← Beranda
Data Singapore Tourism Board Ungkap Turis Indonesia ke Singapura Tembus 2,4 Juta, Konten Digital jadi Kunci Promosi
Nanda PrayogaSabtu, 16 Mei 2026 | 03.38 WIB
Data Singapore Tourism Board Ungkap Turis Indonesia ke Singapura Tembus 2,4 Juta, Konten Digital jadi Kunci Promosi

 

JawaPos.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri sepanjang 2025 mencapai sekitar 9,16 juta perjalanan atau naik 2,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total tersebut, Singapura menjadi salah satu tujuan utama dengan kontribusi sekitar 13,4 persen.

Singapore Tourism Board sendiri mencatat jumlah wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai sekitar 2,4 juta orang selama 2025. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar wisata terbesar bagi Negeri Singa.

Di sisi lain, pola wisata masyarakat Indonesia untuk bepergian ke luar negeri memang mengalami perubahan signifikan sepanjang 2025-2026. Jika dahulu wisatawan lebih banyak mengandalkan panduan perjalanan tradisional, kini keputusan memilih destinasi semakin dipengaruhi oleh konten digital yang lebih personal, autentik, dan menonjolkan pengalaman emosional.

Perubahan tren tersebut mendorong platform media sosial berbasis komunitas dan gaya hidup, Xiaohongshu dengan Singapore Tourism Board bersama-sama menggarap potensi pasar wisata Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Menurut Xiaohongshu, Singapura dinilai memiliki daya tarik yang sesuai dengan preferensi wisatawan Asia, termasuk dari Indonesia. Faktor kedekatan geografis, akses penerbangan yang mudah, hingga konsistensi menghadirkan hiburan kelas dunia, ajang olahraga internasional, wisata kuliner, dan layanan wellness premium menjadi nilai tambah tersendiri.

"Konten yang dibuat kreator di media sosial kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai panduan perjalanan wisata, namun menjadi referensi gaya hidup dan sumber inspirasi berbasiskan pengalaman nyata,” kata Strategy Head, Commercial Cross-border, Xiaohongshu, Lai Sisi dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Sementara itu, Singapore Tourism Board terus berupaya membuka keran konektivitas di Indonesia dengan membuka sejumlah penerbangan baru untuk memudahkan akses turis asal Indonesia.

"Kami berupaya membuka konektivitas penerbangan baru dari Palembang dan Belitung, serta berkolaborasi memproduksi konten," ujar Melissa Ow, Chief Executive, Singapore Tourism Board, dalam ajang Tourism Industry Conference 2026.

Selain itu, keduanya akan mengembangkan strategi pemasaran berbasis data perilaku pengguna untuk memetakan pola perjalanan lintas generasi. Fokusnya menyasar empat segmen utama, yakni keluarga muda, generasi urban pencari pengalaman emosional, wisatawan premium berbasis gaya hidup, serta wisatawan keluarga yang bepergian bersama orang tua maupun anak.

Kedua pihak juga melihat masih besarnya kesenjangan antara tingginya minat pencarian informasi wisata dengan ketersediaan konten yang relevan dan autentik, terutama bagi keluarga muda dan wisatawan yang mengutamakan pengalaman personal.

Sebagai respons atas peluang tersebut, Xiaohongshu menyiapkan strategi pemasaran tiga tahap sepanjang 2026. Tahap awal difokuskan pada penguatan konten berbasis komunitas dan minat pengguna. Tahap berikutnya diarahkan untuk memperkuat citra destinasi, sedangkan tahap akhir berfokus pada peningkatan konversi konsumsi wisata melalui ekosistem digital yang terukur.

Saat ini, Xiaohongshu memiliki sekitar 520 ribu kreator konten perjalanan dengan minimal 1.000 pengikut. Kehadiran para kreator tersebut dinilai turut membentuk cara baru wisatawan dalam merencanakan perjalanan sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi industri pariwisata.

EDITOR: Estu Suryowati