← Beranda
Ngamar di Warung Remang-remang, Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas Tanpa Busana
Novia HerawatiSelasa, 18 Agustus 2026 | 22.03 WIB
Kepolisian mengevakuasi seorang pria asal Surabaya yang ditemukan tewas tanpa busana di sebuah warung Desa Dawarblandong, Mojokerto. (Dokumentasi Polsek Dawarblandong)

 

 

JawaPos.com - Seorang pria bernama Effendy, 52 tahun, warga asal Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, ditemukan meninggal Tanpa Busana di bilik warung remang-remang.

Tepatnya di salah satu warung yang ada di Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada Minggu sore (16/8). Penemuan ini sempat membuat warga setempat.

Kapolsek Dawarblandong, Iptu Muslimin mengatakan, kejadian bermula saat korban datang ke sebuah warung di Desa Dawarblandong pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dengan mengendarai sepeda motor, korban datang bersama seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui. Keduanya kemudian menyewa sebuah bilik di warung remang-remang tersebut (ngamar).

"Sekitar satu jam kemudian, teman wanita korban keluar kamar dan pergi meninggalkan lokasi sendirian,” tutur Iptu Muslimin, dikutip dari Jawa Pos Radar Mojokerto, Selasa (18/8).

Saat itu, penjaga warung yang sedang menyapu halaman depan tidak menaruh curiga. Namun sekitar pukul 16.00 WIB, saksi mulai khawatir karena penyewa, yakni Effendy tidak kunjung keluar (check out) dari kamarnya.

Saksi kemudian mengetuk pintu berulang kali, tetapi tidak mendapat jawaban. Saat pintu dibuka, Effendy ditemukan meninggal tanpa busana di atas ranjang. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Dawarblandong.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Mojokerto Kota dan Puskesmas Dawarblandong mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Dawarblandong mengatakan, hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh Effendy. Korban diduga meninggal secara mendadak saat berada di bilik akibat serangan jantung.

”Pada saat dicek oleh Tim Inafis dan petugas puskesmas, tidak ditemukan bekas kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena mengalami serangan jantung,” pungkas Iptu Muslimin.

Jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan korban, kepolisian mengamankan dompet dan motor sebagai barang bukti.

EDITOR: Estu Suryowati