← Beranda
Dinkes Surabaya: Jarum Suntik di Saluran Air Sidoarjo Bukan Milik RSUD Eka Candrarini
Ardini PramithaRabu, 26 Agustus 2026 | 04.27 WIB
Ilustrasi limbah medis jarum suntik. (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kota Surabaya memastikan bahwa ratusan limbah medis jarum suntik yang ditemukan di saluran air kawasan Pondok Tjandra Sidoarjo, bukan milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini (EC).

Bantahan itu menanggapi temuan limbah medis di saluran air yang bertuliskan resep RSUD Eka Candrarini

Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh menjelaskan, pembuangan limbah medis RSUD di Kota Surabaya sudah sesuai prosedur penanganan limbah medis sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

Pihaknya menggandeng pihak ketiga yakni PT Wastec International untuk mengelola limbah medis.

Baca Juga: Takut Jarum Suntik? 7 Ciri Ini Kemungkinan Kamu Miliki Menurut Psikologi

Seluruh rangkaian pengangkutan limbah medis dicatat secara elektronik melalui Festronik sistem dari Kemen LH RI. 

"Limbah medis (jarum suntik) itu tidak mungkin jarum dan disposibelnya itu jadi satu, jadi setelah suntik jarum itu kita lepas, masuk ke dalam kotak kuning itu menghindari adanya orang tertusuk jarum, jadi tinggal disposiblenya saja,” kata Billy, Selasa (25/8).

"Nah, yang ditemukan itu masih gandeng semua, dan identitas RSUD EC itu kalau pasien pulang dapat resep pasti dapat identitas RS EC," lanjutnya.

Billy menegaskan, bahwa temuan limbah medis tersebut tidak ada kaitannya dengan RSUD EC.

Saat ini, lanjut Billy, jajaran Dinkes, RSUD EC, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya turun ke lokasi untuk memastikan kembali bahwa limbah medis itu bukan dari RSUD EC. 

Baca Juga: Takut Tanpa Alasan, Ini 7 Ciri-ciri Orang yang Takut Jarum Suntik Menurut Psikologi

"Iya (bukan). Sementara ini saya turun ke RSUD EC sama Dinkes,” tegasnya.

Billy juga menerangkan bahwa merk dalam temuan tersebut tidak sesuai dengan yang digunakan oleh RSUD EC. 

Tidak hanya itu, Billy juga menyebutkan, bahwa RSUD EC tidak pernah bekerja sama dengan merk spuit yang viral dalam pemberitaan di medsos. 

"Bukan milik RSUD EC karena tidak pernah pengadaan dengan merk tersebut,” sebutnya. 

Sementara itu, Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser membenarkan terkait adanya laporan tersebut.

Baca Juga: 7 Ciri Orang yang Memiliki Ketakutan Tanpa Dasar Terhadap Jarum Suntik, Psikologi Ungkap Hal Ini

Saat ini, ia berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Sidoarjo untuk menindaklanjuti dan pendalaman lebih lanjut. 

“Kami sudah sama-sama mengecek, alat suntik itu yang perlu didalami ya. Tetapi kemudian ada tulisan resep RSUD EC ada di situ, yang pasti pembuangan limbah B3 di Kota Surabaya sudah sesuai prosedur dan diikuti mekanisme,” kata Fikser. 

Fikser menambahkan, pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait temuan tersebut.

Karena menurutnya, tulisan resep RSUD EC tersebut yang perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut. 

“Kami akan melakukan pemeriksaan ya, semua-semua yang terlibat, mulai dari PT yang selama ini bekerja sama dengan RS kita panggil termasuk ada klinik yang kita curigai untuk didalami,” pungkasnya.

Baca Juga: Orang yang Memiliki Ketakutan Berlebihan Terhadap Jarum Suntik, Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

EDITOR: Bayu Putra