indonesia Tampil Unik di Atas Perahu Naga, Kenalkan Budaya Betawi di Hong Kong
Muhammad HafizhSenin, 6 Juli 2026 | 00.05 WIB
Wakil Indonesia, Klub Dayung Bahtera (KDB) Jakarta, memperkenalkan budaya Betawi dalam ajang 2026 Sun Life Hong Kong International Dragon Boat Races melalui Fancy Dress Competition yang digelar di Victoria Harbour, Hong Kong, Minggu (28/6/2026). (Muhammad Hafizh/JawaPos.com)

JawaPos.com – Wakil Indonesia, Klub Dayung Bahtera (KDB) Jakarta, memperkenalkan budaya Betawi dalam ajang 2026 Sun Life Hong Kong International Dragon Boat Races melalui Fancy Dress Competition yang digelar di Victoria Harbour, Hong Kong, Minggu (28/6/2026). Para pendayung tampil mengenakan busana khas Betawi dengan mengusung konsep tokoh legendaris Bang Pitung dan Mpok Sumi. Di atas perahu naga, bendera Merah Putih juga dikibarkan sebagai simbol kebanggaan Indonesia selama parade berlangsung.

Fancy Dress Competition menjadi agenda penutup setelah seluruh perlombaan utama selesai digelar sehari sebelumnya. Dalam kegiatan tersebut, setiap tim bebas menampilkan kostum dan konsep budaya yang telah dipersiapkan.

KDB Jakarta memilih mengangkat budaya Betawi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang diperingati setiap Juni.

Pendayung pria mengenakan busana yang terinspirasi dari sosok Bang Pitung, sementara pendayung perempuan tampil anggun menggunakan kebaya sebagai representasi Mpok Sumi, karakter pendamping dalam konsep yang diusung tim.

Seluruh kostum telah dimodifikasi agar tetap nyaman dikenakan di atas perahu tanpa mengganggu pergerakan para atlet selama mengikuti parade.

Salah satu pendayung KDB, Yendi Amalia, mengatakan tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkenalkan budaya Jakarta dan Indonesia kepada peserta maupun masyarakat yang menyaksikan perlombaan di Hong Kong.

"Jadi karena kebetulan bulan Juni ini adalah Hari Ulang Tahun Jakarta dan kita membawa misi untuk memperkenalkan budaya Jakarta dan Indonesia di Hong Kong. Jadi Bang Pitung adalah seperti kita tahu adalah tokoh dari Jakarta yang jagoan, yang membela kebenaran, ikonik, berani tapi sangat sportif," ujar Yendi.

Ia menjelaskan kehadiran karakter Mpok Sumi melengkapi konsep budaya yang ditampilkan tim Indonesia.

"Kami para Mpok Sumi adalah sidekick-nya Bang Pitung. Jadi kami adalah pendamping Bang Pitung yang memberikan keberanian dan ikut bertarung di samping Bang Pitung untuk tentunya membela nama Indonesia," lanjutnya.

Meski mengenakan kebaya dan busana tradisional Betawi, seluruh pendayung tetap mengikuti parade di atas perahu naga dengan leluasa berkat penyesuaian desain kostum.

Sebelum mengikuti Fancy Dress Competition, KDB Jakarta lebih dahulu berlaga pada nomor International Mixed Championship 500 meter yang berlangsung Sabtu (27/6/2026).

Pada babak penyisihan, tim Indonesia menggunakan perahu nomor tiga dan berhasil melaju hingga semifinal sebelum akhirnya menutup kompetisi di peringkat kesembilan dengan catatan waktu 2 menit 23,530 detik.

Partisipasi KDB Jakarta di Hong Kong Dragon Boat Races 2026 pun ditutup dengan cara berbeda. Tak hanya berkompetisi di lintasan, mereka juga memanfaatkan ajang internasional tersebut untuk mempromosikan budaya Betawi melalui kebaya, busana tradisional, serta karakter ikonik Bang Pitung dan Mpok Sumi kepada masyarakat dunia.

EDITOR: Edy Pramana