JawaPos.com - Rockstar Games membawa kabar yang cukup melegakan bagi calon pemain Grand Theft Auto 6 (GTA 6).
Studio tersebut memastikan game terbarunya tidak akan dibekali transaksi mikro maupun teknologi AI generatif ketika resmi meluncur pada November mendatang.
Seperti dilansir dari IGN, kepastian tersebut disampaikan Rockstar dalam sesi wawancara bersama Kinda Funny Games pada awal pekan ini.
Dalam kesempatan itu, pengembang memberikan jawaban tegas terkait dua isu yang belakangan kerap menjadi perdebatan di industri game, yakni monetisasi dalam game dan penggunaan AI generatif.
Andy Cortez dari Kinda Funny mengungkapkan bahwa dirinya sempat menanyakan kepada Rockstar mengenai kemungkinan pemain menggunakan uang sungguhan untuk membeli berbagai item atau konten di dalam GTA 6.
Pertanyaan tersebut diajukan ketika berlangsungnya acara pratinjau sebelum penayangan GTA 6: Extended Look. Menurut Cortez, jawaban yang diberikan Rockstar cukup jelas, yakni tidak ada monetisasi dalam gim ini.
Pertanyaan mengenai AI generatif juga ikut dilontarkan. Greg Miller dari Kinda Funny mengatakan bahwa ia secara langsung meminta konfirmasi kepada Rockstar mengenai apakah teknologi AI generatif digunakan dalam pengembangan GTA 6.
Rockstar kemudian menyatakan bahwa tidak ada penggunaan AI generatif dalam game tersebut. Dengan demikian, GTA 6 untuk sementara dipastikan hadir tanpa dua elemen yang belakangan cukup sensitif di kalangan pemain dan pengembang.
Penggunaan AI generatif sendiri menjadi salah satu isu yang cukup ramai diperbincangkan dalam industri game. Sejumlah judul, termasuk Clair Obscur: Expedition 33 dan Arc Raiders, sebelumnya menghadapi sorotan terkait keterlibatan teknologi tersebut dalam proses pengembangan.
Bagi jutaan penggemar yang sudah menunggu lebih dari satu dekade sejak game utama sebelumnya, kepastian tersebut tentu menjadi kabar positif. GTA 6 sendiri menjadi salah satu game yang paling dinantikan dan dijadwalkan meluncur pada pertengahan November.
Meski demikian, pernyataan Rockstar soal transaksi mikro tetap perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Studio tersebut menyebut GTA 6 tidak akan menggunakan sistem monetisasi yang memungkinkan pemain mengeluarkan uang sungguhan untuk membeli konten dalam game saat peluncuran.
Hal ini tentunya menjadi kabar baik, terutama bagi pemain yang menantikan pengalaman single-player tanpa gangguan model monetisasi semacam itu. Namun, pernyataan tersebut sekaligus belum memberikan gambaran mengenai rencana Rockstar untuk Grand Theft Auto Online generasi berikutnya.
Rockstar hingga kini memang belum memberikan informasi lebih jauh mengenai versi terbaru layanan multiplayer tersebut.
Baca Juga: GTA VI Masuk Netflix! Rockstar Bakal Ungkap Extended Look Bulan Ini
Karena itu, kepastian GTA 6 tanpa microtransaction saat peluncuran belum tentu berarti strategi monetisasi Rockstar untuk ekosistem GTA secara keseluruhan akan berhenti di sana. (*)