← Beranda
Tren Laptop 2026, Asus Perkuat Kecerdasan Artifisial Tanpa Internet
Dadang KurniaJumat, 11 September 2026 | 01.08 WIB
Head of Public Relations and Digital ASUS Indonesia, Brama Setyadi (kiri) dan Technical Public Relations of ASUS Indonesia Adrian Pradipta memamerkan produk andalannya pada gelaran 'ASUS No.1 Quality & Service 2026' di Surabaya, Kamis (10/9). (Dok Dadang Kurnia/JawaPos.com)

JawaPos.com - Perkembangan teknologi komputer portabel pada 2026 tidak lagi hanya berfokus pada desain tipis atau performa prosesor semata. Kemampuan bertahan di cuaca ekstrem serta kecerdasan buatan (AI) yang mampu bekerja tanpa jaringan internet menjadi standar baru di industri perangkat keras.

 

Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan perangkat keras komputer dan elektronik konsumen ASUS memamerkan lompatan teknologi komputasi seluler melalui uji durabilitas ekstrem dan unjuk gigi asisten AI otonom terbarunya. Hal itu dipamerkan dalam gelaran ASUS No.1 Quality & Service 2026 yang diselenggarakan di Surabaya pada Kamis (10/9).

 

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin menyebutkan, iklim tropis dan mobilitas tinggi masyarakat Indonesia menuntut perangkat keras yang jauh lebih tangguh dari sebelumnya. "Kami memastikan setiap laptop teruji tangguh menghadapi aktivitas harian penggunanya di Surabaya dan seluruh Indonesia," ujarnya.

 

Untuk membuktikan ketahanan fisik perangkat, acara ini menghadirkan fasilitas durability test interaktif. Pengunjung disuguhkan demonstrasi langsung bagaimana perangkat keras disiksa dengan berbagai kondisi yang mengacu pada sertifikasi standar militer MIL-STD 810H.

 

Beberapa pengujian ekstrem yang diperagakan meliputi simulasi perangkat yang terjatuh dari ketinggian tertentu, hingga mendemokan laptop tidak rusak dan tetap menyala saat ditindih beban mencapai 100 kilogram. Selain ketahanan fisik, sorotan utama dalam tren laptop 2026 adalah integrasi Neutral Processing Unit (NPU) yang kian masif. Perangkat keras generasi terbaru ASUS diakuinya telah dibekali NPU dengan performa pemrosesan mencapai 80 TOPS (Trillion Operations Per Second).

 

Selain itu, inovasi paling menarik bagi pengguna adalah kehadiran AI yang mampu beroperasi tanpa koneksi internet sama sekali. Teknologi AI terkini yang diperkenalkan di antaranya ASUS Virtual Assistant Omni, chatbot AI eksklusif yang beroperasi sepenuhnya secara offline. Teknolohi ini memastikan privasi data pengguna tetap terjaga rapat tanpa harus dikirim ke cloud.

 

Selain itu, ada juga ASUS Zenni Claw, sebuah AI agent tingkat lanjut yang tidak hanya membalas percakapan, tetapi mampu memahami tujuan pengguna dan mengeksekusi tugas multi-tahap secara mandiri, seperti menyusun draf presentasi, membuat itinerary perjalanan, hingga merangkum berita harian.

 

Sebagai bentuk jaminan atas teknologi yang ditawarkan, ASUS mengumumkan perombakan standar layanan purna jualnya. Lini produk premium mereka kini dilindungi garansi internasional dan Accidental Damage Protection (ADP) hingga 3 tahun, yang menanggung kerusakan tidak disengaja seperti tumpahan cairan.

 

EDITOR: Diar Candra