← Beranda
5 Destinasi Wisata Air Terjun di Pacitan yang Sering Masuk Rencana Liburan Anak Muda, Apa Saja?
Mohammad Maulana IqbalJumat, 29 Mei 2026 | 20.05 WIB
Rekomendasi tempat wisata air terjun buat liburan di Pacitan / foto : Magnific/ rawpixel.com

JawaPos.com – Pacitan dikenal sebagai destinasi wisata alam yang kaya akan keindahan bawah tanah dan pesisir pantainya.

Namun di balik itu, kota ini juga menyimpan deretan air terjun yang tak kalah memukau dan masih sangat asri.

Dari aliran air berwarna hijau toska hingga air terjun yang jatuh langsung ke bibir pantai, setiap destinasi menawarkan keunikan yang berbeda.

Dilansir dari laman Travelingyuk dan Sanjaya Tour pada Jumat (29/5), berikut lima rekomendasi tempat wisata air terjun buat liburan di Pacitan.

Baca Juga: 20 Rekomendasi Wisata di Pacitan dengan Nuansa Alam yang Cocok buat Healing Liburan

1. Jurug Gringsing

Air terjun ini terletak di Dusun Krajan, Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, dan diresmikan sebagai destinasi wisata pada Maret 2017.

Lokasinya yang masih sangat asri menawarkan udara segar, deburan air yang menenangkan, dan pemandangan alam hijau yang memanjakan mata.

Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 10 menit dari area parkir melewati kawasan hutan yang sejuk.

Berbagai fasilitas tersedia di sini seperti toilet, warung, tempat istirahat, dan sejumlah spot swafoto yang menarik, dengan tiket masuk sebesar Rp 20.000 dan buka setiap hari pukul 07.00 hingga 17.00.

2. Grojokan Bedayu

Air terjun ini tersembunyi di pedalaman Desa Bolosingo, sekitar 7 kilometer ke arah utara dari pusat kota, di tengah kawasan hutan yang masih sangat perawan.

Karena lokasinya yang terpencil dan medan yang cukup menantang, pengunjung perlu mempersiapkan stamina sebelum menuju ke sana.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim penghujan karena debit airnya lebih deras, meski pengunjung perlu berhati-hati karena jalur bisa menjadi licin.

3. Grojokan Dhuwur

Air terjun yang juga dikenal dengan nama Truvalley ini berada di Dusun Kerok Wetan dan Kerok Kulon, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, dan dapat dikunjungi selama 24 jam dengan tiket masuk Rp 5.000.

Air di tempat ini berwarna biru natural yang sangat jernih dengan nuansa hijau toska yang mencolok, menjadikannya salah satu air terjun dengan pemandangan paling unik di kawasan ini.

Untuk menikmati aliran air yang lebih deras dan indah, disarankan datang saat musim penghujan karena volume airnya jauh lebih besar.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi dari area parkir, pengunjung akan disuguhi pemandangan perbukitan dan taman yang tertata cukup rapi.

4. Air Terjun Kedung Pinihan

Air terjun ini berlokasi di Kwangen, Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, dan bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 dengan tiket masuk hanya Rp 3.000.

Debit airnya terbilang kuat bahkan di musim kemarau sekalipun, dengan batuan besar di sisinya yang menambah kesan dramatis pada pemandangan di sekitarnya.

Airnya jernih dengan hawa yang sejuk dan segar, menjadikan tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin berwisata dengan anggaran terbatas.

Spot foto di sekitar air terjun ini juga cukup banyak dan menarik untuk diabadikan.

5. Pantai Banyu Tibo

Destinasi ini terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, dan merupakan perpaduan unik antara wisata pantai dan air terjun dalam satu lokasi.

Air terjun di sini mengalir langsung dari tebing ke bibir pantai dan langsung terserap oleh pasir, menciptakan pemandangan yang sangat mempesona dan langka.

Pengunjung bisa bermain air di bawah guyuran air terjun atau berenang di pantai dengan tiket masuk Rp 3.000 hingga Rp 5.000 untuk orang dewasa dan Rp 2.000 hingga Rp 3.000 untuk anak-anak.

Fasilitas parkir tersedia dengan biaya Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat, serta terdapat sejumlah spot menarik untuk berfoto, dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 17.00.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho