← Beranda
12 Wisata Air Terjun di Blitar yang Sering Jadi Pilihan Liburan Keluarga
Mohammad Maulana IqbalSabtu, 30 Mei 2026 | 18.53 WIB
Rekomendasi wisata air terjun buat liburan di Blitar / foto : Magnific/ rawpixel.com

JawaPos.com – Blitar dikenal bukan hanya sebagai kota bersejarah, tetapi juga menyimpan banyak destinasi wisata air terjun yang indah dan menyegarkan.

Deretan air terjun di kawasan ini tersebar dari wilayah selatan hingga pelosok pegunungan dengan keindahan alam yang masih sangat alami.

Setiap air terjun menawarkan pengalaman yang berbeda, dari jalur trekking menantang hingga kolam alami yang nyaman untuk berenang bersama keluarga.

Dilansir dari laman GoTravelly dan Sanjaya Tour pada Sabtu (30/5), berikut 12 rekomendasi tempat wisata air terjun buat liburan di Blitar.

Baca Juga: 10 Wisata Dekat Stasiun Blitar yang Sering Masuk Agenda Liburan Keluarga Setelah Naik Kereta

1. Air Terjun Tirto Galuh

Berlokasi di Bakung Utara, Kecamatan Bakung, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB dengan tiket masuk Rp7.000, air terjun di Blitar Selatan ini menawarkan aliran air yang jernih dan menyegarkan sepanjang tahun meski musim kemarau.

Untuk mencapainya pengunjung perlu menuruni anak tangga sejauh sekitar 400 meter dari area parkir, dengan pemandangan lanskap alam yang sangat indah dan instagramable.

Fasilitas yang tersedia meliputi rest area, warung makan, toilet, dan musholla untuk kenyamanan pengunjung.

2. Air Terjun Lawean

Berlokasi di Perkebunan Kawisari, Pijiombo, Semen, Gandusari, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB dengan tiket masuk Rp3.000, air terjun ini menawarkan tantangan tersendiri bagi pecinta petualangan alam.

Jalur menuju lokasi mengharuskan pengunjung menelusuri hutan dengan jalur naik-turun, melewati sungai berbatu licin dan terjal yang cukup menantang.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut oleh pemandangan air terjun dengan air yang jernih dan tampak kehijauan dalam suasana yang sangat sejuk dan asri.

3. Air Terjun Sirah Kencong

Berlokasi di Perkebunan Sirah Kencong, Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket masuk hanya Rp5.000, air terjun populer ini terletak di kawasan perkebunan teh yang sejuk.

Setelah berjalan kaki sekitar 700 meter dari area parkir, pengunjung akan disambut air terjun setinggi sekitar 10 meter dengan air sangat bersih dan dingin yang mengalir di atas bebatuan.

Fasilitas yang tersedia meliputi toilet, gazebo, musholla, warung makan, dan taman bermain anak yang memadai.

4. Air Terjun Grenjeng

Berlokasi di Kalibentak, Panggungrejo, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket masuk Rp5.000, air terjun unik ini memiliki air berwarna hijau bening yang sangat alami dan asri.

Meskipun medannya cukup curam dan jarak dari parkir lumayan jauh, keindahan pemandangan air terjun dengan pepohonan rindang di sekelilingnya benar-benar terbayar lunas sesampainya di lokasi.

Pengunjung dapat bermain air, berenang, atau berfoto di berbagai spot menarik yang tersedia di kawasan air terjun ini.

5. Jurug Bening

Berlokasi di Sumberurip, Purworejo, Wates, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB dengan tiket masuk sangat terjangkau hanya Rp2.000, air terjun setinggi lebih dari 32 meter ini menawarkan pemandangan spektakuler yang masih terjaga keasliannya.

Jalur menuju lokasi melewati hutan di kawasan pelosok dekat pemukiman warga dengan jalan setapak dan bebatuan sungai yang besar dan terjal.

Saat musim hujan, debit airnya sangat besar hingga bunyi gemuruh air yang jatuh dapat terdengar dari kejauhan.

6. Air Terjun Bidadari

Berlokasi di Panggungrejo, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB dengan tiket masuk Rp6.000, air terjun bertingkat ini memiliki tampilan unik menyerupai tirai air alami yang sangat memukau.

Fasilitas kawasan ini sangat lengkap dan terawat meliputi banyak gazebo, kantin dengan harga terjangkau, kolam bersih, spot foto instagramable, dan tanaman yang dirawat dengan baik.

7. Air Terjun Kedung Manten

Berlokasi di Desa Gogourung, Dawuhan, Kademangan, air terjun yang dapat dikunjungi secara gratis tanpa tiket masuk ini menawarkan suasana alam yang sangat asri dan menenangkan.

Pengunjung dapat menikmati indahnya pemandangan sekaligus menghirup udara sejuk selama berada di kawasan air terjun yang masih sangat alami ini.

8. Air Terjun Tundosewu

Berlokasi di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, air terjun yang juga gratis tanpa tiket masuk ini sangat cocok untuk kamu yang gemar berpetualang karena jalur menuju lokasinya sangat menantang.

Meski medannya berat, kawasan air terjun ini tetap ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam yang masih sangat terjaga dan alami.

9. Air Terjun Ondo Rante

Berlokasi di Desa Gambar Anyar, Sumbersari, Kecamatan Nglegok, air terjun setinggi 30 meter ini mendapat namanya dari keberadaan rantai-rantai di pinggir area air terjun yang menjadi ciri khasnya.

Suasana di sekitar air terjun masih sangat alami dengan pemandangan yang indah, cocok untuk kamu yang ingin menikmati wisata alam yang tenang dan berbeda.

10. Jurug Tumpuk

Berlokasi di Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto, air terjun yang dikelilingi pegunungan kapur ini menawarkan pemandangan alam yang sangat unik dan berbeda dari air terjun lainnya.

Suasana sejuk dan pemandangan indah di kawasan ini menjadikannya pilihan tepat untuk menyegarkan pikiran dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

11. Grojogan Coban Wilis

Berlokasi di Desa Slumbung, Kecamatan Gandusari, air terjun yang cukup populer dan ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah ini dapat dinikmati secara gratis tanpa biaya tiket masuk.

Keindahan aliran air terjun dan suasana alam yang asri di sekitarnya menjadikan Grojogan Coban Wilis destinasi wisata alam yang sangat sayang untuk dilewatkan.

12. Air Terjun Kedung Entong

Berlokasi di Gledug, Pulerejo, Kecamatan Bakung, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB dengan tiket masuk hanya Rp3.000, air terjun yang berada di dalam permukiman warga ini memiliki kolam alami berbentuk bundar.

Air terjunnya cukup deras bahkan di musim kemarau, dengan air yang tampak kehijauan dari kejauhan dan kolam alami yang tidak terlalu dalam sehingga aman untuk berenang.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho