← Beranda
7 Sisi Negatif dari AI atau Artificial Intelligence: Benarkah Menghapus Lapangan Pekerjaan?
Trinaifa ArdiantiJumat, 8 Agustus 2025 | 16.13 WIB
Ilustrasi AI. (Pexels)

 

JawaPos.com - Di era perkembangan teknologi sekarang ini, kamu tentu mengenal atau setidaknya pernah membaca mengenai AI. Memiliki kepanjangan dari Artificial Intelligence, AI merupakan sesuatu yang sedang marak digunakan dan diperbincangkan di dunia.

Secara sederhana, AI merupakan kecerdasan buatan yang meniru bagaimana manusia berpikir. Hal ini bisa berdiri sendiri sebagai AI yang akan menerima perintah, atau diselipkan ke berbagai program untuk membuatnya lebih maksimal.

Kamu mungkin mengenal berbagai jenis AI seperti ChatGPT atau Gemini. Ai ini bisa menciptakan gambar, tulisan, tabel, dan memecahkan berbagai permasalahan sulit.

Adanya AI di dunia ini bisa dikatakan sangat membantu bagaimana manusia beroperasi. Orang-orang bisa menghitung, mendesain, menulis dan melakukan hal lainnya dengan mudah tanpa perlu melewati proses berpikir yang sulit.

Dibalik poin positif tersebut AI tentu memiliki beberapa sisi negatif, terutama soal bagaimana mereka dikatakan menghapus pekerjaan manusia. Dilansir dari Virtubox dan Techtarget, berikut ini merupakan 7 sisi negatif dari AI:

1. Hasil atau Keputusan Bias

Sisi negatif pertama dari AI adalah hasil atau keputusan yang mereka pikirkan memiliki bias. Dalam menghasilkan keputusan atau membuat sebuah data, AI bekerja dengan mempelajari data yang ada.

Apabila data yang ada mengandung bias atau kecenderungan pada isu tertentu misalnya terkait suku, agama, politik atau tingkat pendidikan. Hasil dari AI bia mengandung bias dan bisa menciptakan ketidakadilan misalnya soal kelulusan tes, penerimaan pekerjaan, berita yang dibuat menggunakan bantuan AI.

2. Isu Keamanan dan Privasi

Sisi negatif kedua dari Artificial Intelligence adalah adanya isu keamanan dna juga privasi. Dalam beberapa program AI, mereka bisa merekam dan menggunakan informasi yang ada untuk pengembangan AI mereka sendiri.

Di ruang publik, AI bisa digunakan dalam hal terkait pemindaian wajah, CCTV yang bisa melewati batas privasi seseorang. Akan ada banyak isu keamanan dan privasi yang bisa bersumber dari AI jika tidak diregulasi dengan benar.

3. Ketergantungan Manusia

Sisi negatif ketiga dari AI adalah adanya ketergantungan dari manusia. Ketika sudah terbiasa bertanya atau menggunakan AI dalam segala sesuatu dalam hidup, manusia bisa kekurangan atau bahkan tidak tahu caranya berpikir kritis.

Hal ini tentunya bisa jadi kemunduran besar dalam peradaban. Berbagai keputusan yangs eharusnya dipikirkan dengan logis bisa dihasilkan dengan AI secepat kilat. Tentunya, tidak semua hasil pemikiran AI bisa ditelan mentah-mentah.

4. Tidak Adanya Etika dan Moral

Sisi negatif keempat dari AI adalah tidak adanya etika dan moral. Sebagai mesin yang berpikir, beberapa AI tidak memiliki etika dan moral yang tertanam. Oleh karenanya dalam pengambilan keputusan mereka lebih mengedepankan data dan logika.

Hal ini tentunya tidak sesuai dengan manusia yang memerlukan etika, moral, bahkan nilai sosial sebagai landasan keputusan. Beberapa keputusan yang tidak menyesuaikan etika dan moral bisa mendorong manusia ke arah yang salah.

5. Kurangnya Pertanggungjawaban

Sisi negatif kelima dari AI adalah kurangnya pertanggungjawaban. Pengguna AI seringkali bingung apabila menemui jawaban AI yang tidak sesuai dengan data atau bahkan melenceng dari nilai yang ada.

Adanya kebingungan terkait siapa pihak yang salah. Apakah program AI, perusahaan yang membuat AI, atau bahkan pengguna itu sendiri. Belum banyak hukum yang secara jelas menentukan soal siapa yang seharusnya bertanggung jawab soal penggunaan AI.

6. Mengganti Pekerjaan Manusia

Sisi negatif keenam dari AI adalah bisa mengganti pekerjaan manusia. Meski tidak semua lini pekerjaan, namun ada beberapa hal yang bisa digantikan dengan AI seperti editor, penulis, penerjemah, customer service, dan masih banyak lagi.

Sudah banyak beberapa perusahaan yang menggantikan pekerjanya dengan AI demi efisiensi atau bahkan biaya. Tentunya, pekerjaan tersebut tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal karena AI belum bisa berpikir sesempurna manusia.

7. Isu Lingkungan Hidup

Sisi negatif ketujuh dari AI adalah adanya isu lingkungan hidup. Proses pembuatan dan penggunaan AI membutuhkan energi yang besar yang bisa menyebabkan banyak karbon emisi di bumi.

Semakin masif dan rumit program AI yang dibuat maka penggunaan energi, bahkan panas yang dihasilkan juga makin tinggi. Hal ini menciptakan kekhawatiran tersendiri soal AI dan juga lingkungan hidup.

Ketujuh poin diatas merupakan sisi negatif dari Artificial Intelligence atau AI. Dengan memahami berbagai sisi negatif dari AI, diharapkan kamu menggunakan Ai hanya sebagai pembantu bukan pembuat keputusan utama. Akan lebih baik jika kamu lepas dan tidak menggunakan AI sama sekali dalam kehidupan sehari-hari. 

EDITOR: Novia Tri Astuti