JawaPos.com - Polres Pasuruan mengungkap kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Surabaya - Malang, Desa Ngerong, Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang menewaskan 4 korban jiwa, Senin (27/7).
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan insiden maut yang melibatkan 7 kendaraan ini bermula saat truk trailer bermuatan kertas bernopol DK 8019 DG, melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 05.52 WIB, truk yang dikemudikan Agus Prasetya, 37 tahun, warga Pakis, Kabupaten Malang, diduga hilang kendali dan menabrak truk engkel bernopol Nopol N-8591-BG di depannya.
Benturan keras membuat truk engkel terdorong ke jalur berlawanan dan ditabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, kemudian dihantam oleh truk tangki bernopol L 9360 G hingga terguling di badan jalan.
Sementara itu, truk trailer yang menjadi pemicu kecelakaan terus melaju tanpa terkendali, menabrak tiang PJU di median jalan, lalu menghantam bagian belakang truk bernopol S 9137 UZ.
Akibatnya, truk tersebut terpental ke jalur berlawanan dan ditabrak sepeda motor Honda Vario N 5243 VAD. Laju truk berhenti setelah menghantam pagar dan kanopi rumah warga di sisi timur jalan.
Adapun laju truk trailer baru berhenti setelah menabrak lima bangunan di sisi barat jalan, yakni toko spare part sepeda motor, warung lalapan, gudang rongsokan, gudang elpiji, serta toko sembako sekaligus rumah.
"Kecelakaan terjadi secara beruntun pada pagi hari, melibatkan empat truk dan tiga motor. Korban meninggal dunia empat orang, luka-luka lima orang," tutur Iptu Joko, dikutip dari Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (28/7).
Akibat kejadian tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Agus Prasetya (37), sopir truk trailer, warga Pakis, Kabupaten Malang; Sulkan (63), sopir truk engkel, warga Tumpang, Kabupaten Malang.
Kemudian Stefanus Beko Bhoko (56), pengendara Honda Supra, warga Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, dan Wahyu Kulila (46), penumpang Honda Supra, warga Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Sementara korban luka-luka berjumlah 5, yakni Yudi Kurnia Wardani (35), pengendara Honda Vario, warga Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Siswanto (53), sopir truk tangki, warga Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Lalu Sutikno (34), pengendara Honda Vario, warga Nguling, Kabupaten Pasuruan, Lilik Sri Astutik (44), penumpang Honda Vario, warga Winongan, Kabupaten Pasuruan, dan Warsi (39), pejalan kaki, warga Gempol, Pasuruan.