← Beranda
Instagram Rilis Fitur First Draft, Bikin Reels Bisa jadi dalam Hitungan Detik
Nanda Prayoga• Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04.13 WIB
First Draft di Instagram. (Dok. Instagram)

 

 

JawaPos.com - Instagram menghadirkan fitur baru yang ditujukan untuk memangkas waktu pengguna saat mengedit video Reels. Fitur bernama First Draft tersebut dirancang untuk menyusun potongan video secara otomatis sehingga kreator tidak perlu lagi memulai proses penyuntingan dari nol.

Seperti dilansir dari TechCrunch, Jumat (28/8), pengumuman mengenai fitur tersebut disampaikan Instagram melalui unggahan di Threads. First Draft dapat memilih dan merangkai bagian-bagian video yang dianggap penting, sekaligus memangkas bagian yang tidak diperlukan seperti jeda.

Instagram mengklaim proses penyusunan draf tersebut dapat selesai dalam waktu kurang dari 10 detik. Dengan begitu, kreator bisa langsung memperoleh gambaran awal video sebelum melakukan penyuntingan lebih lanjut.

Cara ini juga ditujukan untuk memudahkan pengguna yang belum terbiasa menggunakan perangkat lunak penyuntingan video. Kreator cukup memilih sejumlah klip, kemudian membiarkan Instagram menyusun materi tersebut menjadi sebuah draf yang nantinya masih bisa disesuaikan.

Untuk tahap awal, First Draft baru tersedia bagi pengguna iPhone. Fitur tersebut dapat ditemukan melalui kamera Instagram ketika pengguna sedang merekam video maupun melalui galeri Reels setelah memilih beberapa klip yang ingin digunakan.

Meski demikian, teknologi yang ditawarkan First Draft bukanlah sesuatu yang sepenuhnya baru. Sejumlah platform penyuntingan video sebelumnya telah menghadirkan kemampuan serupa, termasuk Quick Cuts dari Adobe Firefly dan Auto Cut dari CapCut.

Perbedaannya, Instagram membawa fungsi tersebut langsung ke dalam platformnya. Kreator pun tidak perlu lagi mengekspor rekaman ke aplikasi penyuntingan lain hanya untuk melakukan pemotongan dan penyusunan dasar.

First Draft menjadi salah satu dari sejumlah fitur yang dikembangkan Instagram untuk mendukung aktivitas kreator sepanjang tahun ini. Sebelumnya, Instagram memperkenalkan Replace Audio, yang memungkinkan pengguna mengganti musik pada unggahan feed maupun carousel yang sudah dipublikasikan tanpa harus menghapus konten tersebut dan mengunggahnya kembali.

Instagram juga tengah menyiapkan integrasi asisten AI ke aplikasi penyuntingan videonya, Edits. Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan semakin besarnya porsi otomatisasi yang diberikan kepada kreator dalam proses produksi konten.

Di sisi lain, Instagram turut menguji fitur bernama Series. Fitur tersebut memungkinkan kreator mengelompokkan beberapa Reels yang saling berkaitan sehingga penonton dapat mengikuti konten berdasarkan urutan tertentu.

Jika diterapkan secara luas, Series dapat memberikan format baru bagi kreator untuk menyajikan video pendek. Reels tidak lagi harus berdiri sebagai konten terpisah, tetapi bisa dikemas menjadi rangkaian video dengan alur yang lebih terstruktur.

Peluncuran First Draft juga mendapat perhatian karena waktunya bertepatan dengan agenda hukum yang tengah dihadapi Meta. Pada hari yang sama, Kepala Instagram Adam Mosseri dijadwalkan memberikan kesaksian dalam persidangan yang berkaitan dengan tuduhan kecanduan media sosial terhadap Meta.

Dalam perkara tersebut, Meta dituduh merancang Instagram dan Facebook dengan mekanisme yang mendorong anak-anak menggunakan platform secara kompulsif. Gugatan itu juga menyoroti tuduhan bahwa perusahaan tidak cukup menangani potensi dampak negatif dari penggunaan media sosial.

Meta sendiri telah membantah tuduhan tersebut. Sementara itu, Instagram terus memperluas fitur yang berfokus pada kemudahan pembuatan konten, termasuk melalui otomatisasi penyuntingan seperti yang ditawarkan First Draft.

EDITOR: Estu Suryowati