JawaPos.com - Platform media sosial X milik Elon Musk akhirnya merilis aplikasi Android generasi baru yang dibangun ulang dari nol. Pembaruan ini diklaim membawa peningkatan signifikan pada performa aplikasi, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan fitur-fitur baru di masa mendatang.
Seperti dilansir dari TechCrunch, peluncuran tersebut dilakukan hampir setahun setelah X mengumumkan rencananya untuk membangun ulang aplikasi Android yang selama ini dinilai tertinggal dari versi iOS, terutama dari sisi performa dan pengalaman pengguna.
Dalam pengumumannya, X menyebut aplikasi Android terbaru menawarkan proses pemuatan yang lebih cepat, pengguliran (scrolling) yang lebih mulus, peningkatan sistem notifikasi, serta berbagai optimalisasi lain. Versi terbaru itu kini sudah tersedia untuk diunduh pengguna Android.
Proyek pengembangan ini telah berlangsung hampir satu tahun. Pada Agustus tahun lalu, Kepala Produk X, Nikita Bier, mengungkapkan bahwa perusahaan membentuk sebuah "tim impian" Android untuk mendesain ulang pengalaman pengguna di platform tersebut.
Baca Juga: Google Dikabarkan Kembangkan Chip AI Baru yang Jauh Lebih Hemat Daya, Siap Perkuat Gemini
Beberapa bulan setelahnya, Bier juga menyebut Oktober menjadi salah satu periode dengan jumlah unduhan aplikasi Android terbesar dalam sejarah X. Kondisi itu membuat pengembangan aplikasi Android baru menjadi salah satu prioritas utama perusahaan.
Kini, setelah resmi dirilis, Bier menyebut pembangunan ulang aplikasi tersebut sebagai salah satu proyek rekayasa terbesar yang pernah dikerjakan X. Menurutnya, aplikasi ini benar-benar dibuat dari awal, bukan sekadar penyempurnaan dari versi sebelumnya.
"Lebih cepat, lebih lancar, dan lebih andal. Tetapi yang terpenting: ini akan memungkinkan kami untuk membangun fitur-fitur baru dengan kecepatan kilat," tulis Bier.
Pembaruan ini diharapkan mempermudah X menghadirkan inovasi baru. Dalam beberapa bulan terakhir, platform tersebut telah meluncurkan sejumlah layanan, seperti X Money dan X Chat, yang bahkan memperoleh aplikasi mandiri.
Perombakan aplikasi Android juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan pengguna X di pasar global. Pasalnya, Android masih menjadi sistem operasi ponsel pintar yang paling banyak digunakan di dunia.
Sebelumnya, aplikasi Android X sempat mengalami berbagai kendala performa. Bahkan pada satu periode tahun lalu, aplikasi tersebut dilaporkan gagal memuat unggahan ketika pengguna membuka tautan menuju postingan X.
Baca Juga: Raih Peringkat AAA, Menkeu Purbaya Sebut Utang Panda Bond Indonesia 'Mentok Atas'
Meski demikian, Bier mengakui masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan. Tim pengembang masih mengoptimalkan performa aplikasi untuk perangkat Android lawas serta menambahkan dukungan penuh bagi Spaces, fitur percakapan audio langsung milik X.
Selain itu, sejumlah fitur lain juga sedang disiapkan untuk versi Android, di antaranya editor video terbaru, fitur reaksi menggunakan video, dukungan cashtag, serta timeline kustom yang akan hadir melalui pembaruan berikutnya.