JawaPos.com - kecelakaan beruntun di Jalan Raya Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore, tak hanya menyisakan kerusakan kendaraan.
Misni, 54, pedagang bakso yang sedang berjualan di lokasi, ikut menjadi korban.
Rombong bakso milik warga Klampis Semalang itu rusak parah setelah terdampak kecelakaan. Akibatnya, Misni kini harus berhenti berjualan sementara karena rombong yang menjadi sarana mencari nafkah tersebut tak lagi bisa digunakan.
Baca Juga: Tak Perlu Menunggu Tua, 7 Shio Ini Disebut Bisa Meraih Kesuksesan Finansial Sejak Muda
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika kecelakaan berlangsung, Misni sedang melayani seorang pembeli.
Ia mengaku tidak sempat mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan bermula. Yang ia ingat, sebuah mobil tiba-tiba melaju hingga membuatnya refleks menghindar.
“Saya fokus melayani pembeli. Tahu-tahu nyelonong gitu. Sempat menghindar. Terus masih pegang bakso gini, orang beli itu. Saya noleh, sepeda motor ini sudah jatuh,” kata Misni kepada JawaPos.com di lokasi.
Beruntung, Misni tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, ia mengaku masih syok setelah kecelakaan terjadi begitu cepat di hadapannya.
Baca Juga: 5 Shio Pilihan yang Diprediksi Makin Makmur, Peluang Bisnis dan Uang Terbuka Lebar
“Kejadiannya sekitar jam 3 sore. Posisi saya lagi meladeni pembeli. Saya tidak luka-luka, cuma masih shock,” ujarnya.
Selain kehilangan kesempatan untuk berjualan, Misni juga harus menanggung kerugian materi. Ia memperkirakan bahan bakso yang terdampak bernilai sekitar Rp500 ribu.
Sementara itu, kerusakan rombong baksonya ditaksir mencapai Rp2 juta. Dengan demikian, total kerugian yang dialaminya diperkirakan sekitar Rp2,5 juta.
“Kebetulan saya mangkal sementara di sini. Kalau kerugiannya Rp500 ribu, itu pun bakso saja. Untuk rombongnya ada Rp2 juta-an,” ungkapnya.
Kerusakan tersebut menjadi persoalan serius bagi Misni. Tanpa rombong, ia tidak dapat kembali berjualan seperti biasa. Untuk membuat rombong baru, ia juga membutuhkan biaya tambahan.
“Rombong bakso saya rusak jadi tidak bisa dipakai lagi. Kalau buat lagi butuh biaya lagi,” tandasnya.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Orang Cerdas Ketika Diremehkan, Salah Satunya Tahu Kapan Harus Mundur
Kini Misni terpaksa libur berjualan sembari menunggu adanya penyelesaian lebih lanjut atas kejadian tersebut. Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait sehingga dapat kembali menggunakan rombongnya dan melanjutkan aktivitas mencari nafkah.