← Beranda
Meta Tambah Fitur AI di Facebook, Pencarian Kini Bisa Rangkum Jawaban dari Grup dan Reels
Nanda PrayogaSelasa, 16 Juni 2026 | 13.30 WIB
Meta. (Yves Herman/ Reuters).

 

JawaPos.com - Meta terus memperkuat strategi kecerdasan buatan (AI) di platform media sosialnya. Pada Senin (15/6), perusahaan mengumumkan serangkaian fitur AI baru di Facebook yang dirancang untuk mengubah cara pengguna mencari informasi, membuat konten, hingga berinteraksi di dalam platform.

Seperti dilansir dari TechCrunch, salah satu pembaruan terbesar adalah hadirnya AI Mode, fitur pencarian baru yang memanfaatkan Meta AI untuk menampilkan jawaban berdasarkan konten publik di Facebook, termasuk unggahan Grup dan Reels.

Melalui fitur ini, pengguna tidak lagi harus menelusuri deretan hasil pencarian secara manual. Mereka cukup mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari, lalu Meta AI akan menyajikan jawaban yang dirangkum dari berbagai diskusi yang sedang berlangsung di platform.

Langkah ini melanjutkan pengembangan ekosistem AI Meta setelah peluncuran aplikasi Forum bulan lalu. Aplikasi bergaya Reddit tersebut memiliki tab Ask atau Tanya yang memungkinkan pengguna memperoleh jawaban AI berdasarkan percakapan yang terjadi di berbagai Grup Facebook.

Baca Juga: Pelatihan Gratis Solusi Permudah Akses Belajar untuk Anak Muda

Meski menawarkan kemudahan, kehadiran AI Mode dan fitur Ask juga memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai akurasi informasi. Pasalnya, jawaban yang dihasilkan AI berasal dari unggahan pengguna biasa dan diskusi komunitas, bukan dari sumber yang telah diverifikasi.

Kondisi tersebut menimbulkan risiko munculnya informasi yang tidak akurat, menyesatkan, atau sudah tidak relevan. Kekhawatiran serupa sebelumnya juga sempat muncul pada fitur AI Overview milik Google yang mengambil referensi dari berbagai forum internet, termasuk Reddit.

Selain memperbarui fitur pencarian, Meta juga memperkenalkan sejumlah alat kreatif berbasis AI untuk pengguna Facebook.

Pengguna kini dapat memanfaatkan fitur pengeditan baru untuk membuat kolase yang lebih interaktif dengan berbagai efek transisi dan potongan visual pada montase video.

Tak hanya itu, Facebook juga menghadirkan preset foto berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengubah tampilan mereka secara virtual, mulai dari pakaian, gaya rambut, hingga aksesori.

Sebagai contoh, penggemar olahraga dapat mencoba mengenakan jersey tim favorit secara digital melalui menu AI Edit di Stories dan memilih opsi Wear It. Fitur serupa juga tersedia pada foto profil melalui menu Change Profile Picture with AI dan Wardrobe.

Pembaruan terbaru ini menambah panjang daftar fitur AI yang telah diluncurkan Meta dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Literasi Keuangan Pelajar Tertinggal dari Akses Finansial, Pendidikan Keuangan Inklusif Dinilai Mendesak

Pada Februari lalu, perusahaan memperkenalkan foto profil animasi yang dapat menghidupkan gambar statis dengan berbagai efek, seperti gerakan melambaikan tangan atau penggunaan aksesori virtual.

Kemudian pada Maret, Meta menghadirkan fitur AI di Facebook Marketplace yang mampu membalas pesan calon pembeli secara otomatis atas nama penjual.

Sementara itu, awal Juni ini Facebook juga meluncurkan asisten AI khusus kreator. Fitur tersebut memberikan rekomendasi personal, mulai dari waktu terbaik untuk mengunggah konten hingga ringkasan respons audiens di kolom komentar berdasarkan performa konten sebelumnya.

Rangkaian peluncuran ini menunjukkan strategi jangka panjang Meta untuk menjadikan AI sebagai bagian utama pengalaman pengguna Facebook. Selain meningkatkan keterlibatan pengguna, perusahaan juga berupaya membuka sumber pendapatan baru melalui layanan berbasis AI.

Sejalan dengan strategi tersebut, Meta baru-baru ini meluncurkan paket berlangganan global untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp dengan harga mulai dari USD 3,99 per bulan. Paket tersebut menawarkan fitur tambahan eksklusif, sementara sejumlah tingkatan langganan berbasis AI lainnya dikabarkan akan segera diperkenalkan.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan