← Beranda
Kasus Dugaan Penipuan Jastip Tiket Konser BTS Berlanjut, ARMY Lapor Polisi
Novia HerawatiSenin, 20 Juli 2026 | 07.12 WIB
Pemilik Uniality Tour and Travel, Kurnia Yulianti (kanan), dilaporkan ARMY ke Polrestabes Surabaya atas dugaan penipuan jastip tiket konser BTS. (Novia Herawati/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Kasus dugaan penipuan jasa titip (jastip) tiket konser BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA oleh pengusaha sekaligus pemilik Uniality Tour and Travel, Kurnia Yulianti, kini memasuki babak baru.

Ia dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh perwakilan ARMY, sebutan bagi penggemar boy group asal Korea Selatan, BTS (Bangtan Sonyeondan), yang menjadi korban dugaan penipuan tersebut.

Laporan tercatat dalam nomor : LP/B/ 1429/VI1/ 2026/ SPKT/ POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, Pada hari Minggu, tanggal 12 Juli 2026 jam 15.00 WIB.

"Benar, ada LP baru (tentang kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan, dengan terlapor atas nama Kurnia Yulianti)," tutur Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto ketika dikonfirmasi, Minggu (19/7).

Sementara itu, perwakilan para korban, Sarah Nailla membenarkan adanya sejumlah korban dugaan penipuan jastip tiket konser BTS 2026, yang mengajukan laporan ke Polrestabes Surabaya.

"Untuk proses hukum, hari Minggu lalu kami sudah lapor ke Polrestabes Surabaya. Kita masih menunggu ada itikad baik, jadi supaya proses refund dan proses hukum berjalan beriringan," tutur Sarah kepada JawaPos.com.

 

Kronologi singkat

Kasus dugaan penipuan jastip tiket konser BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA, yang dialami puluhan ARMY di Surabaya, menjadi viral setelah mengadu ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

 

Pejabat yang akrab disapa Cak Ji tersebut lantas melakukan sidak ke kantor Uniality Tour di Jalan Jagir Sidoresmo VII Nomor 35, Surabaya, Senin (13/7). Kegiatan tersebut diunggah di berbagai akun media sosial @cakj1.

"Mempertemukan para korban yang merasa ditipu dan lapor ke rumah aspirasi Cakji, terkait dugaan penipuan jastip konser BTS. Kerugian korban capai ratusan juta," tertulis dalam caption konten sidak di Instagram @cakJ1.

Hingga Minggu (19/7) pukul 22.00 WIB, unggahan sidak Cak Ji tentang dugaan penipuan jastip BTS di Instagram, sudah ditonton lebih dari 1,1 juta kali.

Sarah mengatakan sedikitnya ada 50 orang yang menjadi korban jastip tiket konser BTS oleh Kurnia Yulianti. Korban tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya.

"Jadi kita sudah bentuk grup korban itu sekitar 50-an orang, itu terdiri dari (korban) jastip tiket (konser BTS) yang di Jakarta, PO merchandise, lalu ada trip dan jastip yang se-Asia," ujar Sarah kepada JawaPos.com setelah sidak.

Adapun jenis tiket yang dipesan para korban melalui jastip beragam, mulai dari jenis CAT, Platinum, hingga VIP. Harganya bervariasi dari yang termurah Rp 2.105.000 hingga termahal Rp 5.075.000.

"Total kerugiannya banyak, mbak, kurang lebih Rp 400 - 500 juta. Kurnia ini menjanjikan refund 3 - 4 hari setelah war (sebutan untuk berburu tiket) selesai, tetapi sampai sekarang nggak ada kejelasan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Bangtan Sonyeondan (BTS) dijadwalkan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta selama 3 hari, yakni pada tanggal 26, 27, dan 29 Desember 2026.

Konser boy group beranggotakan Kim Nam Joon (RM), Kim Seok Jin, Min Yoon-gi, Juni Ho-seok (J-Hope), Park Ji-min, Kim Tae-hyung (V), dan Jeon Jung-kook) tersebut diperkirakan menarik jutaan ARMY Indonesia.

Baca Juga: Tunjukkan Ketampanan, Jin BTS Ungkap Momen Konser dalam Pemotretan serta Wawancara dengan ELLE Korea

Tingginya antusiasme membuat penjualan tiket konser ludes hanya dalam hitungan jam. Kondisi ini lah yang mendorong sebagian penggemar memilih menggunakan jasa titip untuk mendapatkan tiket. (*)

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan