← Beranda
17 Destinasi Wisata Edukasi Terbaik di Malang buat Liburan Keluarga, Jalan-jalan Sekalian Nambah Wawasan
Mohammad Maulana IqbalSelasa, 12 Mei 2026 | 17.44 WIB
rekomendasi destinasi wisata edukasi terbaik buat liburan keluarga di Malang../Magnific/ jcomp

JawaPos.com – Malang dan kawasan sekitarnya dikenal sebagai salah satu tujuan wisata edukasi keluarga yang paling lengkap di Jawa Timur.

Berbagai destinasi hadir dengan konsep belajar sambil bermain yang dirancang agar anak-anak dapat menyerap pengetahuan dengan cara menyenangkan.

Dari taman satwa, museum interaktif, hingga kampung budaya, setiap tempat menawarkan pengalaman liburan yang berbeda dan tak terlupakan.

Dilansir dari laman Traveloka dan erctrans pada Selasa (12/5), berikut 17 rekomendasi destinasi wisata edukasi terbaik buat liburan keluarga di Malang.

1. Brawijaya Edupark

Berlokasi di Jalan Kahuripan No.1, Klojen, taman bermain edukatif ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan tiket masuk Rp20.000.

Wahana yang tersedia meliputi area bermain air, perosotan, dan pertunjukan hiburan yang cocok untuk berbagai usia.

Lokasinya yang strategis di jantung kota memudahkan pengunjung untuk melanjutkan kunjungan ke kawasan heritage Kayutangan dan area balai kota.

2. Eco Green Park

Berlokasi di Jalan Raya Oro-Oro Ombo No.9A, Sisir, Kota Batu, destinasi ini buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket Rp65.000 untuk hari kerja dan Rp80.000 untuk hari libur.

Konsep wisata hijau di sini mengajak pengunjung belajar mengolah sampah menjadi pupuk kompos atau biogas, serta mengkreasikan barang bekas menjadi produk bermanfaat.

Lebih dari 1.000 koleksi unggas dari berbagai spesies hadir di sini, termasuk kasuari, flamingo, merak, dan burung hantu salju.

3. Wisata Edukasi Susu Batu

Berlokasi di Jalan Ir. Soekarno No.129, Beji, Junrejo, Kota Batu, destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pemerahan susu sapi dari kandang hingga menjadi produk akhir yang siap dikonsumsi.

Tersedia paket edukasi tentang beternak sapi perah, produksi madu, hingga pengolahan limbah menjadi biogas yang dipandu oleh pemandu berpengalaman.

Berbagai produk olahan seperti yoghurt, keju mozarela, ice cream, dan madu tersedia untuk dibeli sebagai oleh-oleh.

4. Milkindo Green Farm Kepanjen

Berlokasi di Ngempit, Tegalsari, Kepanjen, farm wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan tiket masuk mulai dari Rp10.000 sudah termasuk segelas susu segar gratis.

Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan sapi perah, kelinci, dan kuda, serta menikmati area playground dengan trampolin dan kolam renang berseluncuran.

Tersedia pula wahana tambahan seperti e-bike, sepeda tandem, ATV, dan fasilitas memancing untuk melengkapi pengalaman liburan.

5. Rabbit Park

Berlokasi di Samaan Klojen, Jurangrejo, Pandesari, Kecamatan Pujon, taman ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket Rp15.000 di hari kerja dan Rp20.000 di hari libur.

Di sini pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan kelinci yang berlarian bebas di area terbuka dengan latar pemandangan pegunungan.

Tersedia pula spot foto unik seperti replika rumah Hobbit yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

6. Kampung Wisata Keramik Dinoyo

Berlokasi di Jalan MT Haryono 9 No.336, Dinoyo, Lowokwaru, kawasan wisata ini buka setiap hari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan dapat dikunjungi secara gratis.

Setiap rumah di kampung ini berfungsi sebagai showroom keramik, mulai dari souvenir hingga perlengkapan dapur dengan berbagai pilihan desain.

Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan keramik tradisional dari tangan pengrajin lokal di sepanjang gang kampung.

7. Jawa Timur Park

Berlokasi di Jalan Raya Oro-Oro Ombo No.9, Temas, Kota Batu, kawasan ini buka setiap hari pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dengan harga tiket mulai dari Rp30.000.

Terbagi menjadi tiga area utama, Jatim Park 1 menawarkan wahana hiburan klasik termasuk roller coaster, Jatim Park 2 menghadirkan Batu Secret Zoo sebagai salah satu kebun binatang terbesar di Indonesia, dan Jatim Park 3 mengajak pengunjung menjelajahi era dinosaurus di Dino Park.

8. Museum Angkut

Berlokasi di Jalan Terusan Sultan Agung No.2, Ngaglik, Kota Batu, museum transportasi pertama di Asia Tenggara ini buka setiap hari pukul 12.00 hingga 20.00 WIB dengan harga tiket Rp120.000.

Koleksinya mencakup kendaraan dari berbagai era dan negara, mulai dari delman tradisional hingga mobil modern yang mencerminkan perkembangan transportasi manusia.

Pengunjung dapat menaiki beberapa kendaraan antik dan mencoba wahana simulasi penerbangan yang tersedia di dalamnya.

9. Museum D'Topeng

Berlokasi di kawasan Museum Angkut, Jalan Terusan Sultan Agung No.2, Kota Batu, museum ini menampilkan beragam koleksi topeng kesenian dari berbagai daerah di Indonesia.

Koleksinya juga mencakup berbagai artefak budaya yang merekam warisan seni tradisional Nusantara dari berbagai masa.

10. The Bagong Adventure Museum Tubuh

Berlokasi di Jalan Kartika No.2, Sisir, Kota Batu di kawasan Jatim Park 1, museum manusia pertama di Indonesia ini buka setiap hari pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dengan tiket Rp115.000.

Berbagai zona interaktif seperti zona gigi dan zona otak tersedia untuk membantu pengunjung memahami cara kerja tubuh dengan cara yang menyenangkan.

Fasilitas tambahan berupa Bagong Science Center, bioskop 3D, dan pemeriksaan kesehatan gratis termasuk tes kolesterol dan mata turut tersedia.

11. Museum Satwa

Berlokasi di Jalan Raya Oro-Oro Ombo No.9, Temas, Kota Batu di kawasan Jatim Park 2, museum ini buka setiap hari pukul 09.30 hingga 17.30 WIB dengan tiket Rp140.000.

Koleksinya mencakup ribuan spesimen hewan yang diawetkan dari berbagai benua, mulai dari serangga, mamalia, hewan buas, aneka ikan, hingga berbagai jenis burung.

Setiap koleksi dilengkapi dengan informasi detail mengenai nama, habitat asli, dan fakta unik dari hewan yang dipamerkan.

12. Museum Musik Dunia

Berlokasi di Jalan Ir. Soekarno No.144, Beji, Kota Batu di kawasan Jatim Park 3, museum ini buka setiap hari pukul 11.00 hingga 20.00 WIB dengan tiket Rp40.000 di hari kerja dan Rp50.000 di akhir pekan.

Koleksinya mencakup beragam alat musik dari berbagai belahan dunia, lengkap dengan informasi cara penggunaannya, serta patung lilin musisi-musisi terkenal dari dalam dan luar negeri.

13. Museum Ganesha

Berlokasi di Perumahan Graha Kencana, Jalan Raya Karanglo, museum ini buka setiap hari mulai pukul 13.30 hingga 22.00 WIB dengan tiket masuk Rp25.000.

Koleksinya menampilkan warisan budaya nasional seperti wayang golek, topeng Malangan, reog Ponorogo, alat musik tradisional, serta berbagai artefak kerajaan seperti kendi, keramik, dan arca kuno.

14. Museum Mpu Purwa

Berlokasi di Perumahan Griya Santa, Jalan Soekarno-Hatta No.210 Blok B, Lowokwaru, museum ini buka Selasa hingga Minggu pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan tutup setiap Senin, dengan tiket masuk gratis.

Koleksinya mencakup arca-arca kuno dan artefak peninggalan masa kerajaan Hindu-Buddha yang ditata secara rapi dan estetis.

15. Museum Brawijaya

Berlokasi di Jalan Besar Ijen No.25A, Klojen, museum ini buka setiap hari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dengan tiket masuk Rp10.000.

Koleksinya merekam perjuangan pasukan Brawijaya Jawa Timur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, mencakup kendaraan perang seperti tank, panser, meriam, serta berbagai foto dan diorama bersejarah.

16. Predator Fun Park

Berlokasi di Jalan Raya Tlekung No.315, Kota Batu, destinasi ini buka setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan tiket masuk Rp60.000.

Taman edukatif ini memperkenalkan pengunjung pada berbagai hewan predator seperti buaya, ular, dan aneka reptil dengan cara yang aman dan menarik.

Tersedia pula aktivitas memberi makan buaya secara langsung serta berbagai wahana permainan tambahan di dalam area.

17. Kampung Budaya Polowijen

Berlokasi di Jalan Cakalang, RT.3/RW.2, Polowijen, Blimbing, kampung budaya ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB dengan tiket masuk hanya Rp2.000.

Di sini pengunjung dapat menyaksikan pameran interaktif tentang pembuatan tembikar, pertunjukan kesenian, serta mengenal sejarah lokal yang dikaitkan dengan asal-usul kota ini.

EDITOR: Hanny Suwindari