← Beranda
5 Fakta Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung yang Wajib Diketahui untuk Liburan Setelah Lebaran
Rian Alfianto• Kamis, 2 April 2026 | 00.00 WIB
Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (RianAlfianto/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Setelah momen mudik dan silaturahmi Lebaran usai, banyak orang mulai merencanakan liburan singkat untuk melepas penat sebelum kembali ke rutinitas. Salah satu destinasi favorit yang selalu ramai dikunjungi adalah Bandung.

Selain menggunakan mobil pribadi dan kereta konvensional, kini ada pilihan transportasi yang jauh lebih cepat: Kereta Cepat Whoosh.

Kereta cepat pertama di Indonesia sekaligus Asia Tenggara ini menjadi salah satu moda transportasi favorit wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis. Dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat biasa, Whoosh sering dipilih untuk perjalanan singkat, bahkan sekadar 'pulang-pergi sehari' ke Bandung.

Buat yang berencana memanfaatkan momen liburan setelah Lebaran, ada beberapa fakta menarik yang patut diketahui. Informasi ini bisa menjadi referensi sebelum memesan tiket dan merencanakan perjalanan.

1. Perjalanan Jakarta–Bandung Kini Kurang dari 1 Jam

Salah satu alasan utama orang memilih Whoosh adalah kecepatannya. Kereta ini memiliki kecepatan operasional hingga sekitar 350 km/jam, membuatnya menjadi kereta tercepat di kawasan Asia Tenggara.
Perjalanan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang atau Stasiun Tegalluar Summarecon hanya memakan waktu sekitar 30–45 menit.

Baca Juga: Tri Indah R Pingsan Usai Viral Kasus VCS Bersama Suami Clara Shinta

Sebagai perbandingan, perjalanan mobil lewat tol biasanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam dalam kondisi normal. Pada periode setelah Lebaran, arus lalu lintas menuju destinasi wisata seperti Bandung juga masih berpotensi padat.

Dengan Whoosh, jarak Jakarta–Bandung terasa jauh lebih dekat.

2. Nama 'Whoosh' Ternyata Punya Makna Khusus

Nama Whoosh bukan sekadar meniru suara kereta cepat yang melesat. Istilah ini merupakan akronim dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat.

Nama tersebut dipilih untuk menggambarkan tujuan utama layanan kereta cepat ini: mempersingkat waktu perjalanan sekaligus menghadirkan teknologi transportasi modern.

Proyek kereta cepat ini sendiri dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China yang mengoperasikan layanan antara Jakarta dan Bandung.

3. Desain Kereta Terinspirasi Komodo

Hal menarik lain dari Whoosh adalah desain keretanya yang tidak sekadar futuristik. Kereta tipe KCIC400AF memiliki moncong panjang yang disebut-sebut terinspirasi dari bentuk kepala komodo, hewan endemik Indonesia yang menjadi simbol kekuatan dan keunikan alam Nusantara.

Sentuhan lokal juga terlihat di bagian interior. Beberapa elemen dekorasi menggunakan motif batik Megamendung khas Cirebon yang diterapkan pada kursi maupun detail interior lainnya.

Perpaduan teknologi modern dan unsur budaya ini menjadi salah satu identitas unik kereta cepat Indonesia.

4. Fasilitas Modern untuk Perjalanan Nyaman

Whoosh dirancang bukan hanya cepat, tetapi juga nyaman untuk perjalanan singkat maupun perjalanan bisnis.
Kereta ini memiliki beberapa kelas layanan, mulai dari Premium Economy, Business Class, hingga First Class.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bekasi

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
Kursi ergonomis dengan ruang kaki lega, meja lipat untuk bekerja atau makan, USB port untuk mengisi daya ponsel, toilet modern dan kereta makan (dining car).

Kenyamanan ini membuat perjalanan yang hanya 30–40 menit tetap terasa menyenangkan, terutama bagi penumpang yang ingin bekerja selama perjalanan.

5. Terhubung dengan Transportasi Umum Lain

Salah satu keunggulan Whoosh adalah integrasinya dengan moda transportasi lain, sehingga penumpang tidak perlu bingung melanjutkan perjalanan.

Misalnya, dari Stasiun Halim penumpang bisa langsung terhubung dengan LRT Jabodebek yang menghubungkan kawasan Jakarta, Bekasi, dan Depok.

Sementara di Bandung, penumpang yang turun di Stasiun Padalarang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta feeder menuju Stasiun Bandung yang berada di pusat kota.

Integrasi ini membuat perjalanan terasa lebih praktis tanpa harus berganti kendaraan terlalu banyak.

Pilihan Tepat untuk Liburan Setelah Lebaran

Bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan setelah Lebaran tanpa harus mengambil cuti panjang, Whoosh bisa menjadi alternatif transportasi yang menarik.

Selain menghemat waktu perjalanan, kereta cepat ini juga menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan perjalanan darat biasa.

Dengan waktu tempuh kurang dari satu jam, bepergian dari Jakarta ke Bandung kini terasa lebih ringkas, efisien, dan tetap menyenangkan, cocok untuk mengisi sisa momen liburan sebelum kembali beraktivitas.

EDITOR: Sabik Aji Taufan