← Beranda
Hindari Pemotor Rem Mendadak, Truk Pengangkut Ekskavator di Surabaya Kecelakaan
Ardini PramithaRabu, 9 September 2026 | 01.21 WIB
Truk pengangkut bego kecelakaan di Jalan Jemur Andayani, Surabaya saat hindari pemotor. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Sebuah truk pengangkut ekskavator atau bego dan membawa cat mengalami kecelakaan di pertigaan TL Jalan Jemur Andayani Surabaya, Selasa (8/9).

Insiden yang terjadi pukul 13.45 itu membuat cat tumpah ke jalanan. Sopir truk Muhammad Iqbal Adi Pratama menceritakan kejadian itu bermula saat dirinya hendak menuju Krian. 

Di lokasi kejadian, dia menghindari sepeda motor yang mengerem mendadak. Akibatnya, separuh badan bego jatuh ke jalan. 

"Ini tadi menghindari orang rem mendadak, Mas. Dari orang rem mendadak, terus tak banting ke kiri. Ke kiri terus belok kanan. Belok kanan langsung eksa-nya (eskavator) bereset tadi, keluar dari bak," kata Iqbal ditemui di lokasi. 

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, alat berat itu terjatuh ke jalan, sejumlah tong cat berwarna oranye tumpah ke aspal jalan. 

Petugas kepolisian, Dishub mengatur lalu lintas yang macet, BPBD dan DLH membantu evakuasi dan pembersihan cat yang tercecer di jalan. 

"Itu catnya proyek, sekalian ngangkut dari Driyorejo mau ke Krian," ujarnya. 

Dia menegaskan, bila eskavator yang diangkut sudah diberi pengikat agar tak lepas. Namun, ketika truk oleng saat menghindari pemotor, ikatannya ikut terlepas. 

"Sudah diikat, tapi putus. Gara-gara itu tadi, motor ngerem mendadak terus, langsung berangkat gitu (pemotor yang dihindari lari)," ceritanya. 

Dia memastikan jika saat kejadian truk tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Karena posisi sedang di traffic light, sehingga menggunakan kecepatan minim. 

Baca Juga: BYD M6 Terlibat Kecelakaan Tewaskan 3 orang, BYD Motor Indonesia: Masih Diinvestigasi Kepolisian

"Tak hindarkan ke kiri, mepet ke kiri terus saya tekuk ke kanan, terus langsung bereset ini tadi. Nggak kecepatan tinggi. Pas lampu hijau, motornya ngerem mendadak, motong," urainya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan