JawaPos.com - Wisatawan yang berencana menjelajahi Vietnam pada musim liburan musim panas atau pertengahan tahun ini, memiliki lebih banyak pilihan transportasi untuk berpindah antarkota.
Sejumlah rute penerbangan domestik menuju destinasi wisata populer di negara tersebut ditambah seiring meningkatnya permintaan perjalanan di kawasan Asia. Penambahan kapasitas penerbangan mencapai 30 persen oleh maskapai lokal seperti Vietjet pada jalur-jalur utama yang menghubungkan Hanoi dan Ho Chi Minh City dengan sejumlah destinasi favorit wisatawan, seperti Da Nang, Nha Trang, Phu Quoc, Hue, Quy Nhon, dan Quang Binh.
Bagi wisatawan Indonesia, perkembangan ini membuat perjalanan menjelajahi berbagai wilayah Vietnam menjadi lebih fleksibel. Setelah tiba di Hanoi atau Ho Chi Minh City melalui penerbangan internasional, pelancong kini memiliki lebih banyak pilihan jadwal untuk melanjutkan perjalanan ke kota-kota wisata di pesisir maupun kawasan bersejarah.
Baca Juga: Jalan-Jalan Liburan ke Nganjuk, Jangan Lewatkan 10 Tempat Wisata di Jawa Timur Ini
Vietnam sendiri dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan Asia Tenggara. Selain menawarkan kota-kota besar yang modern, negara ini juga memiliki beragam pilihan wisata, mulai dari pantai tropis di Phu Quoc dan Nha Trang, wisata budaya di Hue, hingga kawasan pegunungan dan gua alam di Quang Binh.
Meningkatnya konektivitas domestik tersebut juga terjadi di tengah tingginya minat wisatawan untuk menghadiri berbagai festival budaya, konser musik, serta ajang olahraga yang digelar sepanjang musim panas di berbagai negara Asia.
Secara keseluruhan, maskapai yang melayani rute-rute tersebut kini mengoperasikan lebih dari 500 penerbangan per hari dengan total kapasitas lebih dari 8,8 juta kursi selama periode puncak perjalanan musim panas.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Kupang yang Bikin Liburan Terasa Lebih Menyegarkan dan Sayang Dilewatkan
Tidak hanya memperkuat jaringan di dalam negeri, sejumlah rute internasional baru juga dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026. Beberapa di antaranya menghubungkan Vietnam dengan Colombo di Sri Lanka, Almaty di Kazakhstan, Praha di Republik Ceko, serta Singapura.
Konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan. Akses transportasi yang semakin mudah memungkinkan pelancong menjangkau lebih banyak destinasi dalam satu perjalanan, termasuk menjelajahi beberapa kota sekaligus selama berada di Vietnam.
Bagi wisatawan Indonesia yang ingin merencanakan liburan ke Vietnam, bertambahnya pilihan penerbangan domestik dapat menjadi peluang untuk menyusun itinerary yang lebih beragam.
Destinasi seperti Da Nang dan Hoi An di Vietnam Tengah, misalnya, kini lebih mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Hanoi di utara atau Ho Chi Minh City di selatan dalam satu perjalanan.
Wisata di Vietnam sangat beragam, mulai dari pesona kota tua dan budaya, wisata sejarah, hingga keindahan alam seperti pegunungan dan pantai tropis. Pilihan destinasi dapat disesuaikan dengan suasana yang diinginkan.