JawaPos.com - Hampir tiga pekan pasca ditemukannya jasad seorang ASN Pemkab Bangkalan dalam mobil di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, polisi belum juga berhasil menangkap terduga pelaku, Senin (13/7).
Korban bernama Ruly Yunis Setiawati, perempuan, 50 tahun, warga Desa Mlajah. Semasa hidup, ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesario Putra Suma mengatakan bahwa kasus tersebut sedang didalami oleh penyidik. Termasuk menangkap terduga pelaku bernama Erlan alias E.
“Masih penyelidikan, nanti kalau sudah update, kami rilis, ya," ujar AKP Siko kepada JawaPos.com setelah menghadiri konferensi pers join investigasi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Senin (13/7).
Sebagai informasi, masyarakat digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam mobil yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo pada 24 Juni 2026 lalu.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang driver taxi online, Rabu siang (24/6). Kecurigaan muncul setelah ia mencium bau menyengat dan mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil Toyota Kijang Innova.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6). Mobil itu tak pernah keluar lagi hingga ditemukan jasad perempuan.
Kejanggalan mulai terendus ketika rekaman CCTV menunjukan korban tidak datang seorang diri. Saat memasuki kawasan bandara, mobil dikemudikan seorang pria bermasker dan satu orang lagi berada di kursi penumpang.
Pria tersebut adalah Erlan, 54 tahun, warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, yang diduga kuat sebagai sosok dibalik kematian misterius Ruly Yunis Setiawati
Saat ditanya apakah keberadaan terduga pelaku, Erlan, telah diketahui, AKP Siko memilih tidak memberikan jawaban. Ia menyebut informasi tersebut merupakan bagian dari teknis penyidikan yang bersifat internal.
Baca Juga: Polda Jatim Buka Sayembara Rp 20 Juta untuk Tangkap Erlan, Terduga Pembunuh ASN Bangkalan
"Itu teknis kami, ya, intinya masih penyelidikan, nanti kalau misalnya sudah ada perkembangan, akan kami informasikan. Pokoknya kita kejar terus (Erlan), kalau bisa (ditangkap) hari ini, hari ini (kita tangkap)," pungkasnya. (*)