← Beranda
Baterai HP Android Boros? Coba Matikan 7 Pengaturan Ini Biar Lebih Awet!
Nanda Prayoga• Selasa, 20 Oktober 2026 | 21.52 WIB
Ilustrasi HP Android yang kehabisan baterai. (freepik)

JawaPos.com - Baterai HP Android yang cepat habis bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama ketika kamu sedang berada di luar rumah dan sulit menemukan sumber listrik. 

Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh baterai yang sudah rusak. Sejumlah pengaturan dan fitur yang aktif di HP juga bisa meningkatkan konsumsi daya, bahkan ketika perangkat tidak sedang digunakan secara intensif.

Untuk membantu memperpanjang daya tahan baterai, kamu bisa memeriksa sejumlah pengaturan yang sebenarnya tidak selalu dibutuhkan. Beberapa fitur dapat dibatasi atau dimatikan ketika sedang tidak digunakan agar konsumsi daya lebih terkendali. 

Baca Juga: Api Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Merembet ke Kebun Warga di Pasuruan

Berikut 7 pengaturan Android yang bisa kamu cek untuk membantu menghemat baterai!

1. Matikan Always-On Display jika Tidak Dibutuhkan

Fitur Always-On Display memungkinkan layar menampilkan informasi seperti jam, tanggal, dan notifikasi meskipun HP sedang terkunci. Fitur ini praktis karena kamu tidak perlu menyalakan layar sepenuhnya hanya untuk melihat informasi tersebut.

Namun, layar yang terus menampilkan informasi tetap dapat menggunakan daya, terutama pada perangkat dengan jenis layar dan pengaturan tertentu. Jika kamu ingin menghemat baterai, coba matikan Always-On Display melalui menu pengaturan layar. Nama dan lokasi menunya bisa berbeda tergantung merek serta model HP Android yang kamu gunakan.

Baca Juga: FIA Rallycross World Cup Debut di Jakarta, Juara Dunia Sebastien Loeb Ramaikan Persaingan

2. Batasi Aktivitas Aplikasi di Latar Belakang

Sejumlah aplikasi tetap menjalankan aktivitas ketika tidak sedang dibuka. Misalnya, aplikasi media sosial memperbarui konten, aplikasi email melakukan sinkronisasi, atau aplikasi tertentu mengirimkan notifikasi secara berkala. Aktivitas tersebut bisa ikut mengonsumsi daya baterai.

 

Kamu dapat memeriksa penggunaan baterai setiap aplikasi melalui menu pengaturan, kemudian membatasi aktivitas latar belakang untuk aplikasi yang tidak membutuhkan pembaruan terus-menerus. Namun, jangan membatasi semua aplikasi secara sembarangan. Aplikasi pesan, email, atau layanan penting lainnya mungkin memerlukan aktivitas latar belakang agar notifikasi tetap masuk tepat waktu.

3. Nonaktifkan Bluetooth Saat Tidak Digunakan

Bluetooth dibutuhkan untuk menghubungkan HP dengan perangkat lain, seperti earphone nirkabel, smartwatch, speaker, atau perangkat di dalam mobil. Ketika tidak digunakan, kamu bisa mematikan Bluetooth untuk mengurangi aktivitas konektivitas yang tidak diperlukan.

Baca Juga: Imigrasi Benarkan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia, Sebut Belum Ada Pencekalan

Meski begitu, Bluetooth tidak selalu menjadi penyebab utama baterai boros. Dampaknya bergantung pada perangkat yang terhubung dan aktivitas yang berlangsung. Jika kamu tidak menggunakan aksesori nirkabel atau fitur yang memerlukan Bluetooth, menonaktifkannya bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengelola konsumsi daya.

4. Kurangi Kecerahan Layar dan Waktu Layar Menyala

Layar termasuk komponen yang dapat mengonsumsi daya cukup besar, terutama ketika digunakan dalam waktu lama dengan tingkat kecerahan tinggi. Bermain game, menonton video, atau membaca konten dengan layar yang terus menyala bisa membuat baterai lebih cepat berkurang.

Untuk menghemat daya, kamu bisa menurunkan kecerahan layar ke tingkat yang tetap nyaman dilihat. Selain itu, atur waktu layar mati otomatis atau screen timeout menjadi lebih singkat, misalnya 30 detik atau satu menit. Dengan begitu, layar tidak terus menyala ketika kamu lupa mengunci HP setelah selesai menggunakannya.

Baca Juga: Siapa Penerus Kim Jong Un Jika Meninggal? Ada Dua Nama yang Disorot

5. Batasi Akses Lokasi untuk Aplikasi yang Tidak Memerlukannya

Fitur lokasi berguna untuk navigasi, memesan transportasi online, mencari tempat terdekat, hingga menampilkan informasi cuaca. Namun, beberapa aplikasi mungkin tetap memiliki izin mengakses lokasi meskipun fitur tersebut tidak dibutuhkan untuk fungsi utamanya.

 

Kamu bisa membuka pengaturan lokasi dan memeriksa izin setiap aplikasi. Pilih akses lokasi hanya saat aplikasi digunakan untuk aplikasi yang tidak memerlukan pelacakan sepanjang waktu. Jika tersedia, kamu juga bisa menonaktifkan akses lokasi di latar belakang. Cara ini membantu mengurangi aktivitas yang tidak perlu sekaligus memberi kamu kendali lebih besar atas privasi.

6. Matikan Sinkronisasi Otomatis yang Tidak Penting

HP Android dapat menyinkronkan berbagai informasi secara otomatis, seperti data akun, kalender, kontak, foto, dan dokumen. Proses ini membantu menjaga data tetap terbaru di beberapa perangkat, tetapi sinkronisasi tertentu dapat menggunakan daya dan koneksi internet.

Coba periksa akun serta aplikasi yang melakukan sinkronisasi otomatis. Jika ada layanan yang tidak perlu diperbarui setiap saat, kamu bisa mengurangi frekuensi sinkronisasi atau menonaktifkan fitur otomatisnya melalui pengaturan yang tersedia. Pastikan kamu memahami dampaknya karena perubahan ini dapat membuat data tertentu tidak langsung diperbarui sampai kamu melakukan sinkronisasi secara manual.

7. Batasi Refresh Rate Layar yang Terlalu Tinggi

Sejumlah HP Android memiliki layar dengan refresh rate tinggi, seperti 90 Hz atau 120 Hz. Pengaturan tersebut membuat pergerakan di layar terlihat lebih mulus, terutama ketika menggulir halaman atau bermain game yang mendukungnya.

Namun, penggunaan refresh rate tinggi dapat meningkatkan konsumsi daya dalam kondisi tertentu. Jika kamu lebih mengutamakan daya tahan baterai, coba ubah pengaturan layar ke mode standar atau refresh rate yang lebih rendah. Beberapa HP juga menyediakan mode adaptif yang menyesuaikan refresh rate berdasarkan aktivitas. Pilihan ini bisa menjadi jalan tengah antara tampilan yang mulus dan penggunaan baterai yang lebih efisien.

 

EDITOR: Bintang Pradewo