JawaPos.com – Harga daging sapi di Kota Surabaya saat ini sudah mencapai Rp 150 ribu per kg, terutama untuk daging kualitas 1.
Meski demikian, Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya memastikan pasokan daging sapi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama RPH Surabaya Fajar A. Isnugroho mengatakan, Harga daging sapi di pasaran saat ini cenderung stabil sejak Juni lalu.
"Jadi, kondisi yang kita lihat sekarang merupakan pola kestabilan harga yang terbentuk dalam beberapa bulan terakhir," katanya di Surabaya, Sabtu (24/10) sebagaimana dilansir dari Antara.
Baca Juga: Tambah 18 Feeder Wira Wiri di Rute TIJ-Lakarsantri Surabaya, Kapasitas Lebih Besar
Hasil pemantauan Tim Monitoring Daging RPH Surabaya di Pasar Tambahrejo, Jumat (23/10) menunjukkan, harga daging sapi kelas I berada di kisaran Rp150.000 per kg.
Sementara jenis daging lainnya dihargai sekitar Rp140.000 per kilogram.
"Kami terus memantau perkembangannya, termasuk memastikan ketersediaan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," lanjutnya.
Hasil pemantauan harga dan pasokan juga disampaikan dalam koordinasi rutin bersama Pemkot Surabaya dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Hal ini dilakukan agar perkembangan harga pasar bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah yang diperlukan.
Baca Juga: Busa Penuhi Sungai Kali Jagir Surabaya, DLH Pastikan Bukan Dari Limbah
Ia menjelaskan, selain RPH, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya juga ikut mencermati perkembangan harga daging sapi yang cenderung bertahan tinggi beberapa bulan terakhir.
"Kami memastikan pasokan daging sapi tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan sapi hidup siap potong juga mendukung keberlangsungan pasokan ke pasar," jelas Fajar.
Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok daging sapi dan tetap berbelanja seperti biasa sesuai kebutuhan.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, RPH Surabaya mengajak masyarakat untuk memilih daging sapi yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Masyarakat dapat mengenali pedagang mitra melalui papan Mitra RPH Surabaya yang terpasang di lapak penjualan.
Baca Juga: Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
“Kami akan terus memantau kondisi pasokan dan mendorong masyarakat memilih daging yang aman serta layak dikonsumsi, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi dengan baik," imbuhnya.