JawaPos.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mempertemukan seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial YGL (30) dengan juru parkir di restoran Jalan Kacapiring terkait dugaan pelecehan seksual, Rabu (19/8).
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut aduan YGL di rumah aspirasi yang mengaku menjadi korban pelecehan saat mengambil orderan di restoran tersebut.
Setibanya di lokasi, Armuji meminta YGL untuk menunjuk siapa jukir yang dilaporkannya. Namun, saat itu ternyata terduga pelaku berinisial DO tidak sedang bertugas.
Baca Juga: Nasib Baik Seolah Mengikuti, Ini 6 Shio yang Dipercaya Punya Rezeki Melimpah
Armuji meminta agar, terduga pelaku dipanggil untuk melakukan klarifikasi. Tak selang beberapa lama, DO datang dan dicecar pertanyaan mengenai laporan tersebut.
"Jadi, kemarin mas YGL datang melapor ke rumah aspirasi katanya dibully oleh jukir. Benar ta," tanya Armuji.
Kemudian, DO pun menjawab bahwa dugaan bullying itu tidak benar. Dia mengaku hanya bercanda dan tidak ada maksud untuk melakukan pelecehan.
"Kami datangkan kedua belah pihak. Ternyata versinya si DO itu bercanda. Nah, tapi versi korban, mereka itu mengalami pembullian. Makanya dengan hal semacam ini jangan sampai terulang lagi," katanya.
Baca Juga: Tak Banyak Meminta, 4 Shio Ini Justru Diprediksi Dihampiri Rezeki Melimpah
Armuji memastikan bahwa kasus itu ternyata hanya salah paham. Ke depan, dia meminta agar juru parkir tersebut tidak boleh bercanda, terlebih mengarah ke pelecehan.
"Tadi, sudah tak bilangin. Enggak usah guyon macam-macam. Takutnya salah persepsi," katanya.
Kasus ini dinyatakan berakhir, keduanya sepakat bersalaman dan DO berjanji tidak mengulangi kembali.
"Ya selesai lah. Masalah sudah ditemukan, sudah saling memaafkan. Ini kan salah salah salah paham. Salah satu sisi itu nganggap pelecehan, sisi itu iku guyonan. Nah, makanya kita temukan seperti itu tadi," tandasnya.
Sementara ibu korban, Ong Sioe Djing mengaku tidak terima dengan pengakuan terduga pelaku. Dia menilai bercanda tersebut hanya kedok untuk menutupi aksi pembullyan.
"Enggak terima, katanya cuman bercanda. Sudahlah biar yang membalas tuhan," tandasnya.