← Beranda
Mengenal GPT-V, Model AI yang Mampu Memproses Data Visual dan Teks Secara Bersamaan
Dila RoselawatiSabtu, 23 Desember 2023 | 15.00 WIB
Ini hanya beberapa hari setelah dokumen bocor menunjukkan bahwa GPT-4.5 akan segera dihentikan. (aim / Nikhil Kumar)

JawaPos.com - OpenAI baru-baru ini menciptakan kehebohan di kalangan pengguna internet dengan mengumumkan GPT-V melalui tautan misterius 'openai.com/v-test,' yang sayangnya sekarang mengarah ke halaman error 404.

Kejadian ini mengikuti penemuan seorang pengguna di platform X yang sebelumnya menemukan bocoran dokumen yang menyatakan rencana penghentian GPT-4.5 oleh OpenAI.

Dokumen tersebut juga mencuatkan spekulasi tentang percepatan perilisan Gemini oleh Google, kemungkinan terkait penurunan popularitas GPT-4.5.

Meski begitu, Sam Altman dengan singkat menanggapi semua spekulasi ini dengan jawaban yang tegas "nah" terhadap pertanyaan pengguna di platform X mengenai kebocoran GPT-4.5.

Menariknya, bocoran tersebut juga mencantumkan harga yang terlihat tidak realistis, membingungkan apakah Altman mengesampingkan hanya harga atau bahkan keberadaan GPT-4.5, sementara mungkin fokus pada peluncuran GPT-V atau GPT-5.

Dimitris Papailiopoulos baru-baru ini membagikan tangkapan layar unik dari ChatGPT Plus di platform X, yang memberikan jawaban bahwa sistem beroperasi di model 'gpt5-feeltheAGI-this-is-what-ilya-saw-turbo-512k'.

Kabarnya, pemecatan Sam Altman mungkin terkait dengan bocoran model Q*, yang dikabarkan mampu menyelesaikan tantangan matematika baru dan dianggap sebagai langkah menuju Artificial General Intelligence (AGI).

Hal ini terjadi setelah OpenAI merilis GPT-4 Turbo dalam konferensi DevDay pada bulan November lalu. Selain itu, muncul rumor bahwa OpenAI sedang diam-diam mengembangkan GPT-5, suatu spekulasi yang tampaknya benar, dilaporkan dari analytics india mag, Jum'at (23/12).

Beberapa pihak berspekulasi bahwa GPT-5 bisa menjadi model pembuat video, mengingat tren terbaru seperti Pika AI, Stable Video Diffusion, dan RunwayML. Fakta bahwa ini disebut sebagai 'v-test' juga menambah api pada spekulasi tersebut.

Mengesampingkan hal tersebut, OpenAI telah mengembangkan beberapa mdel AI lainnya selain GPT-V. Berikut adalah beberapa model AI yang dikembangkan oleh OpenAI:

1. GPT-4: Model AI yang lebih canggih dari GPT-3 dan dapat memahami serta menghasilkan bahasa alami atau kode.

2, DALL-E: Model AI yang dapat menghasilkan dan mengedit gambar berdasarkan prompt bahasa alami.

3. TTS: Serangkaian model AI yang dapat mengubah teks menjadi audio yang terdengar alami.

4. Whisper: Model AI yang dapat mengubah audio menjadi teks.

5. Embeddings: Serangkaian model AI yang dapat mengubah teks menjadi bentuk numerik.

EDITOR: Nicolaus