← Beranda
Pesan Khofifah di HUT ke-81 RI: Generasi Muda Harus Berani Berkarya!
Novia HerawatiSelasa, 18 Agustus 2026 | 05.59 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, setelah upacara bendera di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi pesan khusus bagi generasi muda di peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.

Ia mengajak generasi muda Jawa Timur untuk berperan lebih aktif dalam mengisi kemerdekaan.

Menurut dia, tantangan bangsa kini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi.

Karena itu, generasi muda perlu memiliki pendidikan, karakter, kompetensi, kreativitas, dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Baca Juga: Warna-Warni Upacara HUT ke-81 RI, dari Doa untuk NTT hingga Apresiasi Prabowo

Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berani berkarya.

“Para pendahulu kita telah mewariskan kemerdekaan. Tugas kita adalah mewariskan Indonesia yang semakin kuat, semakin maju, semakin adil dan semakin sejahtera kepada anak cucu kita,” seru Khofifah usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8).

Dalam upacara yang berlangsung khidmat itu, Khofifah bertindak sebagai inspektur upacara.

Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum memperkuat tekad seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“81 tahun Indonesia merdeka adalah perjalanan panjang yang harus kita syukuri. Kemerdekaan bukan titik akhir perjuangan, tetapi amanah bagi setiap generasi untuk menghadirkan kehidupan bangsa yang semakin berdaulat, adil dan makmur,” ucap Khofifah.

Baca Juga: Cara Baru Anak Muda Maknai Kemerdekaan, Meriah Upacara HUT ke-81 RI Digelar di Game Roblox

Menurut dia, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” memiliki relevansi kuat dengan tantangan pembangunan nasional saat ini. Ketiga nilai tersebut harus diwujudkan secara bersamaan dan saling menguatkan.

Kedaulatan bukan sekadar kemampuan menjaga keutuhan wilayah serta menentukan arah masa depan bangsa, melainkan mencakup penguatan berbagai sektor strategis yang menjadi fondasi ketahanan nasional.

“Kita harus semakin berdaulat dalam pangan, energi, ekonomi, teknologi, SDM. Bangsa yang berdaulat adalah bangsa yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berdiri tegak menentukan masa depannya sendiri,” jelas mantan Menteri Sosial itu.

Dalam konteks tersebut, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kedaulatan nasional.

Dengan kekuatan sektor pertanian, industri, perdagangan, pendidikan, sumber daya manusia serta berbagai potensi lainnya, Jawa Timur harus terus mengambil peran sebagai salah satu motor penggerak pembangunan nasional.

Baca Juga: SBY Minta Maaf Tak Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS

“Dari Jawa Timur, kita harus terus memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia. Setiap kekuatan dan potensi yang kita miliki harus kita optimalkan untuk memperkuat kemandirian dan daya saing bangsa,” ucapnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum refleksi, sekaligus memperkuat optimisme mewujudkan kesejahteraan dan keadilan pembangunan di seluruh Indonesia.

EDITOR: Bayu Putra