JawaPos.com - Google memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada sejumlah aplikasi produktivitasnya. Kali ini, perusahaan menghadirkan fitur berbasis percakapan dan suara di Gmail, Google Docs, serta Google Keep.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten AI menggunakan bahasa sehari-hari. Mulai dari mencari informasi dalam kotak masuk, menyusun dokumen, hingga mencatat ide dapat dilakukan melalui perintah suara tanpa harus selalu mengetik.
Google sebelumnya telah memperkenalkan kemampuan ini dalam ajang Google I/O pada Mei lalu. Perusahaan kemudian memberikan nama berbeda untuk masing-masing fitur, yakni Gmail Live, Docs Live, dan Keep Live.
Di Gmail, pengguna kini dapat meminta bantuan AI untuk menemukan informasi tertentu dalam kotak masuk hanya dengan mengajukan pertanyaan. Cara tersebut menjadi alternatif dari penggunaan kolom pencarian secara manual.
Baca Juga: Indonesia Tawarkannya Lebih dari 100 Blok Migas ke Investor Rusia di Forum EEF
Selama percakapan berlangsung, pengguna juga dapat melihat transkrip secara langsung dari apa yang mereka sampaikan kepada asisten AI berbasis Gemini.
Sementara itu, Docs Live dirancang untuk membantu pengguna memulai proses penulisan. Pengguna cukup menjelaskan melalui suara mengenai materi yang ingin dibuat, kemudian AI akan menyusun draf awal berdasarkan instruksi tersebut.
Kemampuan Docs Live tidak hanya mengandalkan informasi yang tersedia di dokumen. Asisten AI juga dapat menggunakan data dari Gmail, Google Drive, percakapan, hingga informasi di web untuk membantu menghasilkan draf yang lebih sesuai dengan kebutuhan.
Berbeda dengan Gmail dan Docs, Keep Live lebih berfokus pada pencatatan. Pengguna dapat mengutarakan ide atau informasi yang ingin disimpan tanpa perlu mengetik secara manual.
Fitur tersebut juga dapat mengubah perintah sederhana menjadi catatan yang lebih terstruktur. Misalnya, pengguna dapat meminta Keep Live membuat daftar bahan yang diperlukan untuk memasak shakshouka.
Dari sisi ketersediaan, Gmail Live dapat digunakan oleh pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra. Sementara itu, Docs Live dan Keep Live hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra.
Untuk tahap awal, seluruh fitur tersebut hadir dalam bahasa Inggris dan dapat digunakan melalui perangkat berbasis iOS maupun Android. Google juga memastikan fitur serupa akan segera diperluas kepada pelanggan Google Workspace dari kategori Business.
Baca Juga: Perilaku Investasi di Pasar Modal Indonesia Makin Dinamis, Jumlah Investor Meningkat 9,9 Juta
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Google memperluas fungsi suara dan AI di berbagai produknya. Sebelumnya, pada April, perusahaan menghadirkan kemampuan dikte lintas aplikasi pada perangkat Mac.
Google kemudian membawa teknologi serupa ke lini Pixel. Pada Agustus, Pixel 11 diperkenalkan dengan fitur dikte berbasis Gemini bernama Rambler yang dapat menghapus kata-kata pengisi atau filler words dari ucapan pengguna.
Tak berhenti di situ, Google juga memperkenalkan Gemini 3.5 Transcribe pada Agustus. Model tersebut ditujukan untuk kebutuhan konversi suara menjadi teks atau speech-to-text.