JawaPos.com - Meta memperluas model layanan berbayarnya melalui Meta One, paket langganan yang menggabungkan fitur premium di Instagram, WhatsApp, Facebook, dan Meta AI.
Layanan ini diklaim menawarkan batas penggunaan kecerdasan buatan (AI) lebih tinggi, fitur ekspresi tambahan, hingga sejumlah perangkat profesional untuk kreator dan pelaku bisnis.
Meta One mulai tersedia secara global secara bertahap. Termasuk Indonesia. Saat diperkenalkan, layanan tersebut membawa lebih dari 50 fitur yang tersebar di berbagai aplikasi Meta. Perusahaan menyebut jumlah pelanggan dan pengguna uji coba layanan ini telah mencapai 15 juta.
Meski demikian, pengguna yang tidak berlangganan tetap dapat memakai layanan dasar Instagram, Facebook, WhatsApp, serta Meta AI secara gratis.
Melalui keterangannya, perwakilan Meta di Indonesia menyebut, perbedaan utama Meta One terletak pada kapasitas penggunaan AI. Jika versi gratis Meta AI tetap ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari, pelanggan paket tertentu mendapatkan akses lebih luas ke fitur AI yang membutuhkan daya komputasi lebih besar.
Melalui paket bundel, pengguna dapat membuat dan mengedit gambar, menghasilkan video menggunakan model Muse, hingga memakai fitur berbasis AI seperti Restyle di Instagram dengan batas penggunaan yang lebih tinggi.
Meta sebelumnya telah menguji paket berlangganan individual melalui Instagram Plus, Facebook Plus, dan WhatsApp Plus. Ketiga layanan tersebut kemudian menjadi bagian dari paket bundel Meta One.
Instagram Plus, misalnya, mendapat sejumlah fitur seperti pilihan font kustom untuk DM dan Story, notifikasi ketika pengguna tertentu melihat Story, serta pratinjau pesan DM.
Facebook Plus menawarkan kustomisasi Messenger, insight Reels yang lebih mendalam, dan perluasan fitur super reaction. Sementara WhatsApp Plus tengah menguji fitur seperti penyimpanan cadangan obrolan dan media serta Focus Schedules untuk mengatur waktu munculnya notifikasi percakapan.
Dengan Meta One, fitur-fitur tersebut dikombinasikan dengan akses AI yang lebih besar melalui paket Core dan Premium.
Dalam tahap pengujian awal, Meta menyebut lebih dari separuh pelanggan aktif menggunakan fitur AI maupun fitur ekspresi dalam paket bundel. Restyle dan efek suara di Instagram menjadi sejumlah fitur yang banyak digunakan.
Ada Paket Khusus Kreator dan Bisnis
Meta juga membidik kreator serta pelaku bisnis melalui paket yang tidak hanya menawarkan fitur AI, tetapi juga perangkat untuk mengelola kehadiran digital.
Beberapa fitur yang ditawarkan mencakup tampilan profil yang dapat menampilkan situs web, lokasi usaha, dan ulasan pelanggan. Ada pula tombol 'Ikuti' yang dibuat lebih menonjol pada Reels serta sistem undangan otomatis untuk mengikuti akun bagi pengguna yang berinteraksi dengan konten.
Untuk komunikasi bisnis, Meta menyiapkan dukungan Meta Business Agent yang memungkinkan pelaku usaha memberikan respons kepada pelanggan sepanjang waktu.
Meta juga berencana memperluas fungsi agen AI untuk membantu pekerjaan seperti pemasaran, operasional, pembuatan konten, hingga optimasi bisnis.
Salah satu fitur yang akan datang adalah Edits Plus. Fitur tersebut akan menjadi bagian dari Meta One dan menawarkan penyimpanan cloud yang lebih besar untuk menyinkronkan proyek pengeditan di berbagai perangkat.
Asisten Edits juga akan mendapat kemampuan tambahan untuk menganalisis insight Instagram dan membantu menghasilkan ide konten.
Di Indonesia, harga langganan Meta One berbeda berdasarkan jenis paket. Paket produk tunggal menjadi opsi dengan biaya paling rendah, sementara paket untuk bisnis dan kreator dapat mencapai jutaan rupiah per bulan.
Meski demikian, harga, fitur, dan ketersediaan Meta One dapat berbeda berdasarkan wilayah, aplikasi, dan akun pengguna.
Dengan model ini, Meta pada dasarnya mempertahankan layanan inti secara gratis sembari menempatkan kapasitas AI dan fitur profesional sebagai bagian dari layanan berlangganan.
Baca Juga: Kacamata Meta Diwaspadai Polisi AS, dari Rekaman Diam-diam hingga Ancaman Teror
Perusahaan juga berencana memperluas Meta One ke lebih banyak produk, termasuk Edits dan perangkat kacamata berbasis AI. (*)