JawaPos.com - Satlantas Polrestabes Surabaya resmi menetapkan Yusuf, sopir Toyota Alphard N 1882 ACI yang menabrak 14 kendaraan di Jalan Menur Pumpungan sebagai tersangka. Tabrakan di kawasan Surabaya Timur itu terjadi pada Rabu (9/9) lalu.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon N A membenarkan jika Yusuf telah berubah statusnya. Perubahan status Yusuf terjadi setelah serangkaian pemeriksaan. "Sudah (ditetapkan tersangka)," kata Sulthon saat dihubungi JawaPos.com pada Kamis (10/9).
Diberitakan sebelumnya Yusuf mengungkap detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Ia mengaku sempat tertidur ketika menghentikan mobilnya di tengah kemacetan dan lampu merah.
Yusuf mengaku sedang tidak enak badan dan baru mengonsumsi obat sebelum mengemudi. Kondisi tersebut membuatnya mengantuk hingga tertidur sesaat di balik kemudi.
Saat seseorang mengetuk kaca mobilnya, Yusuf mengaku terkejut. Bukannya menginjak rem, ia justru keliru menginjak pedal gas.
"Itu kan macet, lampu merah. Saya berhenti, ngantuk, ketiduran. Terus didokdok, diketuk kaca mobilnya. Keliru nginjek gas saya. Gak sadar saya," kata Yusuf.
Yusuf juga membenarkan dirinya mengantuk setelah mengonsumsi obat. Ia mengaku menyesal atas kecelakaan yang terjadi.
Pantauan JawaPos.com di lokasi kecelakaan pada Rabu (9/), dari seluruh kendaraan yang terlibat, satu sepeda motor mengalami ringsek parah, satu mobil Yaris rusak pada bagian depan dan belakang, sedangkan mobil Alphard mengalai ringsek pada bagian depan. Insiden ini membuat warga penasaran sehingga mereka berkerumun di lokasi kejadian.
Salah satu korban yang terlibat kecelakaan, Naufal Athaurrahman menceritakan saat itu mobil Alphard yang dikemudikan oleh seorang laki-laki yang belum diketahui namanya itu melaju dari perempatan Jalan Klampis Anom menuju Jalan Menur Pumpungan. Tiba-tiba mobil tersebut menabrak gerobak bakso di siri kiri jalan.
Kemudian, setelah menabrak gerobak Alphard itu juga menabrak pemotor dan mobil lainnya yang juga sedang melintas. Laju mobil Alphard terhenti setelah menabrak pohon di sisi kiri.
"Saya di seruduk dari belakang oleh mobil Alphard, kemudian menabrak yang lainnya," kata Naufal ditemui JawaPos.com di lokasi.
Berdasarkan informasi yang diterima Naufal, sebelum terjadinya kecelakaan beruntun, pengemudi Alphard sempat menabrak seorang pengendara motor sebelum di perempatan Jalan Klampis Anom. "Sempat dikejar oleh pemotor tersebut, tetapi enggak berhenti. Lalu tiba-tiba kecelakaan beruntun," jelasnya.