JawaPos.com - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong perubahan besar dalam kebutuhan penyimpanan data global.
Lonjakan penggunaan AI PC, perangkat pintar, hingga robotika membuat industri penyimpanan dituntut menghadirkan teknologi yang lebih cepat, andal, dan fleksibel untuk menangani arus data yang semakin besar.
"AI mengubah secara fundamental cara data diciptakan, diproses, dan disimpan," ujar General Manager Lexar APAC William Lu dalam Jakarta Media dan Content Creator Gathering.
Dalam acara tersebut, Lexar merayakan perjalanan 30 tahun inovasinya sekaligus memaparkan arah pengembangan teknologi penyimpanan generasi berikutnya yang berfokus pada kebutuhan AI.
Didirikan di California pada 1996, Lexar berkembang dari pelopor teknologi kartu memori menjadi salah satu pemain global di industri penyimpanan data.
Saat ini perusahaan tersebut memiliki lebih dari 100.000 jaringan penjualan di enam benua dan melayani lebih dari 100 juta pengguna di lebih dari 70 negara.
Memasuki usia ke-30, Lexar memperkenalkan konsep AI Storage Core yang dibangun di atas tiga pilar utama, yakni performa tinggi, keandalan tinggi, dan fleksibilitas tinggi.
Teknologi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan perangkat AI modern yang membutuhkan akses data cepat, kemampuan pemrosesan intensif, serta mobilitas sistem yang lebih mudah.
Menurut William, penyimpanan data di masa depan tidak lagi berfungsi sebagai media pasif. "Penyimpanan akan menjadi penggerak kecerdasan pada berbagai perangkat berbasis AI," katanya.
Lexar menilai tren AI akan terus berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang. Mengacu pada proyeksi Gartner, pengiriman AI PC secara global diperkirakan mencapai 143 juta unit pada 2026 atau lebih dari separuh pasar komputer dunia.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, perusahaan sedang menyiapkan tiga kategori produk baru, yakni AI-Grade SSD untuk kebutuhan komputasi AI berperforma tinggi, AI-Grade Storage Stick untuk ekspansi kapasitas perangkat generasi baru, serta AI-Grade Card yang ditujukan untuk pencitraan AI 8K dan analitik edge secara real-time.
Pada kesempatan yang sama, Lexar juga mengumumkan kemitraan global dengan Tim Nasional Argentina (AFA) sebagai mitra penyimpanan resmi.
Kerja sama tersebut menghubungkan pengalaman tiga dekade Lexar di industri teknologi dengan salah satu tim sepak bola tersukses di dunia yang telah mengoleksi tiga gelar Piala Dunia.
"AFA dan Lexar memiliki komitmen yang sama terhadap kepemimpinan, profesionalisme, dan keunggulan global," kata Chief Marketing Officer Argentine Football Association (AFA) Leandro Petersen.
Kolaborasi tersebut akan diwujudkan melalui peluncuran sejumlah produk edisi khusus bertema Argentina, termasuk Lexar Air Portable SSD, Lexar SL500 Portable SSD, dan Lexar Solid State Dual Drive D500 USB yang dijadwalkan hadir pada paruh pertama 2026.
Selain mengumumkan kemitraan global, Lexar juga memperkenalkan PLAY X PCIe 4.0 M.2 NVMe SSD untuk pasar Indonesia. Produk ini menyasar kalangan gamer, kreator konten, dan pengguna yang membutuhkan pemrosesan data berkecepatan tinggi.
SSD tersebut menawarkan kecepatan baca hingga 7.400 MB per detik dan kecepatan tulis hingga 6.400 MB per detik. Spesifikasi itu diklaim mampu menghadirkan waktu pemuatan yang lebih cepat, pengalaman bermain yang lebih mulus, serta responsivitas tinggi pada PC gaming, konsol, maupun perangkat gaming portabel.
Regional Sales Director Lexar APAC Leanne Tsai menilai Indonesia menjadi salah satu pasar paling menarik di Asia Tenggara karena pertumbuhan ekosistem digital yang sangat cepat. "Kami hadir untuk memastikan setiap momen dapat tersimpan dengan aman," ujarnya. (*)