JawaPos.com - Maraknya penipuan digital membuat pengguna layanan berbasis aplikasi perlu semakin waspada.
Salah satu modus yang kerap muncul adalah pelaku berpura-pura menjadi customer service untuk memperoleh data penting yang dapat digunakan mengambil alih akun maupun melakukan transaksi tanpa sepengetahuan pemiliknya.
"Customer Service resmi Orderkuota tidak pernah meminta data rahasia atau data sensitif pengguna dalam kondisi apa pun," ujar Tim Legal Orderkuota yang mewakili manajemen perusahaan, Aprillya.
Karena itu, masyarakat perlu memahami langkah-langkah sederhana untuk melindungi akun dari berbagai modus penipuan. Berikut lima tips yang dapat diterapkan.
1. Jangan Pernah Membagikan OTP, PIN, dan Password
"PIN transaksi, kode OTP, password, kode verifikasi, hingga akses login adalah data yang harus dijaga kerahasiaannya," kata Aprillya.
Informasi tersebut tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku berasal dari perusahaan.
Customer service resmi tidak akan pernah meminta data tersebut saat menangani komplain maupun membantu proses transaksi.
2. Pastikan Menghubungi Customer Service Melalui Kanal Resmi
Banyak pelaku mencantumkan nomor layanan palsu di mesin pencari, media sosial, hingga grup percakapan.
"Pastikan pengguna menghubungi layanan melalui kanal resmi yang tersedia di dalam aplikasi," ujar Aprillya.
Dengan menggunakan jalur resmi, pengguna dapat mengurangi risiko berkomunikasi dengan pihak yang menyalahgunakan identitas perusahaan.
3. Tolak Permintaan Transfer ke Rekening Pribadi
Aprillya mengingatkan bahwa customer service resmi juga tidak pernah meminta pengguna mentransfer dana ke rekening pribadi ataupun memberikan akses akun.
"Jika ada pihak yang meminta transfer uang atau data keamanan akun, segera hentikan komunikasi," ucapnya.
Permintaan seperti itu merupakan salah satu ciri umum modus phishing maupun penipuan digital.
4. Gunakan Fitur Bantuan atau Live Chat di Aplikasi
Saat mengalami kendala transaksi, pengguna disarankan memanfaatkan menu Bantuan atau Live Chat yang tersedia di aplikasi.
"Seluruh kanal komunikasi resmi telah tersedia di dalam aplikasi," kata Aprillya.
Perusahaan juga menyebut tidak menyediakan layanan customer service melalui nomor WhatsApp.
5. Segera Laporkan Nomor atau Akun yang Mencurigakan
Apabila menemukan akun atau nomor yang mengatasnamakan Orderkuota, pengguna sebaiknya segera melaporkannya agar tidak memakan korban lain.
"Kami terus melakukan edukasi kepada pengguna sekaligus memantau akun maupun nomor yang menggunakan identitas Orderkuota tanpa izin untuk dilaporkan ke platform terkait," ujar Aprillya.
Baca Juga: Hindari Kejahatan Siber, Fitur Keamanan Akun Telegram Ini Bisa Dicoba
Dia menambahkan, menjaga kerahasiaan data pribadi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan akun.
"Kami mengimbau seluruh pengguna agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan menggunakan kanal resmi di dalam aplikasi ketika membutuhkan bantuan," tuturnya. (*)