← Beranda
Apple AI Terbaru: Foto Diedit Sempurna Tanpa Hilang Esensi
Nanda PrayogaKamis, 11 Juni 2026 | 23.24 WIB
Logo Apple (Unsplash)

JawaPos.com - Selain menghadirkan Siri berbasis AI sebagai sorotan utama di Worldwide Developers Conference (WWDC), Apple juga memperkenalkan berbagai fitur baru berbasis Apple Intelligence yang akan hadir di iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, dan visionOS 27.

Seperti dilansir dari GSM Arena, Pada aplikasi Foto, Apple menghadirkan model pemrosesan gambar yang lebih canggih untuk memungkinkan pengguna melakukan pengeditan tanpa menghilangkan esensi momen asli saat foto diambil.

Salah satu fitur barunya adalah Spatial Reframing, yang memungkinkan pengguna menggeser perspektif foto dengan menyentuh dan menyeret gambar sambil melihat pratinjau perubahan secara real-time.

Berkat pemahaman spasial yang dimiliki Vision Pro, pengguna seolah dapat memosisikan ulang kamera di dalam adegan yang sama. Konten baru hanya akan dihasilkan pada area yang mengalami perubahan perspektif sehingga hasil foto tetap konsisten dengan kondisi aslinya.

Apple juga menghadirkan alat Expand yang memungkinkan pengguna memperluas area gambar, meluruskan cakrawala yang miring tanpa memangkas bagian penting, serta menyesuaikan rasio aspek foto.

Sementara itu, fitur Clean Up mendapat peningkatan signifikan dengan kemampuan menghapus objek atau gangguan visual secara lebih natural, termasuk pada adegan yang kompleks.

Di Safari, Apple menambahkan sejumlah fitur berbasis AI. Browser ini kini dapat mengelompokkan tab secara otomatis berdasarkan topik yang relevan.

Tab baru akan dimasukkan ke kelompok yang sesuai atau dibuatkan kategori baru bila diperlukan. Fitur Notify Me memungkinkan Safari memantau perubahan pada halaman web dan mengirimkan notifikasi ketika ada pembaruan, seperti ketersediaan stok atau perubahan harga.

Safari juga menghadirkan fitur Describe an Extension yang memungkinkan pengguna membuat ekstensi khusus hanya dengan menjelaskan fungsi yang diinginkan. Sistem AI kemudian akan menghasilkan ekstensi tersebut dan menambahkannya langsung ke toolbar browser.

Aplikasi Passwords kini mampu mendeteksi kata sandi yang lemah atau telah bocor, lalu menggantinya secara otomatis hanya dengan satu ketukan. Dengan bantuan Apple Intelligence dan Safari, sistem dapat masuk ke situs terkait, membuat kata sandi yang lebih kuat, serta menyimpannya secara aman untuk digunakan kembali.

Image Playground turut mendapat peningkatan besar. Pengguna kini dapat membuat gambar berkualitas tinggi dalam berbagai gaya, termasuk fotorealistik, menggunakan model generatif baru yang berjalan di Apple Private Cloud Compute.

Apple menegaskan bahwa seluruh proses tetap menjaga privasi pengguna karena data tidak dapat diakses bahkan oleh Apple sendiri.

Selain membuat gambar baru, pengguna juga dapat mengedit gambar melalui perintah teks maupun dengan memilih objek menggunakan sentuhan, lingkaran, atau sapuan.

Image Playground juga mendukung pembuatan wallpaper layar kunci dan poster kontak, lengkap dengan pilihan rasio aspek sesuai kebutuhan.

Pada aplikasi Pesan, Apple menghadirkan saran tindakan sekali ketuk berdasarkan konteks percakapan, seperti membuat pengingat atau catatan.

Ketika seseorang meminta foto tertentu, sistem dapat membantu menemukan gambar yang relevan dengan mengenali kata kunci, lokasi, maupun orang yang terdapat dalam perpustakaan foto pengguna.

Sementara itu, Mail kini memiliki saran yang lebih pintar berkat kemampuannya berinteraksi dengan aplikasi pihak ketiga. Fitur Smart Reply di Mail dan Pesan juga dapat menyesuaikan respons berdasarkan gaya penulisan pribadi pengguna.

Apple turut memperkenalkan Call Context yang menampilkan informasi penting saat pengguna menghubungi suatu bisnis, seperti nomor reservasi atau kode konfirmasi.

Informasi tersebut muncul langsung di aplikasi Telepon. Fitur ini bekerja berdasarkan identitas pihak yang dihubungi, bukan isi percakapan, dan seluruh proses dilakukan di perangkat tanpa membagikan data kepada Apple maupun pihak lain.

Di aplikasi Shortcuts, pengguna kini dapat membuat otomatisasi hanya dengan menjelaskan apa yang ingin dilakukan melalui fitur Describe Shortcuts.

Sistem akan menyusun seluruh rangkaian langkah secara otomatis, sementara perubahan atau penyesuaian tambahan juga dapat dilakukan melalui deskripsi sederhana.

Aplikasi Home memperoleh kemampuan menghasilkan ringkasan otomatis dari rekaman kamera rumah pintar sehingga pengguna dapat memahami isi video tanpa harus menontonnya secara penuh.

Pengguna juga dapat melakukan pencarian berdasarkan objek atau kejadian tertentu, seperti pengiriman paket. Sistem akan menampilkan klip-klip yang dianggap penting pada bagian atas halaman pencarian.

Fitur Voice Control kini lebih intuitif karena memungkinkan pengguna mendeskripsikan tombol atau kontrol yang muncul di layar tanpa harus mengingat label maupun nomor tertentu.

Sementara itu, Accessibility Reader dapat memberikan ringkasan dan terjemahan sesuai permintaan.

Apple juga menghadirkan saran cerdas untuk penamaan file dan folder berdasarkan isi dokumen. Di sisi lain, kualitas Genmoji ditingkatkan sehingga pengguna dapat membuat atau mengubah karakter emoji personal hanya dengan menjelaskan perubahan yang diinginkan.

Apple Intelligence akan tersedia untuk iPhone 16 dan model yang lebih baru, iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max, iPad mini dengan chip A17 Pro, iPad berbasis chip M1 atau yang lebih baru, Mac dengan chip M1 atau lebih baru, Vision Pro, Apple Watch Series 10 atau yang lebih baru, Apple Watch Ultra 2 atau yang lebih baru, serta Apple Watch SE 3 yang dipasangkan dengan iPhone yang mendukung Apple Intelligence.

Beberapa fitur, khususnya pembuatan gambar, akan memiliki batas penggunaan harian. Batas tersebut dapat ditingkatkan melalui langganan iCloud+, termasuk untuk fitur Apple Intelligence yang digunakan pada kamera yang terhubung dengan aplikasi Home.

Nama Penulis: NANDA PRAYOGA - nandaprayoga66@gmail.com

Rubrik/Kanal: Teknologi

Tagging: 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra