← Beranda
TPU Keputih Hampir Penuh, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan Makam Baru
Novia HerawatiJumat, 7 Agustus 2026 | 19.47 WIB
Petugas Pemkot Surabaya menertibkan bangunan liar untuk dijadikan lahan pemakaman baru di TPU Keputih. (Humas Pemkot Surabaya)

 

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan lahan pemakaman baru seluas 1.800 meter persegi di TPU Keputih, setelah kapasitas area makam tersebut kini hampir penuh dan membutuhkan perluasan.

Kepala UPTD Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Khoirun Nisa menjelaskan lahan baru tersebut didapat setelah pihaknya melakukan penertiban terhadap bangunan liar (bangli) di kawasan TPU Keputih.

"Lahan yang ditertibkan ini aset milik Pemerintah Kota Surabaya. Kami kembalikan ke fungsinya sebagai tempat pemakaman umum. Luasan dari area ini adalah sekitar 1.800 m²," tutur Nisa pada Jumat (7/8).

Lahan tersebut akan diratakan sebelum digunakan sebagai area pemakaman baru. Nisa menyebut perluasan TPU Keputih akan dibagi menjadi blok pemakaman muslim dan blok nonmuslim.

Baca Juga: Menko Zulhas ke Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Turun Berapa Kilo?

"Setelah lahan seluas 1.800 meter persegi diratakan. Rencana selanjutnya adalah kami membuat blok pemakaman non-muslim dan juga blok pemakaman muslim untuk seluruh warga Kota Surabaya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Nisa menuturkan bahwa luas TPU Keputih saat ini mencapai sekitar 35 hektare dengan tingkat keterisian yang hampir penuh. Kondisi ini menjadi alasan Pemkot untuk menyiapkan lahan baru.

"Area makam di TPU Keputih ini sekarang 35 hektar, sudah terisi lumayan hampir penuh. Jadi kami harus mulai mempersiapkan area-area di sekitar untuk dimanfaatkan sebagai makam," terang Nisa.

Keberadaan bangunan liar di sekitar TPU Keputih memang sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, keberadaan bangunan liar di sana tidak hanya berada di satu titik, tetapi juga tersebar di sisi selatan dan timur area TPU. 

Meski demikian, Nisa mengimbau warga yang masih menempati bangunan liar di sekitar TPU Keputih agar mengembalikan fungsi lahan sebagai aset Pemkot Surabaya yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

"Untuk bangli-bangli di sekitar TPU kami mohon kebesaran hatinya, kami mohon untuk bisa segera paling tidak mengembalikan apa yang memang milik pemerintah kota dan untuk masyarakat Surabaya," ucapnya.

Khoirun Nisa berharap penataan lahan dapat rampung sebelum musim hujan, sehingga area pemakaman baru di TPU Keputih bisa mulai dimanfaatkan pada tahun depan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya.

EDITOR: Sabik Aji Taufan