JawaPos.com - Jaringan nirkabel generasi kelima (5G) adalah versi terbaru dari teknologi seluler yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan secara signifikan.
Jaringan 5G dapat mengirimkan data melalui koneksi nirkabel dengan kecepatan multi gigabit, dengan kecepatan maksimal hingga 20 gigabit per detik (Gbps).
Kecepatan jaringan 5G melebihi kecepatan jaringan kabel. Ini berfungsi untuk aplikasi yang memerlukan umpan balik yang nyata (real time feedback).
Terjadi peningkatan tajam dalam jumlah data yang dikirimkan melalui sistem nirkabel karena lebih banyak bandwidth.
Jaringan dan layanan 5G akan diterapkan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan untuk mengakomodasi meningkatnya ketergantungan pada perangkat seluler dan internet.
Secara keseluruhan, 5G diharapkan mampu menghasilkan berbagai macam penggunaan dan memunculkan teknologi bisnis yang baru.
Dilansir dari laman Kominfo, Sabtu (11/11), jaringan 5G telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2021 di Indonesia.
Saat ini, layanan 5G di Indonesia sudah tersedia di wilayah Jabodetabek, Medan, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Batam, Denpasar, dan Balikpapan.
Tidak seperti 4G yang memerlukan menara seluler berdaya tinggi untuk memancarkan sinyal dalam jarak yang jauh.
Baca Juga: Inilah Syarat dan Ketentuan Berlangganan Starlink yang Segera Hadir di Indonesia pada Tahun 2024
Sinyal nirkabel 5G ditransmisikan melalui sejumlah stasiun seluler kecil yang diletakkan di tiang lampu atau atap bangunan.
Kemudian dikutip dari laman Tech Target, kecepatan unduh pada jaringan 5G bisa mencapai satu Gbps. Untuk memvisualisasikannya, pengguna dapat memutar video YouTube dengan kualitas 1080p tanpa buffering.
Mengunduh aplikasi yang sebelumnya mungkin membutuhkan beberapa menit, dapat diselesaikan hanya dalam beberapa detik.
Dilansir dari laman Telkom University, ini beberapa keunggulan 5G dibandingkan dengan 4G.
Kecepatan Maksimal
Jaringan 5G menawarkan kapasitas jauh lebih tinggi dan besar. Memiliki kecepatan sepuluh kali lipat lebih cepat dibandingkan generasi pendahulunya.
Kecepatan Upload
Kecepatan upload mencapai 23,7 Mbps dibandingkan dengan 4G yang hanya memiliki 17,7 Mbps untuk kecepatan uploadnya.
Kekuatan Sinyal
Sebaran jaringan 5G lebih baik dan terarah, sehingga tidak mudah terkena gangguan.
Kecerdasan Perangkat
Teknik radioaktif untuk mengidentifikasi tiap perangkat pada jaringan 5G. Sedangkan jaringan 4G tidak bisa mewujudkannya.
Latensi
Latensi diartikan sebagai lamanya waktu yang dibutuhkan bagi data untuk sampai ke tujuan. Semakin kecil latensi, maka akan semakin baik jaringan.
Berdasarkan keunggulan yang dimiliki jaringan 5G, ini akan mewujudkan kemampuan yang fleksibel untuk mendukung berbagai layanan di masa depan.
Penggunaan teknologi pada sebuah industri seperti di bidang infrastruktur, kendaraan, dan prosedur medis. Memberikan konektivitas yang ramping dan berbiaya rendah.
Dalam dunia bisnis, 5G memberikan efisiensi sekaligus akses yang lebih cepat terhadap informasi. Misalnya pabrik menggunakan jaringan 5G guna meningkatkan produktivitas dan operasional yang presisi.
Bagi pemerintah, jaringan 5G membantu mewujudkan smart city. Mengubah kehidupan masyarakat dengan memberikan efisiensi dan konektivitas di berbagai sektor pembangunan.
***