← Beranda
4 Cara dari Terminal Maospati ke Berbagai Kota di Jawa Timur Tanpa Lewat Surabaya, Lebih Cepat dan Praktis
Rian AlfiantoMinggu, 7 Juni 2026 | 05.06 WIB
Ilustrasi: Patung Sura dan Baya, ikon Surabaya. (Fajar Mujianto/JawaPos.com).

 

JawaPos.com - Bepergian dari Terminal Maospati, Kabupaten Magetan, ke berbagai kota di Jawa Timur tidak selalu harus melalui Surabaya. Tersedia sejumlah pilihan bus antarkota dalam provinsi (AKDP), shuttle, hingga layanan travel yang melintasi jalur tengah, selatan, dan utara Jawa Timur sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

Bagi penumpang yang ingin menuju Kediri, Malang, Pacitan, Bojonegoro, hingga wilayah Jawa Tengah, Terminal Maospati menjadi salah satu titik keberangkatan strategis karena dilalui berbagai trayek penting. Berikut pilihan rute yang bisa digunakan sesuai tujuan perjalanan.

1. Ke Kediri, Blitar, dan Malang Lewat Jalur Tengah Jawa Timur

Bagi yang ingin menuju wilayah Kediri Raya hingga Malang, tersedia sejumlah bus AKDP yang melintasi jalur tengah Jawa Timur tanpa harus transit di Surabaya.

Rute perjalanan umumnya adalah dari Maospati ke Nganjuk ke Kertosono ke Kediri ke Blitar ke Malang. Beberapa armada seperti PO Harapan Jaya melayani koridor ini dan menjadi pilihan favorit karena frekuensi keberangkatannya cukup banyak.

Apabila tidak mendapatkan bus langsung, penumpang dapat menggunakan bus jurusan Ponorogo–Solo atau Madiun, kemudian turun di Nganjuk atau Kertosono untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bus tujuan Malang maupun Blitar.

Bagi yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan, tersedia pula layanan travel seperti Bali Jaya Trans dengan jadwal keberangkatan pagi dan sore hari.

2. Ke Ponorogo dan Pacitan dengan Bus Langsung dari Maospati

Perjalanan menuju Ponorogo dan Pacitan termasuk yang paling mudah dijangkau dari Terminal Maospati karena berada di jalur selatan Jawa Timur.

Penumpang cukup naik bus ekonomi, bus patas, maupun layanan KSPN Damri yang melayani rute menuju Pacitan.
Rute yang dilalui yakni Maospati ke Ponorogo ke Pacitan.

Waktu tempuh menuju Ponorogo berkisar antara 45 menit hingga 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Sementara perjalanan ke Pacitan membutuhkan waktu lebih lama karena jaraknya yang lebih jauh dan melewati jalur pegunungan.

Rute ini banyak dimanfaatkan oleh pelajar, pekerja, hingga wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi pantai di Pacitan.

3. Menuju Bojonegoro dan Tuban Tanpa Harus Turun ke Surabaya

Wilayah pantura Jawa Timur seperti Bojonegoro dan Tuban juga dapat dijangkau dari Maospati tanpa memutar ke Surabaya.
Cara yang paling umum adalah menggunakan bus tujuan timur dan turun di Terminal Kertosono atau Jombang.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus lain yang melayani koridor Bojonegoro dan Tuban. Rute perjalanannya yakni dari Maospati ke Kertosono/Jombang ke Bojonegoro kemudian keTuban.

Beberapa operator bus yang melayani jalur lanjutan tersebut antara lain PO Bagong dan Puspa Indah.

Alternatif yang lebih praktis adalah menggunakan layanan travel point-to-point yang melayani rute Magetan atau Madiun menuju Bojonegoro dan Tuban tanpa banyak perpindahan kendaraan.

4. Ke Ngawi dan Jawa Tengah dengan Bus Jalur Barat

Bagi penumpang yang ingin menuju Ngawi maupun wilayah Jawa Tengah seperti Sragen dan Solo, cukup menggunakan bus yang bergerak ke arah barat dari Terminal Maospati.

Sejumlah operator yang sering melintas di jalur ini antara lain PO Eka, PO Mira, PO Sugeng Rahayu. Rute perjalanannya yakni Maospati ke Ngawi ke Sragen ke Solo.

Jalur ini menjadi salah satu koridor tersibuk karena menghubungkan Jawa Timur dengan wilayah Solo Raya dan sekitarnya.

Cara Cek Jadwal dan Tiket Bus dari Terminal Maospati

Sebelum berangkat, penumpang disarankan untuk mengecek jadwal keberangkatan dan ketersediaan kursi terlebih dahulu. Informasi tersebut dapat dilihat melalui aplikasi maupun situs pemesanan tiket transportasi seperti Traveloka dan redBus.

Selain mendapatkan informasi jadwal yang lebih akurat, calon penumpang juga dapat membandingkan harga tiket, memilih operator bus, serta melihat estimasi waktu perjalanan sesuai tujuan.

EDITOR: Estu Suryowati