JawaPos.com - Keberangkatan Jeyvon Jochelin Jhotham (19) ke Kalimantan semestinya menjadi awal perjalanan barunya.
Di usia 19 tahun, pria yang baru lulus SMA dan untuk pertama kalinya berangkat meninggalkan rumah untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit.
Namun, perjalanan pertamanya justru berujung pada kecelakaan kapal Virgo Transport 8. Kini, keluarga hanya bisa menunggu kabar tentang keberadaan Jeyvon.
Sang ayah, Toto Haryono (50), masih bertahan mencari informasi. Dia datang sejak Minggu (13/9) malam dari Karanganyar dan belum beranjak dari lokasi sebelum mendapatkan kepastian mengenai kondisi anaknya.
Sebelum berangkat, Jeyvon sempat menelepon ayahnya untuk meminta restu pada Sabtu (12/9) - hari keberangkatan kapal.
“Dia telepon, minta restu. Saya bilang, semoga selamat sampai tujuan dan betah kerja di sana,” ujar Toto ditemui JawaPos.com, Senin (14/9).
Bagi Toto, momen itu menjadi komunikasi yang begitu membekas. Dia tidak menyangka, doa yang diberikan kepada sang anak sebelum berangkat justru menjadi pesan terakhir yang terus ia ingat.
Jeyvon merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Dia dikenal sebagai anak yang baik dan royal kepada teman-temannya.
Kepergian ke Kalimantan juga menjadi pengalaman pertama Jeyvon naik kapal. Sebelumnya, ia belum pernah bepergian dengan kapal untuk perjalanan sejauh itu.
Sebelum berangkat, Jeyvon berjanji akan mengabari keluarganya setelah tiba di Kalimantan. Kini, kabar itulah yang paling dinanti Toto.
Dia akan tetap bertahan di lokasi hingga mendapatkan informasi terbaru mengenai anaknya.
Harapan Toto hanya satu: Jeyvon segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Semoga saja anak saya ditemukan dengan selamat, masih hidup,” kata Toto.