JawaPos.com - Dicky Alfarizi Wibawan, pemuda 22 tahun yang diketahui warga Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Brantas, Sidoarjo.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, korban ditemukan pada Selasa (18/8) sekitar pukul 01.35 WIB. Lokasi penemuan juga tidak jauh dari tempat korban dilaporkan tenggelam.
“Kami mendapat informasi dari warga yang melihat mayat mengapung di Sungai Brantas. Setelahnya, tim SAR gabungan melakukan pengecekan dan evakuasi terhadap korban,” tutur Nanang, Selasa (18/8).
Proses pencarian Dicky Alfarizi Wibawan berlangsung sejak Senin (17/8), persis setelah korban dilaporkan kecelakaan dan tercebur ke Sungai Brantas, Jalan Milirp, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.
Pada tahap awal, pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian menggunakan satu set perahu karet. Area pencarian kemudian diperluas dengan menambah satu set perahu karet dan satu unit speedboat.
Baca Juga: Harta Tak Terbendung! 6 Shio Unggulan Kelimpungan Kekayaan hingga Tenggelam di Dalam Kolam Uang
"Tim SAR melakukan penyisiran permukaan sungai secara bergantian. Manuver perahu dilakukan untuk menciptakan gelombang air dengan harapan dapat membantu mengangkat atau memunculkan posisi korban yang diduga berada di dalam sungai," imbuhnya.
Selain pencarian di permukaan, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam sungai. Jarak pandang penyelam yang terbatas ketika berada di dalam air menjadi salah satu kendala proses pencarian.
Kini, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Kemudian jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Porong menggunakan ambulans PMI Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Kaya Mendadak! 5 Shio Kebanjiran Rezeki hingga Tubuhnya Tenggelam dalam Harta yang Meluap
Dengan ditemukannya korban, Nanang mengatakan operasi pencarian dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat, mulai dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI-Polri, dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)