← Beranda
Pemprov Jatim Kirim 8,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Novia HerawatiSelasa, 18 Agustus 2026 | 03.05 WIB
Pemprov Jawa Timur menyalurkan bantuan logistik 8,4 ton senilai Rp 985 juta untuk korban gempa di NTT. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Pemprov Jawa Timur baru saja menyalurkan bantuan logistik seberat 8,4 ton untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan logistik itu diberangkatkan menggunakan satu unit truk dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Ende NTT.

“Nantinya total bantuan dari Jawa Timur diperkirakan sebanyak 100 ton. Yang diberangkatkan hari ini sebanyak 8,4 ton, sisanya akan diberangkatkan tanggal 20 Agustus 2026 menuju Labuan Bajo,” kata Khofifah, Senin (17/8).

Bantuan tersebut adalah hasil konsolidasi BPBD Jawa Timur bersama sumbangsih dari berbagai Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

Baca Juga: Unair Kirim Tim Aju Garda Ksatria Airlangga ke NTT, Tangani Korban Gempa

Pada tahap awal, nilai bantuan yang dikirim ke NTT senilai Rp 985.816.345 (Rp 985 juta).

“Ini bentuk gotong royong jajaran Pemprov Jawa Timur. Bantuan kita konsolidasikan dari BPBD bersama berbagai PD agar kebutuhan yang paling mendesak bagi saudara-saudara kita di NTT dapat segera dikirimkan,” imbuhnya.

Secara rinci, bantuan yang dikirim meliputi 167 unit perlengkapan anak, 125 velbed, 2.024 kaleng makanan siap saji berupa nasi goreng ayam, nasi kare ayam, nasi opor ayam, serta 432 paket lauk pauk.

Selain itu, bantuan juga mencakup 2.076 kaleng Tambah Gizi Koktail, dan 2.076 kaleng Tambah Gizi Kacang Hijau.

Juga 1.600 pack Biskuit Klepon, 2.000 pack Biskuit Minimanis, 1.620 pack Biskuit Marie Susu, dan 2.160 pack Biskuit Malkist Susu.

Baca Juga: Lion Group Kirim Logistik Bantu Korban Gempa NTT, Gratiskan Ongkir Bantuan

Bantuan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan KM Dharma Rucitra 8 dari Dermaga Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak, menuju Pelabuhan Soekarno, Ende, Nusa Tenggara Timur.

Setibanya di Ende, seluruh bantuan akan langsung diserahterimakan kepada Posko Utama BPBD Provinsi NTT untuk selanjutnya didistribusikan ke berbagai wilayah terdampak sesuai hasil pemetaan kebutuhan di lapangan.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak bantuan yang kita kirimkan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa segera sampai dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak," kata Khofifah.

Pemprov Jawa Timur memperkuat koordinasi dengan provinsi anggota Mitra Praja Utama (MPU) untuk memperluas dukungan sekaligus mempercepat mobilisasi sumber daya dalam penanganan gempa NTT.

Khofifah mengatakan, bantuan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan hasil asesmen tim di lapangan.

Baca Juga: Bantuan Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT Terus Mengalir, TNI-Polri Kirim Logistik dari Jakarta

Koordinasi bersama BPBD NTT terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak dapat segera dipenuhi.

"Jadi dukungan (bantuan kemanusiaan dari) Jawa Timur akan kita sesuaikan secara bertahap agar tepat sasaran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat NTT,” ucapnya.

Secara khusus, Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di NTT pada Sabtu pagi (15/8).

“Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jawa Timur, saya menyampaikan duka cita. Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT," pungkasnya. (*)

Baca Juga: Pasca-Gempa NTT, Pertamina Patra Niaga Pasok BBM Pulau Flores dari Bima

EDITOR: Bayu Putra