← Beranda
Diduga Tertipu Jastip Tiket Konser BTS, Puluhan ARMY di Surabaya Rugi hingga Rp 500 Juta
Novia HerawatiSenin, 13 Juli 2026 | 21.33 WIB
Puluhan ARMY, penggemar BTS di Surabaya diduga menjadi korban penipuan jasa titip tiket konser BTS. Kerugian mencapai Rp 500 juta. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Puluhan penggemar BTS diduga menjadi korban penipuan jasa titip tiket. Akibatnya, impian mereka untuk menonton konser BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA pada Desember 2026 terancam gagal.

Salah satu perwakilan korban, Sarah Nailla mengatakan sedikitnya ada 50 orang yang menjadi korban jasa titip tiket by Uniality yang dikelola oleh perempuan bernama Kurnia Yulianti.

"Jadi kita sudah bentuk grup korban itu sekitar 50-an orang, itu terdiri dari (korban) jastip tiket (konser BTS) yang di Jakarta, PO merchandise, lalu ada trip dan jastip yang se-Asia," ujar Sarah kepada JawaPos.com, Senin (13/7).

Baca Juga: Ramalan Shio Besok Selasa 14 Juli 2026: Monyet, Ayam, Anjing, Babi

Ia menyebut korban tidak hanya dari Surabaya, melainkan dari Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya. Mayoritas korban adalah anggota group komunitas ARMY Surabaya 21. ARMY merupakan sebutan untuk penggemar BTS.

Adapun jenis tiket yang dipesan para korban melalui jastip beragam, mulai dari jenis CAT, Platinum, hingga VIP. Harganya bervariasi dari yang termurah Rp 2.105.000 hingga termahal Rp 5.075.000.

"Total kerugiannya banyak, mbak, kurang lebih Rp 400 - 500 juta. Kurnia ini menjanjikan refund 3 - 4 hari setelah war (sebutan untuk berburu tiket) selesai, tetapi sampai sekarang nggak ada kejelasan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Bangtan Sonyeondan (BTS) dijadwalkan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta selama 3 hari, yakni pada tanggal 26, 27, dan 29 Desember 2026.

Konser boy group beranggotakan Kim Nam Joon (RM), Kim Seok Jin, Min Yoon-gi, Juni Ho-seok (J-Hope), Park Ji-min, Kim Tae-hyung (V), dan Jeon Jung-kook) tersebut diperkirakan menarik jutaan ARMY Indonesia.

Tingginya antusiasme membuat penjualan tiket konser ludes hanya dalam hitungan jam. Kondisi tersebut mendorong sebagian penggemar memilih menggunakan jasa titip untuk mendapatkan tiket.

Merasa dirugikan, para korban melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Setelah itu, mereka bersama Armuji melakukan sidak ke kantor jastip by Uniality di Jalan Jagir Sidoresmo VII Nomor 35, Surabaya, Senin (13/7).

"Kami hanya ingin uang kami kembali, tetapi bagaimana mau kembali kalau Kurnia (owner Jastip by Uniality) saja ilang-ilangan, susah dihubungi, alasannya sakit lah, ke luar kota lah. Pokoknya kembalikan uang korban," seru Sarah. (*)

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah