← Beranda
Wali Santri Ungkap Kronologi Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo
Dadang KurniaRabu, 2 September 2026 | 20.09 WIB
Situasi ruang di RSUD Sidoarjo yang merawat para korban keracunan makanan Ponpes Manbaul Hikam. (Dok.Dadang Kurnia/JawaPos.com)

JawaPos.com - Baqiyah, salah seorang wali santri Ponpes Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mengungkapkan kronologi kepanikan yang terjadi di lingkungan pesantren saat ratusan santri tiba-tiba mengalami mual dan muntah. Kejadian itu terjadi sekitar dua jam setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perempuan asal Sukodono, Sidoarjo itu menceritakan kronologi di lapangan berdasarkan keterangan putrinya. Ia menjelaskan, insiden ini bermula saat jam pelajaran sekolah berlangsung.

"Sekitar jam 13.00 WIB anak-anak dapat makan MBG. Kemudian setelah salat Asar, atau sekitar pukul 15.00 WIB, para santri mulai bertumbangan di kelas masing-masing," ungkap Baqiyah, Rabu (2/9).

Saat ini, sebagian santri yang kondisinya mulai stabil telah diizinkan pulang, termasuk anak dari Baqiyah yang sebelumnya sempat dirawat di RS Siti Hajar, Sidoarjo pada Selasa (1/9) malam.

"Sekarang sudah dibawa pulang, meski masih mengalami diare, tapi sudah tidak terlalu parah," tambahnya.

Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan, total siswa yang mengalami keracunan diduga usai menyantap makanan MBG mencapai 516 orang.

Dari jumlah tersebut, 427 siswa dinyatakan boleh pulang, sedangkan 88 siswa masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.

EDITOR: Diar Candra