← Beranda
Persebaya Perluas Kolaborasi dengan Pemkot Surabaya, Siapkan Aktivasi Pasar Tunjungan dan Ruang Publik
Dhimas GinanjarMinggu, 2 Agustus 2026 | 18.25 WIB
Persebaya akan menghadirkan Persebaya Store di Pasar Tunjungan sebagai upaya meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendukung pelaku UMKM.

 JawaPos.com - Persebaya Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi melalui berbagai program yang tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga pemberdayaan ekonomi, aktivasi ruang publik, hingga kampanye sosial. Salah satu program yang tengah dimatangkan ialah menghadirkan Persebaya Store di Pasar Tunjungan sebagai upaya meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendukung pelaku UMKM.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memaksimalkan aset milik pemerintah kota agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Persebaya juga diharapkan berperan aktif menghidupkan berbagai ruang publik di Surabaya melalui beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Salah satu rencana yang sedang difinalisasi adalah pembukaan Persebaya Store di Pasar Tunjungan. Pemkot Surabaya berharap kehadiran toko resmi klub tersebut dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke kawasan yang dikelola PT Pasar Surya.

Persebaya Store selama ini tidak hanya menjual merchandise resmi klub. Lokasi tersebut juga menjadi tempat penukaran tiket pertandingan kandang Persebaya, laga Timnas Indonesia, hingga turnamen seperti Piala Presiden yang rutin menghadirkan ribuan pengunjung.

Tingginya aktivitas penukaran tiket dinilai berpotensi mendatangkan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya sektor makanan dan minuman (food and beverage/F&B) di sekitar lokasi. Dengan meningkatnya arus pengunjung, aktivitas ekonomi di kawasan pasar diharapkan ikut tumbuh.

Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi mengatakan, Persebaya memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap pembangunan Kota Surabaya karena klub tersebut lahir dan berkembang bersama masyarakat setempat.

"Persebaya bukan sekadar klub sepak bola. Kami adalah bagian dari Surabaya. Karena itu kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Candra.

Menurut Candra, peluang kolaborasi antara Persebaya dan Pemkot Surabaya sangat luas. Program tersebut dapat mencakup penyelenggaraan nonton bareng di ruang publik, kampanye yang mendukung program pemerintah, promosi pasar rakyat, hingga berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan perekonomian lokal.

"Kami memiliki aset komunikasi dan basis suporter yang besar. Potensi tersebut bisa dimanfaatkan bersama untuk mendukung berbagai program pemerintah, menghidupkan ruang-ruang publik, hingga membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Prinsipnya, kami ingin tumbuh bersama Surabaya," lanjutnya.

Pembahasan mengenai kolaborasi itu telah dilakukan dalam beberapa pertemuan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga terlibat langsung dalam pembicaraan tersebut, termasuk saat bertemu CEO Persebaya Azrul Ananda.

Eri menyambut positif rencana sinergi antara pemerintah kota dan klub kebanggaan warga Surabaya tersebut. Menurutnya, berbagai kota besar di dunia juga menunjukkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan klub sepak bola yang menjadi identitas kota.

“Saya ingin Pemerintah Kota dan Persebaya ini terus berjalan beriringan. Berkolaborasi bersama. Hal ini yang menjadi salah satu legacy yang ingin saya tinggalkan pada siapapun nanti wali kota-nya,” ujar Eri.

Rencana kolaborasi itu juga mendapat dukungan dari DPRD Surabaya. Anggota Komisi B DPRD Surabaya M. Machmud menilai kehadiran Persebaya dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi, khususnya di pasar-pasar yang membutuhkan peningkatan promosi.

Machmud mendukung apabila Persebaya Store mendapat ruang di Pasar Tunjungan. Menurutnya, kedekatan emosional Persebaya dengan masyarakat Surabaya dapat menjadi daya tarik yang meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM.

“Apalagi ada rencana membawa activity-activity Persebaya yang selama ini mendatangkan massa besar bisa dilakukan di pasar-pasar yang selama ini belum teroptimalkan promosinya,” kata Machmud.

Melalui kolaborasi tersebut, Persebaya dan Pemkot Surabaya berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya memperkuat identitas Surabaya sebagai kota sepak bola, sinergi itu juga diharapkan mampu menghidupkan ruang publik, meningkatkan kunjungan ke pasar rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM.

EDITOR: Dhimas Ginanjar